PT KAI Divre 1 SUMUT Lakukan MOU dengan BNN

PT KAI Divre 1 SUMUT Lakukan MOU Dengan BNN
PT KAI Divre 1 SUMUT Lakukan MOU Dengan BNN
CERITAMEDAN.COM, Medan – Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat – obatan terlarang (Narkoba) di Indonesia saat ini sudah semakin mengkhawatirkan, sehingga banyak korban berjatuhan akibat barang terlarang tersebut.
Untuk pencegahannya, hari ini Vice President PTKA Divre I Sumut, Mateta Rijalulhaq dan kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjend Pol. Drs Andi Loedianto melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Kamis (02/02/2017).
Penandatanganan dilakukan di ruang Dolok Martimbang kantor PT KAI Divre I Sumut, Jalan H.M Yamin Medan dan dihadiri oleh masing-masing jajaran.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, akan memungkinkan dilaksanakan deteksi dini terhadap peredaran gelap dan penyelundupan narkotika serta prekursor (zat atau bahan pemula yang dapat digunakan untuk pembuatan narkotika dan psikoterapi) pada jalur dan pergerakan sarana kereta api serta dilingkungan pegawai PTKAI Divre I Sumut.
PT KAI juga telah menerapkan peraturan wajib pemeriksaan fisik dan mental serta tes uji narkoba kepada para masinis, asisten masinis, dan para petugas operasional yang akan menjalankan KA.
“Bisnis Transportasi adalah bisnis keselamatan, maka kami sangat serius menangani penyalahgunaan narkoba di lingkungan PT KAI Divre I Sumut. Tindakan tegas berupa sanksi pemecatan akan kami jatuhkan kepada pegawai yang terlibat dalam penyalahgunaan obat – obatan terlarang,” ujar Vice Presiden PT KAI Divre I Sumut, Mateta Rijalulhaq.
Ia mengatakan, hal ini dilakukan untuk menciptakan keamanan dan keselamatan bagi perjalanan kereta api.
“Dengan potensi pergerakan arus penumpang KA sebesar 3,3 juta orang pertahun dan permintaan arus barang yang semakin meningkat, tentunya dibutuhkan SDM yang handal, sehat jasmani dan rohani, bebas dari pengaruh narkoba,” katanya.
BNN secara penuh juga mendukung program Direksi PT KAI untuk menjadikan tahun 2017 sebagai tahun keselamatan kereta api.
Melalui MoU ini diharapkan upaya pemerintah bersinergi dengan elemen masyarakat dan institusi dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba bisa terlaksana dengan baik.***(CM-05/Sindi Violinda)

KOMENTAR

BACA JUGA