Kuliner Medan The Kitchen of Asia Mulai Dibranding

  • Whatsapp

Kuliner Medan The Kitchen of Asia Mulai Dibranding

CERITAMEDAN.COM, Medan – Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Medan akan melakukan soft launching kawasan Kesawan City Walk. Ini di lakukan guna mewujudkan program Wali Kota Medan, M. Bobby Afif Nasution, membenahi kawasan heritage Kesawan, sekaligus menjadikannya pusat kuliner untuk mewujudkan Medan The Kitchen of Asia.

Read More

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan akhir dan koordinasi lauching kawasan Kesawan City Walk, Rabu (24/3/2021) yang di pimpin Wali Kota Medan.

Bobby mengatakan, Kesawan adalah salah satu kawasan kota tua di Medan, karena di dalamnya terdapat warisan cagar budaya dengan arsitektur yang indah. “Pembenahan kawasan heritage ini, di padukan dengan branding kuliner Medan,” kata Bobby.

Medan, sebut Bobby, memiliki aneka kuliner, bukan saja kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, namun juga Asia. “Semua terkenal lezat dan lezat sekali,” kata Bobby.

Selain kelezatan, sambung Bobby, ada hal yang dapat menambah nilai kuliner tersebut, yakni mempertontonkan cara memasaknya. “Dapur yang dulu di belakang dan tertutup, kini dibuka sehingga orang dapat melihat cara kuliner itu dibuat. Ini akan menjadi entertaiment yang dapat menambah nilai kuliner tersebut. Hari ini, kita branding kuliner kita sebagai The Kitchen of Asia,” ungkap Bobby.

Bobby juga mengingatkan, harus ada kriteria bagi UMKM yang ingin membuka usaha di kawasan itu. “Harus benar-benar di lakukan pendataan yang valid bagi pelaku UMKM. OPD terkait juga harus responsif mendukung UMKM agar dapat memenuhi kriteria tersebut,” pinta Bobby.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, Benny Iskandar, memaparkan beberapa poin tentang penataan kawasan Kesawan City Walk, antara lain koridor Jalan Ahmad Yani akan di isi kuliner andalan Medan.

“Pada koridor Jalan Ahmad Yani I, II, IV angkringan. Di kawasan ini juga akan digelar hiburan masa kini, atraksi dari berbagai komunitas. Di samping itu juga ditampilkan musik dan tari, baik modern maupun tradisional,” terang Benny.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan, Iswar Lubis, menyampaikan kesiapannya dalam pengaturan lalu lintas maupun penataan parkir di lokasi tersebut. Dia mengaku, telah berkoordinasi dengan Satlantas untuk penutupan Jalan Ahmad Yani mulai pukul 18.00 sampai pukul 00.00 WIB sejak 28 Maret. “Sedangkan lokasi parkir di Jalan Perniagaan juga akan di lengkapi dengan peralatan CCTV. Selama masa promosi ini, parkir akan di gratiskan,” katanya.

dalam rapat itu, unsur Forkopimda menyatakan siap mendukung penuh program pembenahan kawasan Kesawan itu, karena di nilai sangat baik. Selain dapat menjadi ikon Kota Medan, juga menjadi pusat kuliner dan UMKM serta pada memberikan kontribusi PAD Kota Medan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *