Tongkrongan Kece di Jalan Wahid Hasyim Medan

  • Whatsapp

Pasti kamu nggak akan mau dibilang jadul dan kampungan karena nggak pernah nongkrong di cafe yang sedang hits dong, ya.  Apalagi di era digital ini yang katanya apapun terasa dalam jangkauan jika paket internet terisi. Walaupun nggak pernah ke Jerman,  tapi dengan bantuan gadget dan jaringan internet, kamu pun jadi tau bagaimana kondisi dan pemandangan di Jerman.

Pada dasarnya, kemajuan dalam bidang teknologi tak selamanya berdampak baik,  ada beberapa dampak positif yang nampaknya kurang baik jika kita bertitik tolak pada kehidupan nyata sebenarnya. Tingkat penggunaan media sosial menjadi salah satu pemicu berubahnya sikap anak di zaman ini. Banyak yang beranggapan bahwa media sosial adalah wadah untuk memamerkan harta kekayaan dan kemewahan gaya hidup yang mereka miliki. Bahkan tak jarang itu hanyalah sebuah topeng demi mencapai popularitas. Inilah yang menjadi penyebab utama mengapa internet menjadi dampak buruk bagi kehidupan remaja. Bahkan kini ada yang tak segan untuk sekedar posting kemesraan yang tak layak menjadi tontonan banyak orang. Jadilah pengguna internet yang cerdas ya, guys. Gunakan sebagai hal yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Contohnya untuk mencari tempat-tempat keren yang bisa dijadikan sebagai tongkrongan untuk bertemu dengan teman-temanmu.

Read More

Nah, bicara tentang tempat nongkrong, Cemen punya rekomendasi tempat yang bagus di Jalan Wahid Hasyim nih. Buat anak Medan yang mengaku hits pasti tau dong tongkrongan keren di sepanjang Jalan Wahid Hasyim ini? Apa aja ya guys? Mau tau?

  1. Ucok Durian

Tempat ini memang sangat cocok bagi kamu para pecinta durian. Hampir semua orang yang tinggal di Medan pasti tahu, kalau ucok durian ini terkenal dengan duriannya yang mantap dan tak pernah kosong. Meskipun sedang tidak musim durian, Ucok Durian ini tetap akan menjual durian lho. Nah, buat kamu yang sedang ngidam durian pada saat nggak musim. Kamu tetap bisa menikmati durian dengan mendatangi ucok durian yang terletak di Jalan Wahid Hasyim No. 30-32

  1.  Kito

Kito café terletak di Jalan Wahid Hasyim No. 31 Medan. Café yang terkenal dengan gaya vintage dan art pada desain cafenya ini memberikan suasana nyaman dan menarik para pencinta kuliner untuk mendatangi café yang selalu ramai tiap sore ini.

Café yang menyediakan tempat nongkrong outdoor dengan hiasan yang dapat membuat para pencinta selfie dan pecinta fotografi berdatangan ke café ini. Area indoor yang disediakan oleh pemilik café Kito ini juga tak kalah bagus dibanding dengan area outdoor. Dengan desain dari mobil-mobil klasik di area indoor  semakin menambah kesan betapa indahnya café ini. Nah, buat kamu yang udah pernah kesini pasti udah tau banget dong tentang café ini. Keren, kan?

  1. Potret
sumber foto: mollyta.com

Sesuai dengan namannya, café ini menyediakan suasana yang cocok untuk berfoto selfie. Lah, dari tadi ngomongin selfi mulu ya. Nah, inilah fenomena yang mendunia saat ini, yaitu semakin banyaknya orang yang mencari tempat bagus hanya untuk mendapatkan swafoto terbaiknya. Ini nih, salah satu café dengan interior menakjubkan yang didesain dengan wallscreen bergambar rak buku di area indoornya. Café yang satu ini terletak di Jalan Wahid Hasyim No. 90 Medan.

  1. Omerta Store & Coffee

Omerta merupakan café yang sengaja didesain dan dibuat untuk para penikmat kopi. Café ini terletak di Jalan Wahid Hasyim No. 9 Medan. Sajian kopi disini merupakan kopi asli yang masih dalam bentuk biji, bukan bubuk seperti yang mudah didapat di toko-toko atau warung. Nah, buat kamu penikmat dan pecandu kopi, cobalah datang ke café ini sesekali. Sekedar untuk menikmati citarasa yang disediakan para peracik kopi di café ini.

  1. Chirurgie Café & Books

Café ini menyediakan makanan tradisional yang khas Indonesia lho. Nah, buat kamu yang pengen makan makanan tradisional tapi di tempat yang bergaya café nah, ini salah satu café yang bisa direkomendasikan buat kamu. Café yang terletak di Jalan Wahid Hsyim No. 37 Medan ini juga menyediakan suasana yang nyaman untuk kamu yang ingin mengajak komunitas untuk berkumpul. (Cm-05/Dwi Andriani Lestari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *