Gubernur Sumut Launching Tim Saber Pungli, Sumatera Utara Bebas dari Pungutan Liar

  • Whatsapp

Gubernur Sumut Launching Tim Saber Pungli, Sumatera Utara Bebas dari Pungutan Liar

Launching Tim Saber Pungli sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama Penyelenggaraan Pelayanan Publik Bebas dari Pungutan Liar di Provinsi Sumatera Utara tahun 2016, Selasa (06/12/2016) di Gedung Martabe Kantor Gubernur sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan. Acara ini dihadiri oleh Kapolda Sumut, Kejaksaan Tinggi Sumut, Jasaraharja, BPN, Dirjen Pajak, PT Pelindo, PT PLN, PT Pertamina, Dishub, PT Telkom dan unsur pimpinan daerah lainnya dalam launching Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) dengan SK No.188.44/ 693/ KPTS/ 2016 tanggal 29 November 2016 merupakan hasil break down dari Perpres No.80 tahun 2016 diharapkan dengan launching Tim Saber Pungli di Sumatera Utara agar dapat ditularkan ke kabupaten dan kota lain untuk segera menindaklanjuti Saber Pungli.

Read More

Unsur-unsur yang terdapat dalam Saber Pungli, pertama unsur Intelejen Daerah, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kepolisian, Ombudsman, Inspektorat, Kodam I Bukit Barisan, Kanwil Kementrian Hukum dan HAM. Acara yang diresmikan oleh Gubernur Sumut juga menyampaikan Janji Lembaga Pemda, yaitu:

  1. Satuan unit kerja menyatakan komitmen berperan aktif dalam upaya pencegahan pemberantasan pungutan liar serta tidak melibatkan diri dalam hal yang bersifat pungutan liar;
  2. Tidak meminta atau menerima pemberian apapun secara langsung/ tidak langsung berupa hadiah, suap, bantuan atau bentuk perbuatan lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan hokum;
  3. Bersikap jujur, objektif, transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik;
  4. Membuat sistem pelayanan publik secara online;
  5. Bila kami melakukan pungutan liar, bersedia dan siap menerima sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. H. Tengku Erry Nuradi M. Si selaku Gubernur Sumatera Utara menjelaskan bahwa pada tanggal 21 Oktober 2016, setelah Perpres No.87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar oleh pemerintah karena maraknya pungutan liar yang telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga perlu upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efesien dan mampu menimbulkan efek jera.

Perpres telah mengamanatkan bahwa pemerintah daerah harus membentuk unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di daerahnya masing-masing dalam memberantas segala pungutan liar. Sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pemberantasan pungutan liar dan setelah melalui koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah maka pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara No. 188.44/ 693/ KPTS/ 2016 tanggal 29 November 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Provinsi Sumatera Utara. Fungsi tim Saber Pungli adalah melakukan intelejen, pencegahan, penindakan dan yustisi terhadap seluruh praktek-praktek yang termasuk dalam kategori pungutan liar khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan berkaitan dengan pelayanan publik.

“Dalam upaya pemberantasan Pungli, Pemprovsu sadar ini hal sulit karena Pungli sudah dianggap biasa dan dilakukan secara sistematis dan seolah-olah merupakan bagian dari prosedur proses kegiatan. Pungli selalu identik dengan aparat negara dari tingkat struktur paling bawah sampai tingkat struktur di atasnya. Pungli seakan sudah membudaya di masyarakat, pemahaman salah yang sudah berkembang yakni dimana setiap pengurusan administrasi hanya akan diproses cepat menggunakan uang pelicin. Melihat hal tersebut, sudah menjadi tugas aparatur negara untuk meluruskan segala pemahaman yang salah berkembang di masyarakat, maka dari itu, mari kita mulai laksanakan proses ini dari diri kita sendiri selaku aparatur negara dan pemerintahan, kuatkan komitmen kita dengan mengatakan No Pungli! Selanjutnya kita perbaiki sistem birokrasi yang menjadi ladang subur berkembangnya praktek Pungli lalu kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak memberikan peluang terhadap praktek Pungli dengan cara melaporkannya kepada Satuan Tugas Saber Pungli jika masih ada yang melakukan praktek Pungli,” tegas Tengku Ery Nuradi.

Gubernur Sumut Launching Tim Saber Pungli, Sumatera Utara Bebas dari Pungutan Liar
Penandatanganan Gubernur Sumut Launching Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar

Pemprovsu sudah banyak melakukan perbaikan sistem kerja pemerintahannya terbukti dengan banyak di launchingnya sistem e-Government. “Launching Saber Pungli ini sekaligus menjadi peringatan Hari Anti Korupsi yang jatuh pada tanggal 9 Desember mendatang. Jika kita berbicara korupsi, hari ini indeks korupsi Indonesia masih berada di angka 36 dibandingkan dengan Thailand, Malaysia dan Singapura yang jauh lebih baik. Penyebabnya adalah sistem pemerintahan Indonesia belum menggunakan sistem elektronik. Harapan Gubernur dalam pelayanan publik lainnya akan lebih baik lagi, Pemprovsu akan bisa menjadi provinsi yang smart,” tambah Tengku Ery Nuradi dalam pidatonya.

Dengan dilaunchingnya Tim Saber Pungli sebagai tanda bahwa Pemprovsu meminta dan memerintahkan Satuan Tugas Saber Pungli untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya dengan mengedepankan integritas, disiplin serta penuh dengan rasa tanggung jawab.***(CM-04/Chairunnisa)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *