Kisah Dari Kesuksesan Kue Mak Cik Cam

Kisah Dari Kesuksesan Kue Mak Cik Cam

Kisah Dari Kesuksesan Kue Mak Cik Cam

CERITAMEDAN.COM – Mak Cik Cam seorang pendiri toko kue basah berciri khas Melayu. Cita rasa yang berbeda dengan cita rasa kue pada umumnya membuat pembeli berminat untuk mencicipi kue tersebut.

Namun dibalik kesuksesannya, ada perjalanan yang tak mudah dilalui Mak Cik Cam untuk sukses mendirikan usahanya tersebut.

Pada tanggal 2 Oktober 2023 bertepatan pukul 1 siang. Perwakilan perusahaan Bighits Publisher Company telah mewawancarai Haniball Aditya yang merupakan anak dari Ibu Syamsinar yang lebih dikenal Mak Cik Cam mengenai UMKM kue basah berciri khas Melayu di Jalan Platina 1 No 102 E Titi Papan.

Dalam wawancara tersebut, perjalanan dari awal hingga sukses seperti sekarang toko kue basah Mak Cik Cam berciri khas Melayu diceritakan.

Berawal dari hobi Ibu Syamsinar yang suka membuat kue basah dengan rasa melayu. Dia mulai menjual kue tersebut ke tetangga dan kerabat dekatnya.

Karena kue tersebut selalu habis, Ibu Syamsinar mulai menjual kue basah tersebut ke luar dari gang rumahnya dengan menitip ke toko-toko yang dijumpainya pada Tahun 1990 dengan 3 jenis kue, yaitu kue Tepur Banda, Gading Galoh, dan Bika Ubi.

Pada tahun 2000, Ibu Syamsinar membuat label nama tokonya dengan nama Mak Cik Cam karena nama tersebut bisa diingat oleh penggemar kue basah berciri khas Melayu untuk mencari toko tersebut.

Dan pada tahun 2016 melalui nama Mak Cik Cam mulai mempromosikan usahanya di media sosial seperti Instagram @makcik.com.

Dan pada tahun 2019 Mak Cik Cam telah membuka tiga cabang toko yang berbeda di Jalan Platina 1 No 102 E Titi Papan, Jalan Adam Malik No 109 (depan Regale), dan Jalan Gatot Subroto No 234 A (sebelah PRSU). Serta kue yang berbagai jenis dan rasa yang dibuatnya sebanyak 40 jenis kue.

Sungguh perjalanan yang panjang untuk memulai usaha tersebut dengan ikhtiar dan kerja keras Ibu Syamsinar telah mendapat hasil yang memuaskan bertahun-tahun itu tak membuat Ibu Syamsinar menyerah. Sehingga penggemar setia kue Mak Cik Cam bisa merasa kue basah tersebut dengan mudah.

Sekarang ini pembeli dengan muda memesan kue basah berciri khas Melayu melalui Grab Food dan GoFood.

Serta pembeli bisa memesan kue tersebut dengan beraneka ragam rasa kue dalam satu kotak dengan harga yang dibandrol terjangkau dan hemat kantong.

Sekarang ini kue Mak Cik Cam bisa kita jumpai di saluran media online dan televisi seperti Kompas TV, Metro TV, Dai TV, dan Lensa Medan.

Yang pernah menyiarkan langsung seorang wanita yang membuat usaha UMKM kue basah yaitu Ibu Syamsinar dan banyak juga artis yang telah mempromosikan kue khas melayu itu.

Dimulai dari Riski Ridho DA2, Indy Barends, Edric Tjandra, Judika, Gisel, Yovi dan Nuno, dan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Haniball Aditya

Pesan Haniball Aditya untuk generasi muda yang berminat untuk buka usaha adalah berani memulai sesuatu dengan kebenaran untuk mencoba adalah kunci kesuksesan seorang, “tanpa keberanian dan kerja keras usaha yang dirancang tak akan berjalan dengan berandai andai” pungkas Haniball Aditya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *