Roy, Kolektor Kaset Pita dan Piringan Hitam Musik Jadul

  • Whatsapp
Roy, Kolektor Kaset Pita dan Piringan Hitam Musik Jadul
Roy, Kolektor Kaset Pita dan Piringan Hitam Musik Jadul

Berbeda halnya dengan orang pada umumnya dengan hobi dan koleksi barang-barang mewah dan berkelas, Roy lebih memilih menjadi kolektor kaset pita dan piringan hitam. Seperti yang kita ketahui, keberadaan kaset pita sendiri sudah tergerus oleh zaman dan tergantikan dengan kaset DVD. Sedangkan piringan hitam, sama halnya dengan kaset pita, berisikan musik bergenre apapun keberadaannya hampir tidak pernah terlihat lagi, terasingkan oleh kemajuan teknologi.

Roy sudah menjadi kolektor kaset pita dan piringan hitam sejak duduk di bangku SMP, terhitung sudah 10 tahun Roy menjadi kolektor kaset pita. Jumlah kaset pita dan piringan hitamnya sudah hampir 5000. Roy mengaku tidak memiliki toko karena latar belakanganya bukanlah pengusaha melainkan seorang pegawai. “Silakan datang ke rumah saya langsung di Jalan Karya,” ujar Roy. Di rumahnya tersusun rapi koleksi kaset pita dan piringan hitam miliknya.

Read More

Mengoleksi kaset pita dan piringan hitam hanyalah hobinya. Berawal dari kecintaannya terhadap musik dan berlanjut pada kebiasaannya membeli kaset pita dan piringan hitam. Kaset-kaset pita dan piringan hitam tersebut malah menumpuk dan menjadi koleksi musik antiknya.

Kegiatan Roy terbilang unik dalam mengoleksi kaset pita dan piringan hitam, bagaimana tidak? Di zaman secanggih ini di era global, masih ada saja penikmat barang-barang antik. Jika dikaitkan dengan perkembangan teknologi, banyak teknologi canggih dan moderen namun Roy tetap tidak menggudangkan kaset pita dan piringan hitam miliknya. Bukannya mengganti dengan barang terbaru dan tercanggih, Roy malah melihat peluang dari hobinya tersebut.

Roy, Kolektor Kaset Pita dan Piringan Hitam Musik Jadul

Dalam acara-acara panggung Roy memajang seluruh koleksi kaset pita dan piringan hitamnya melalui stand-stand acara. Dalam kesempatan tersebut, Roy memasarkan kaset pita dan piringan hitamnya. Memang tidak baru, namun bukan berarti koleksinya sudah tidak bagus lagi. Roy begitu merawat kaset pita dan piringan hitam miliknya. Terbukti dari teknik perawatan cerdas yang dijelaskannya pada tim Cerita Medan. “Untuk menghindari jamur, saya hanya beri tisu di dalam kaset, saya lengketkan di pitanya, jadi saat kaset diputar tisunya membersihkan pita yang berputar,” ujar Roy.

Harga yang dipasarkan oleh Roy terbilang murah dan terjangkau, harga terendah adalah Rp. 15.000,- dan termahal bisa sampai Rp. 250.000,-. Koleksi kaset pita Roy tediri dari semua jenis musik, dan bisa dikatakan dari zaman jadul. Contoh kaset pita terlama yang dimiliki Roy yaitu album musik Badai Pasti Berlalu. Sedangkan piringan hitam pernah laku terjual diharga Rp. 500.000,- album Sky Rider dari kelompok AKA. Bukan berarti koleksi piringan hitam Roy dihargai dengan harga tinggi semuanya, Roy mengaku juga pernah menjual dengan harga Rp. 75.000,-. Harga yang cukup tinggi mengingat piringan hitam sudah tak lagi eksis. Namun piringan hitam menjadi barang beharga di mata para kolektor barang antik. Kisaran harga yang dipasarkan Roy berdasarkan kelangkaannya, kesukaran mendapatkannya, kondisi kaset pita dan piringan hitam serta harga awal pada saat membeli juga diperhitungkan.

Roy, Kolektor Kaset Pita dan Piringan Hitam Musik Jadul

Roy mengaku bahwasannya kaset pita dan piringan hitam memiliki kualitas musik yang jauh lebih apik terdengar dibanding musik kemasan lainnya. Selain itu keaslian dari musik tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Roy. Tanpa sadar, kegiatan Roy sudah mendukung dunia permusikan Indonesia dengan menikmati musik asli dan bukan bajakan walaupun pada zamannya dulu. Seperti yang kita ketahui, sampai saat ini, aktivitas pembajakan terhadap dunia permusikan Indonesia sangat marak dan sudah biasa, hal ini disebabkan oleh harga.***(CM-04/Chairunnisa)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *