Pererat Silahturahmi, Aftercare Gelar Liga Futsal Antar Rumah Rehabilitasi Narkoba

  • Whatsapp

Untuk mempererat silaturahmi antar sesama penggiat rumah rehabilitasi dan sesama mantan pecandu yang sedang berada di rumah rehabilitasi, Aftercare Medan menggelar Liga Futsal Antar Rumah Rehabilitasi. Menurut Ketua Panitia Liga Futsal Antar Rumah Rehab, Imam Fajrin Harahap, kepada wartawan, Selasa (13/12) di Rumah Damping BNN Prov. Sumut mengungkapkan bahwa, acara ini juga bertujuan untuk menggiatkan olahraga di kalangan mantan pecandu narkoba.

Read More

Rencananya, kegiatan ini akan dimulai pada 17 Desember 2016 mendatang yang akan diikuti oleh Sembilan tim serta akan dibuka secara resmi oleh Kepala BNN Prov. Sumut Brigjend Pol Andi Loendianto. “Sudah ada sembilan tim yang resmi mendaftar, namun diperkirakan masih ada lagi yang akan mendaftar, pendaftaran akan ditutup tanggal 15 Desember,” ucap Imam Harahap.

Adapun tim yang sudah dipastikan ikut dalam liga tersebut, diantaranya adalah Rumah Damping BNN Prov Sumut, Aftercare Medan, Yayasan Charitas, Bina Karsa, Yayasan Nazar, Rumah Ummi, Yayasan Bukit Doa, Loka Rehabilitasi BNN DeliSerdang dan Medan Plus. Untuk Hadiah, Liga Futsal ini akan memperebutkan trofi dan hadiah uang dengan total Rp3.000.000.

Imam menjelaskan kegiatan ini adalah serangkaian dari program tahunan Yayasan Aftercare Medan. Selama setahun terakhir kita banyak berkiprah dan mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat khususnya kepada remaja dan pemuda. “Selain mengkampanyekan anti narkoba ke sekolah dan kampus, kita juga fokus ke olahraga karena dengan berolahraga juga merupakan benteng dari penyalahgunaan narkoba,” sebut Imam.

Penyelenggara kegiatan ini adalah Yayasan Aftercare. Aftercare sendiri kata Imam adalah lembaga dengan fokus kepada kegiatan layanan pascarehabilitasi. Fungsi Aftercare bagi mantan pecandu narkoba diantaranya menjaga clean time recovering addict, sebagai suatu komunitas aman diluar facility, untuk memudahkan proses sosialisai dengan lingkungan , untuk menjembatani masalah si pecandu dengan keluarganya, sebagai lanjutan dari program dasar , mencegah terjadinya relapse/kambuh, menciptakan support system yang sehat dan untuk memantau kondisi mantan pecandu itu sendiri. “Komunitas sehat bagi mereka yang telah menjalani proses rehabilitasi itu ada di Aftercare,” sebut Imam. ***(CM/PR)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *