Klinik Nikah Medan: Jangan Takut Untuk Menikah Muda

  • Whatsapp

Klinik Nikah Medan mengadakan Road Show To Campus dengan tema “Nikah Muda Bukan Mimpi”, Jum’at, 16 Desember 2016 di lantai II Mesjid Dakwah Universitas Sumatera Utara (USU). Road Show yang diadakan oleh klinik Menikah Medan yang bekerja sama dengan UKMI Ad-Dakwah Universitas Sumatera Utara (USU) ini diikuti sekitar 50 orang. Acara talkshow ini diberi batas antara ikhwan dengan akhwat agar tidak ada saling melirik wanita dan pria supaya tidak terjadi salah fokus dan salah niat dalam menghadiri acara talkshow ini.

Read More

Acara ini digelar sejak pukul 13.30 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Acara ini diisi oleh Ustad Yosi Al-Muzanni, yang juga sudah merasakan bagaimana menikah di usia muda. Dalam road show ini, Ustad Yosi Al-Muzanni membahas bahwa kesiapan menikah seseorang bukanlah dilihat dari sudah lulusnya seseorang dari bangku perkuliahan atau dilihat dari umur orang tersebut. Melalui acara ini, Ustad Yosi Al-Muzanni dalam juga meluruskan cara pandang orang-orang tentang pernikahan yang bertujuan untuk melaksanakan ibadah, tidak didasari kepentingan lain kecuali untuk meraih Ridho Allah. Sehingga, tidak ada hal yang harus ditakutkan dari menikah di usia muda, sebab telah memiliki harapan akan menambah kualitas keimanan kuantitas ibadah terhadap Allah.

“Menikah bukanlah sekadar ritual.  Tapi menikah adalah komitmen yang harus dikerjakan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt. Jika ingin menikah muda itu harus dibungkus dengan keikhlasan kepada Allah dan akan memperoleh pertolongan Allah,” ucap Ustad Yosi al-Muzanni.

Acara ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta yang hadir, dan mayoritas diisi oleh para pemuda tentang menikah muda, yang sebenarnya bukanlah hal yang patut ditakuti. Menikah mempunyai proses agar diridhoi oleh Allah dengan menggunakan jalan pendekatan ta’aruf dan semakin menambah kulitas ibadah kepada Allah.

Klinik menikah Medan merupakan komunitas yang aktif dalam melakukan road show atau talkshow mengenai pernikahan. Komunitas yang merupakan cabang dari klinik Menikah Malang ini selalu menghadirkan pemateri yang berkaitan dengan pembahasan pernikahan yang kerap mereka adakan.

Ustad Yosi Al-Muzanni, pemateri dalam tema menikah muda ini berasal dari Malang. Ia juga memberikan pendapatnya tentang posisi seorang wanita dalam suatu hubungan. Menurutnya, menjadi wanita bukanlah hanya untuk menunggu lelaki untuk menyatakan perasaannya dan mengkhitbahnya. Menjadi seorang wanita juga harus memiliki usaha untuk lebih dapat mendekati jodohnya, dengan cara mendekati Sang Pemilik Hati yaitu Allah Swt. Bawa selalu nama orang yang diharap untuk menjadi jodoh di dalam setiap sujud. “Ucapkanlah bahwa jika dia bukan jodohmu, maka bahagiakanlah ia dengan pasangannya. Kita harus dapat menerima dengan lapang dada jika ternyata orang yang kamu suka bukan menjadi jodohmu,”pungkasnya.

Menyikapi tentang masa lalu yang kadang menjadi momok, Yosi juga menuturkan pentingnya move on. “Kamu harus move on. Move on itu perlu. Masa lalu itu untuk dihadapi bukan ditakuti. Allah lebih tahu kebutuhan kita daripada keinginan kita,” ujarnya.

Menurutnya, menjadi seorang wanita haruslah bersifat mahal. Namun, tidak bersikap pasif sehingga membuat jodoh susah masuk dalam kehidupannya. Saat ini juga banyak orang yang menggunakan metode ta’aruf dengan mengajukan proposal nikah. Lantas apa lagi yang ditakutkan untuk menikah muda? Jika menikah dengan niat ikhlas dan mengharap ridho Allah, maka Allah akan memudahkan jalan yang selama ini dikhawatirkan. Ia juga menuturkan, bahwa pasrah kepada Allah diiringi dengan usaha yang sesuai juga akan membawa kita untuk lebih memahami nilai ibadah kepada Allah. (Cm-05/Dwi Andriani Lestari)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *