Era Digital, Guru Perlu Kuasai Edmodo dan Blog

Era DIgital, Guru Perlu Kuasai Edomo dan Blog
Era DIgital, Guru Perlu Kuasai Edmodo dan Blog

Baru-baru ini Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMSU adakan pelatihan berbentuk workshop pembuatan media pembelajaran berbasis Edmodo dan blog. Dimana pelatihan ini dilakukan guna melatih e-learning berbasis Edmodo dan blog bagi guru-guru SMP/SMA, MTs dan Pesantren Muhammadiyah Binjai di SMP/SMA 12 Binjai, Jalan KH Ahmad Dahlan Medan.

Pelatihan yang mengusung tema “Guru Edmodo Go Blog” yang diikuti 21 guru ini dibuka oleh Ketua PD Muhammadiyah Kota Binjai, AS Adinata, S. Pd.I didampingi oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Disdakmen), Dasril Suar. Kegiatan ini bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UMSU melalui dosen-dosen yang ada di UMSU dengan PD Muhammadiyah Kota Binjai.

Tim Pengabdian Masyarakat , Rini Ekayati, SS, MA mengatakan workshop ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang didanai UMSU. “Bagi dosen penelitian dan pengabdian itu wajib. Ada yang dibiayai pemerintah melalui Dikti tetapi ada juga yang dibiayaia internal UMSU. Nah, kali ini merupakan program internal UMSU,” katanya.

Melihat kemajuan teknologi di era digital saat ini membuat terpilihnya tema “Guru Edmodo Go Blog” untuk melatih guru-guru sebagai bentuk menyesuaikan kemajuan teknologi di era digital. Di mana murid saat ini sudah sangat familiar dengan hand phone yang terkoneksi dengan internet. Maka guru dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi tersebut dengan menjadi produsen ilmu pengetahuan. Melalui pelatihan ini, guru diminta memiliki kelas virtual (kelas dunia maya). “Edmodo bentuk pembelajaran abad 21 yang bisa diterapkan dan sifatnya memang untuk pembelajaran,” katanya.

Sedangkan blog dapat dijadikan wadah bagi guru untuk menyalurkan bakatnya dalam dunia tulis-menulis dan berkomunikasi. Lewat Blog guru juga dapat menyampaikan materi pelajaran yang tidak hanya dinikmati oleh siswa sendiri seperti Edmodo. Tetapi, lebih luas kepada seluruh pengguna internet.

Melalui blog siswa akan terbantu untuk mencari sumber, dimana selama ini siswa selalu browsing melalui internet tanpa tahu jelas dari mana sumber ilmu yang didapat. Pastinya sumber tersebut bukanlah dari gurunya, melainkan dari orang yang tidak dikenal.

Setelah memiliki blog sumber-sumber tersebut bisa diperoleh langsung dari orang yang mengajar dan terdekatnya. “Blog juga bisa menjadi sarana untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru. Jadi, ada kolaborasi antara Edmodo dan blog . Hasil penelitian ini nantinya akan melahirkan buku panduan pembuatan Edmodo dan blog,” katanya.

AS Dinata, S. Pd.I, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Binjai, mengatakan bahwa guru harus meningkatkan kompetensinya, dimana kompetensi ini adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar. Hal ini dilakukan melihat era digital yang serba canggih saat ini, maka dari itu guru-guru harus bias mengikutinya. Jika tidak maka guru akan tertinggal dan guru Muhammadiyah juga harus bisa mengimbanginya.

Ketua Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Kota Binjai, Dasril Suar memberi apresiasi terhadap kegiatan ini dan menilai kegiatan ini sangat positif untuk membantu guru-guru dalam meningkatkan kompetisinya, khususnya guru-guru Muhammadiyah di Binjai.

Dia berharap, workshop ini akan tidak hanya berhenti disini tetapi berkelanjutan dan ke depan PD Muhammadiyah Binjai berkeinginan menjalin MoU dengan UMSU untuk peningkatan guru-guru Muhammadiyah. “Dari workshop ini jangan berhenti di sini tetapi berlanjut. Bentuk komunitas dan ke depannya nanti ditingkatkan untuk lebih mahir,” ajaknya.

Untuk mengakhiri acara, tim narasumber dan guu-guru Muhammadiyah se-Kota Binjai mengabadikan momen lewat foto bersama.

KOMENTAR

BACA JUGA