Pawai Bhineka Tunggal Ika, Tumbuhkan Toleransi Umat Beragama Medan

  • Whatsapp
Pawai Bhineka Tunggal Ika, Tumbuhkan Toleransi Umat Beragama Medan
Pawai Bhineka Tunggal Ika, Tumbuhkan Toleransi Umat Beragama Medan

Sekitar ribuan orang memadati Lapangan Benteng Medan hari Rabu, (30/11) pada acara Bhineka Tunggal Ika yang diadakan oleh TNI Angkatan Darat sejak pukul 07.00 sampai pukul 12.00 WIB. Acara ini merupakan pawai pakaian adat yang ada di seluruh Indonesia sebagai upaya toleransi antar umat beragama. Selain diikuti oleh personil TNI, acara ini juga diikuti oleh seluruh elemen masyarakat yang datang sebagai partisipan dalam acara ini yang juga mengikuti pawai yang dilakukan oleh pihak TNI Angkatan Darat. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Benteng ini juga ada beberapa sarana milik TNI yang dapat dijadikan sebagai spot foto bagi para pengunjung yang datang, seperti kendaraan taktis TNI dan miniatur rumah yang dibuat sengaja untuk menambah kesan meriah bagi pengunjung yang datang dalam acara ini.

Acara yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Darat  mengangkat tema “Bhineka Tunggal Ika” ini juga dimeriahkan dengan tersedianya makanan bagi setiap pengunjung yang ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara ini.  Acara ini dimeriahkan dengan berbagai pawai pakaian adat yang ada di seluruh nusantara. M. Rizal, salah satu personil TNI memaparkan bahwa acara ini diangkat dengan tema bhineka tunggal ika yang mana di nusantara ini ada banyak suku dan agama yang dianut setiap warga negara di Indonesia ini. Maka, sudah seharusnya kita saling bertoleransi dan saling menghargai. Pahlawan kita juga berasal dari berbagai suku namun mereka bisa memperjuangkan negara Indonesia secara bersama-sama. “Makanya kita harus bisa menghargai bagaimana perjuangan mereka terhadap negara ini. Kita juga harus bisa bertoleransi antar umat beragama,” ujar M. Rizal.

Read More

Setelah melakukan upacara secara ceremonial, para pengunjung diizinkan untuk makan secara gratis makanan yang telah disediakan oleh pihak TNI Angkatan Udara untuk memeriahkan acara ini. Makanan yang tersedia pada Pawai Bhineka Tunggal Ika ini merupakan jajanan tradisional dari para pedagang makanan yang ada di Kota Medan. Para pedagang yang menyediakan makanan pada acara bhineka tunggal ika ini merupakan pedagang yang dagangannya telah dibeli semua  untuk dinikmati oleh para pengunjung yang hadir dalam acara pawai.

Desi, salah satu pedagang jeruk peras yang ikut berpartisipasi dalam menyiapkan makanan pada acara ini mengaku kewalahan dalam melayani setiap pengunjung yang datang memeriahkan acara ini. Pada acara pawai bhineka tunggal ika ini dihadiri seluruh elemen yang ada di Medan, mulai dari pelajar, mahasiswa sampai masyarakat biasa juga ikut memeriahkan acara ini. “Sekitar 100 pedangan yang ikut menjajakan makanan disini, Dik. Kami saja sampai bingung menyediakan makanannya,” tutur Desi kepada reporter Cerita Medan.

Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan tarian daerah dari berbagai daerah, seperti tarian Reog. Barongsai juga ikut memeriahkan jalannya acara bhineka tunggal ika ini. Acara ini diadakan sebagai acara untuk memperingati Hari Toleransi Sedunia. Bukan hanya di Lapangan Benteng Medan ini saja, di daerah lain seperti Jakarta, Yogyakarta juga ikut mengadakan Pawai Bhineka Tunggal Ika. Acara ini diadakan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama yang saat ini semakin berkurangnya sifat toleransi antar umat beragama di nusantara.

Pada backdrop yang ada di pentas acara Bhineka Tunggal Ika ini juga menggambarkan berbagai suku yang ada di nusantara dan berbagai rumah ibadah setiap agama yang ada di dunia serta ada juga gambar beberapa tokoh pejuang/ pahlawan yang berasal dari Medan. Hal ini menggambarkan bahwa banyaknya suku di Indonesia ini bukan menjadi alasan bagi kita untuk menghilangkan sifat toleransi antar umat. Justru kita harus tetap menjunjung tinggi arti dari Bhineka Tunggal Ika yang sebenarnya. Kita masih berada dalam ruang lingkup yang sama, yaitu berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.***(CM-05/Dwi Andriani Lestari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *