IBX5A49C9BC313D6 Coffee Morning Forum Bisnis Medan Pertemukan Para Pelaku Usaha Kreatif Kota Medan - Cerita Medan

Coffee Morning Forum Bisnis Medan Pertemukan Para Pelaku Usaha Kreatif Kota Medan

Coffee Morning Forum Bisnis Medan Pertemukan Para Pelaku Usaha Kreatif Kota Medan

Badan Penanaman Modal Kota Medan mengadakan acara Coffee Morning with Entrepreneurs pada hari Jum’at, tanggal 16 Desember 2016 di JM Bariani House, di Jalan Gagak Hitam No. 88 D-F/ Ring Road Medan. Acara ini dimulai sejak pukul 07.30 sampai dengan pukul 11.00 WIB.

Acara ini dihadiri oleh Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Konsulat Jenderal Malaysia, Konsulat Jenderal Singapura, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pelayanan Izin Terpadu Kota Medan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Badan Penanaman Modal Provinsi Sumatera Utara, Co-Working Space Clapham.co, Cindy, Kulinermedan dan KerjaMedan, Indra Halim, Lazada, Digidoy, Bank BRI, Bank Sumut, Bank Mandiri, Cikal USU, Kamar Dagang dan Industri Kota Medan, dan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan USU.

Emir Mahbob Lubis, S. STP, M. AP, selaku sekretaris Badan Penanaman Modal (BPM) Medan memaparkan bahwa sebenarnya diadakannya Coffee Morning with Entrepreneurs ini bertujuan untuk memererat silaturahmi antara pemerintah dengan para pengusaha UKM Kota Medan agar memiliki hubungan yang semakin erat untuk dapat saling membantu dalam mengembangkan usaha-usaha di Medan yang lebih baik lagi.

“Untuk saat ini BPM hanya menerima laporan LKPM, untuk online belum ada arahan dan format bagi hasil penjualan para pebisnis online. Pemerintah sebagai penengah bagi UKM untuk mewadahi dalam melakukan pemasaran. Dari pemerintah menyahuti dan menanggapi masalah masalah yang ada di Kota Medan. Nah, disini lah gunanya kita undang konsulat dari luar Negara Indonesia agar mereka dapat melihat potensi yang ada pada UKM Medan ini. Kemungkinan ada yang tertarik untuk menjadi inverstor di Medan ini, ucap Emir Mahbob Lubis, S. STP, M. AP

Dalam acara Coffee Morning ini juga hadir beberapa bank yang memiliki kaitan erat dengan pemerintah, contohnya Bank BRI dan Bank Sumut yang diharap kelak dapat memberikan kemudahan bagi para pemilik usaha atau UKM yang membutuhkan bantuan dari bank ini. Selain itu, Lazada juga ikut hadir dalam acara ini sebagai bentuk platform yang mewadahi para UKM untuk memasarkan usahanya.

Coffee Morning Forum Bisnis Medan Pertemukan Para Pelaku Usaha Kreatif Kota Medan

“Lazada salah satunya dapat mendukung dan membantu UMKM yang ada. Tanpa perlu repot-repot buat platform penjualan, melalui wadah yang disediakan Lazada dapat membantu UMKM yang ada di daerah-daerah untuk membuka dan memasarkan usahanya,” ucap Indra Halim, founder Kulinermedan.com dan KerjaMedan.com.

Kelak akan ada penggabungan antara Badan Penanaman Modal (BPM) Medan dengan Badan Pelayanan Izin Terpadu Kota Medan untuk saling berkolaborasi agar membantu para UKM untuk mendapatkan izin yang sah dari pemerintah untuk membuka usaha. Hal ini disampaikan oleh Emir Mahbob Lubis, S. STP, M. AP, yang berharap kelak ketika kami saling bersatu akan membantu membentuk usaha yang kondusif bagi Kota Medan.

Indra Halim juga menjelaskan bahwa dunia digital lebih marak di kota Jakarta. Namun, tidak dapat menutup kemungkinan bahwa ternyata warga Medan sendiri mempunyai potensi untuk tertarik kepada bisnis online. “Hal ini terbukti bahwa ada salah satu toko sepatu di Bandung yang menjelaskan bahwa 40% hasil penjualan berasal dari pembeli yang berdomisili di Medan. Nah, tentunya ini dapat menggambarkan bahwa daya beli di Kota Medan ini sangat tinggi,” tambah Cindy, selaku co-working space Clapham.co.

“Pemerintah sudah sangat proaktif, yang perlu hanya penyambungan informasi dari pemerintah kepada UMKM yang ada di daerah-daerah agar UMKM yang ada di daerah-daerah dapat mengetahui bagaimana dia harus membuka dan memasarkan usahanya agar menarik minat para pembeli. Pastinya melalui media online yang ada ini, juga dapat membantu UKM kecil dalam mengenalkan usahanya,” tutup Indra Halim.***(CM-05/Dwi Andriani Lestari)

KOMENTAR

BACA JUGA