David Pranata, The Art of Selling Yourself

  • Whatsapp

 

Indonesia memang penuh dengan talenta muda berkemampuan public speaking yang luar biasa. Kali ini Medan menghadirkan pembicara asal Kota Surabaya. David Pranata seorang pembicara, penulis dan trainer di bidang komunkasi dan presentasi khusus dihadirkan untuk memberikan ilmu, bagaimana menjadi pribadi menarik serta disukai orang lain melalui komunikasi efektif. Sabtu, (03/12/2016) seminar yang mengangkat tema “The Art of Selling Yourself” diadakan di Ballroom Grand Swissbell Hotel, Jalan S. Parman, Medan. Seminar dengan judul unik ini memang banyak menarik perhatian publik namun sayangnya seminar ini ekslusif untuk 100 orang pendaftar. Ruangan seminar terlihat ramai dan hampir tidak ada kursi kosong. Pesera yang hadir dari berbagai kalangan menengah atas, karena seminar oleh David Pranata termasuk seminar elit.

Read More

Peserta diharuskan untuk melakukan registrasi dahulu kemudian akan diberikan handbook. Acara pembuka diawali dengan materi Networking Challange dimana seluruh peseta diharuskan untuk mengumpulkan data diri peserta lain sebanyak banyaknya. Tantangan ini tentunya mengharuskan peserta untuk berkenalan dengan peserta lainnya. Melalui tantangan ini, hanya ada dua hal terlihat yakni mendatangi dan menunggu didatangi, dari dua hal tersebut akan tampak kepribadian peserta. Di awal pembukaan saja peserta sudah merasa senang dengan tantangan yang diberikan, maka sudah pasti sesi selanjutnya sangat dinantikan oleh peserta.

Selanjutnya seminar dipimpin oleh Sutarno dengan memberikan kejutan untuk peserta. Kejutan yang tidak kalah menarik oleh Sutarno yaitu ice breaking, dimana masing masing orang diharuskan melakukan 3 hal secara berurutan setelah mendengarkan instruksi. Peserta harus bercerita sisi lain dirinya dengan peserta yang dikenal, peserta harus bercerita atau berkenalan dengan peserta lain yang belum dikenalnya, peserta harus berkenalan dengan peserta lain yang menarik hatinya. Ice breaking ini tentu saja mengundang gelak tawa peserta. Positifnya semua peserta hadir saling mengenal dan memiliki relasi baru.

Ruangan seminar dipenuhi dengan sapaan peserta yang saling berkenalan, lalu peserta dipersilahkan untuk duduk dan bersiap mendengarkan acara utamanya. David Pranata mulai menyampaikan. Sesuai topiknya, David Pranata dengan kelembutan tutur katanya menjelaskan panjang lebar seputar teknik menjual diri namun dalam arti positif. Selain itu, dijelaskan pula cara mudah menarik dan disukai orang melalui komunikasi efektif.

David Pranata menjelaskan materinya secara perlahan dan bertahap, dimulai dari tahap awal yaitu communication skill, effectic listening skill, build impression and raport, the art of conversation. Dari semua penjabaran yang dijelaskan oleh David Pranata tak satupun penjelasannya lepas dari contoh pengalaman pribadinya.

David Pranata menjelaskan bahwa hal utama agar disenangi orang dalam pembicaraan yakni, jadilah pendengar yang baik, jangan hanya menanti waktu giliran bicara. Dengarkanlah cerita lawan bicara kamu dari awal sampai akhir disertai dengan bahasa tubuh yang mengekspresikan bahwa kamu tertarik dengan ceritanya, fokus dalam mendengar ceritanya. Hal ini disebut sebagai teknik sensing.

Hal selanjutnya yaitu, interpreting. Tidak cukup hanya mendengarkan seolah kamu tertarik namun kamu harus menangkap makna dari setiap cerita lawan bicaramu. Mendengar dengan mata dan hati, perhatikan melalui bahasa tubuh dan intonasi suaranya. Sesungguhnya bahasa tubuh sangat berpengaruh dibanding kebenaran kalimat itu sendiri. Bahasa tubuh sebagai penegasan suatu kalimat. Lalu tahap akhir, berikan respon. Hal yang sering dilakukan adalah bertanya lebih lanjut, ini akan menampilkan kesan bahwa kamu tertarik dan penasaran dengan ceritanya.***(CM-04/Chairunnisa)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *