RJI Ingin Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Miliki OJS

  • Whatsapp
RJI Ingin Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Miliki OJS
RJI Ingin Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Miliki OJS

CERITAMEDAN.COM, Medan – RJI (Relawan Jurnal Indonesia) menggelar Workshop Open Journal System (OJS) dan Talkshow Teknik Penulisan Jurnal Internasional yang diselenggarakan di Universitas Pelita Harapan (UPH), Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis, (25/01/2017).

Terselenggaranya Workshop dan Seminar OJS ini juga karena sambutan positif dari Kopertis wilayah I, Sumatera utara, terlihat dari kehadiran Prof.  Dian Armanto (Koourdinator Kopertis Wilayah I).

Read More

Ada sekitar 126 orang yang terdaftar sebagai peserta, baik perwakilan dari PTN naupun PTS. Nantinya, peserta akan diberi tips dan pengetahuan seputar pengolahan jurnal internasional yang kini sudah bertaraf komputer atau online. Sambutan hangat juga diberikan oleh Direktur UPH selaku tuan rumah penyelenggara.

Dikatakan bahwa kini sistem jurnal internasional akan dijadikan sebagai salah satu syarat akreditasi setial jurusan di seluruh Universitas di Indonesia. Untuk itulah terselenggaranya acara seminar dan talkshow ini, guna memberi pemahaman dan pengelolaan yang benar terhadap OJS kepada PTN dan PTS di Sumater Utara khususnya.

“Sejak Maret 2016 silam, yang namanya jurnal di kampus-kampus sudah harus online. Jadi, bagi kampus yang masih menerbitkan jurnal versi cetak, sudah dikatakan tidak lolo proses akreditasi. Karena, hanya jurnal online atau OJS yang ditetapkan oleh Kemendikti, sekaligus menjadi salah satu persyaratan pemenuhan akreditasi di semua jurusan pada seluruh Perguruan Tinggi Swasta dan Negeri. Ada sekitar seribu lebih program studi yang harus memiliki OJS” jelas Dodi Siregar selaku Koordinator RJI wilayah Sumatera Utara.

“Jadi acara yang kami selenggarakan ini merupakan momen yang sangat bagus bagi mereka yang berkecimpung dalam jurnal. RJI insyaallah akan terus konsisten melaksanakan acara-acara seperti ini, begitu pula seperti yang diharapkan oleh Prof Dian Armanto, agar RJI konsisten” kata Dodi Siregar.

“Jurnal Sebenarnya, merupakan media publikasi hasil riset mahasiswa. Jika selama ini pengerjaannya masih manual menggunakan kertas dan masih kesulitan untuk publikasinya, maka OJS akan sangat memudahkan kita melakukan publikasi. Semua hasil riset mahasiswa akan tersimpan dalam jurnal online, namun terlebih dahulu melalui proses edit lalu setelah dianggap layak, maka jurnal tersebut dipublikasikan melalui OJS”  tambah Dodi Siregar

“Tujuan utama terselenggaranya acara ini yaitu agar lembaga atau kampus segera memiliki OJS (Open Journal System) dan tidak lagi menggunakan versi cetak lagi. Sebab, OJS ini peraturan Mentri dan ada surat edarnya. OJS pun, biayanya murah bahkan hampir bisa dbilang geratis. Kita hanya perlu mendownload aplikasinya, lalu dikelola. RJI lah yang menyediakan aplikasi tersebut, dan sudah didukung oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi” kata Dodi.

“Suatu kehormatan untuk UPH atas terselenggaranya acara ini disini, UPH termasuk Institusi baru di Medan, namun kami tetap berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan dukungan Kopertis serta teman-teman akademisi dalam hal penelitian dan riset khususnya, yang kita sebut sebagai Jurnal. UPH saat ini edang gencar-gencarnya mengikuti perkembangan jurnal sesuai arahan Kemendikti dan Kopertis I. Sekarang, UPH sudah memiliki OJS” kata Arifin Fu selaku Direktur Eksekutif UPH.

“Bersyukur atas RJI telah mengadakan Seminar dan Workshop OJS. Karena, OJS sangat penting! Sudah seharusnya kampus di seluruh Indonesia baik PTN dan PTS masuk kedalam Jurnal Internasional, hal inilah yang dibutuhkan kampu-kampus. Sesuai dengan Tridarma Perguruan Tinggi yaitu penelitian, dan penelitian itu harus dipublikasikan. UPH Medan juga sangat peka terhadap hal apapun guna memajukan pendidikan Indonesia, ketat dengan penelitiannya, ketat dengan jurnalnya.” Tutup DR. Alum Simbolon, SH.,M.H selaku Ketua LPPM.***(CM-04/Chairunnisa)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *