Pusat Layanan Internasional UIN SU Siaga Hadapi Masyarakat ASEAN

  • Whatsapp
Pusat Layanan Internasional UIN SU Siaga Hadapi Masyarakat ASEAN
Pusat Layanan Internasional UIN SU Siaga Hadapi Masyarakat ASEAN

International Office UIN Sumatera Utara atau Pusat Layanan Internasional mengadakan acara yang bertajuk “Identity, Challenge, and Prosperity Dreams” selama 2 hari di Karibia Boutique Hotel, yang berada di Jalan Timur Blok J No. I-IV, Gg. Buntu, Medan Timur. Acara ini merupakan Forum Group Discussion, yaitu acara diskusi tentang isu-isu global yang saat ini tengah berkembang di dunia. Forum Group Discussion ini mempunyai dua sesi pembicara dengan 2 pemateri yang berbeda. Pada sesi pertama, dipimpin langsung oleh Dr. Muhammad Habibi, M. A., selaku Ketua Pusat Layanan Internasional. Sesi pertama berlangsung sejak pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Kemudian, sesi kedua dilanjutkan setelah waktu istirahat, ibadah sholat dan makan yang diisi oleh Dr. Muhammad Yakub, M. A. yang menyampaikan tentang studi kasus minoritas muslim.

Bachtiar Ahmad Rangkuti, selaku staf dari Pusat Layanan Internasional UIN Sumatera Utara memaparkan bahwa dari latar belakang diadakannya Forum Group Discussion ini karena keinginan dari Ketua Pusat Layanan Internasional UIN Sumatera Utara, yakni Dr. Muhammad Habibi Siregar, M. A. yang ingin menanamkan bagaimana peran mahasiswa dan para pemuda dalam menghadapi masyarakat ASEAN. Terlalu banyak pendatang dari ASEAN ke Indonesia karena terlalu banyak hal yang menarik untuk dipelajari dan digali di Indonesia. Sehingga membuat Dr. Muhammad Habibi merasa khawatir dengan pemuda yang masih pasif dalam memersiapkan kehidupan ketika dihadapkan dengan masyarakat ASEAN.

Read More

Forum Group Discussion ini membahas tentang wawasan tentang ASEAN, banyak yang mau dipelajari dari setiap Negara. Makanya, dibuat forum diskusi, bukan seminar agar setiap peserta agar aktif dalam forum diskusi dan setiap diskusi yang sedang dibahas,” tutur Bachtiar. Acara ini diikuti oleh 50 orang peserta dimana berasal dari 3 Negara berbeda di ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia dan Thailand yang berasal dari berbagai kampus. Oleh sebab itu, forum diskusi yang diadakan oleh pihak Pusat Layanan Internasional UIN SU ini dengan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.

Dr. Muhammad Habibi Siregar, M. A, dalam sambutannya selaku Ketua Pusat Layanan Internasional UIN SU memaparkan bahwa kita harus benar-benar mempelajari budaya, tradisi dan segala sesuatu yang ada di Indonesia ini dengan sebaik-baiknya. Agar ketika orang asing masuk ke Indonesia, kita dapat bersaing dengan baik dengan kemampuan yang kita miliki. Oleh, karena itu, sebenarnya sebagai orang Islam itu kita sangat beruntung. “Karena agama Islam sebenarnya bukan hanya membahas tentang agama saja,” ujar Dr. Muhammad Habibi Siregar, M.A.

Banyaknya pendatang asing yang datang ke Indonesia dan kemudian memiliki kompetensi yang lebih dari masyarakat Indonesia sendiri membuat masyarakat Indonesia kalah. Padahal, mereka pendatang yang baru saja mengenal wilayah Indonesia secara dalam. Begitu juga dengan mahasiswa dan pemuda yang berasal dari Negara lain, sudah seharusnya mempelajari tentang wilayahnya agar tidak didak direbut kebudayaannya oleh Negara lain. “Contohnya kain batik, yang sudah menjadi ciri khas Indonesia. Nah, ternyata saat ini Negara lain juga menganggap kalau mereka juga punya batik yang dapat dijadikan identitas bangsa mereka,” tutur Dr. Muhammad Habibi Siregar, M. A.

Terselenggaranya Forum Group Discussion ini tidak jauh dari usaha yang dilakukan oleh para staf dan panitia acara. Masing-masing staf memiliki tugas untuk mencari delegasi para peserta yang berasal dari luar Negara Indonesia. Inilah yang menyebabkan terselenggaranya tujuan dari acara ini, yaitu agar diskusi untuk saling bertukar pengetahuan antar masyarakat Negara itu terjalin dengan baik dengan diikutinya Forum Group Discussion ini oleh para pemuda yang berasal dari berbagai Negara.

Acara terakhir disampaikan oleh Dr. Hasan Sazali, M. A., yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Selain itu, di hari terakhir dihadiri penampilan Tradisional Dance Performance by Student of Thailand, yang merupakan bagian dari mahasiswa UIN Sumatera Utara dan penampilan dari mahasiswa dari Negara lain yang akan menampilkan tentang kebudayaan dari Negara mereka masing-masing.***(CM-05/Dwi Andriani Lestari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *