Bakteri Baik dalam Makanan yang Bisa Memelihara Kesehatan Tubuhmu

  • Whatsapp
Bakteri Baik dalam Makanan yang Bisa Memelihara Kesehatan Tubuhmu
Bakteri Baik dalam Kefir yang Bisa Memelihara Kesehatan Tubuhmu

Mayoritas masyarakat menganggap semua bakteri adalah tidak baik dan merugikan kesehatan. Bakteri juga dianggap sebagai sumber penyakit. Padahal, tak semua jenis bakteri tidak baik untuk tubuh. Beberapa jenis bakteri justru berfungsi untuk menyehatkan dan memberi dampak baik bagi tubuh kita. Bakteri baik yang menguntungkan ini disebut dengan probiotik, yakni mikroorganisme yang memberikan efek positif bagi kesehatan dengan cara mengatur keseimbangan dalam usus atau saluran pencernaan. Bila dikonsumsi, bakteri baik akan berkembang biak dalam usus dan memberikan dampak kesehatan. Bakteri ini tidak menimbulkan penyakit dan juga tidak beracun. Apa saja bakteri baik untuk tubuh? Berikut akan kami rangkum untuk kamu.

Lactobacillus Bulgaricus

Read More

Lactobacillus adalah bakteri yang memfermentasi laktosa dan biasanya ada pada produk susu untuk menghasilkan asam laktat. Biasanya, bakteri ini digunakan dalam pembuatan yoghurt dan produk olahan susu lainnya seperti butter milk, sour cream dan froyo (frozen yoghurt). Manfaat Lactobacillus ini sangat baik untuk kesehatan usus dan menghalangi dari bakteri berbahaya penyebab diare, kembung, dan sembelit. Selain itu juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kolesterol, memproduksi vitamin B kompleks dan vitamin K, serta sebagai anti tumor.

Lactocococcus Lactis

Kefir adalah produk susu (biasanya susu kambing atau domba) yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri asam laktat seperti Lactocococcus Lactis. Namun selain mengandung bakteri baik tersebut, kefir juga diperkaya dengan antioksidan. Kefir dengan bakteri baiknya memiliki manfaat untuk mencegah perkembangan bakteri jahat terutama pada usus, meningkatkan ketersediaan vitamin dan mineral tubuh, memperbaiki sel yang rusak, dan mengurangi kolesterol.

Rhizopus Oligosporus

Tempe adalah makanan hasil fermentasi antara kedelai dengan jamur Rhizopus Oligosporus. Rasanya lezat, harganya murah dan mudah didapat. Apalagi sepotong tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan. Rhizopus Oligosporus membuat tempe menjadi salah satu makanan anti infeksi, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dan menangkal radikal bebas.

Dark Chocolate

Bifidobacterium dan bakteri asam laktat adalah dua contoh bakteri baik yang menyukai cokelat. Pada saat kita mengonsumsi dark chocolate, maka kedua bakteri ini bisa berkembang biak dan memfermentasi cokelat. Hasilnya adalah senyawa yang memiliki sifat sebagai anti radang. Senyawa ini kemudian diserap oleh tubuh sehingga akan memerkecil peradangan yang ada di jaringan kardiovaskular, sehingga juga memerkecil resiko terkena penyakit jantung atau stroke di masa mendatang.

Kimchi, Fermentasi Sayuran dengan Bakteri Lactobacillus

Kimchi adalah makanan tradisional khas Korea yang biasanya digunakan untuk pelengkap pada saat makan. Kimchi terbuat dari sayuran yang difermentasikan, biasanya terbuat dari lobak, sawi putih, kubis, mentimun dan lain sebagainya. Kimchi memiliki rasa asin, asam dan pedas sehingga di Indonesia disamakan dengan acar. Kandungan Lactobacillus dalam Kimchi ini membantu menjaga tubuh agar tetap sehat dan membantu melawan semua infeksi. Selain itu, vitamin dan mineral yang dihasilkannya juga membantu melancarkan aliran darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta merangsang pertumbuhan otot.

Bakteri Baik dalam Makanan yang Bisa Memelihara Kesehatan Tubuhmu

Streptococcus

Jenis bakteri Streptococcus yang biasanya digunakan dalam makanan adalah Streptococcus Lactis. Bakteri ini berperan dalam pembuatan mentega, keju dan yoghurt. Pada pembuatan mentega dan keju, bakteri Streptococcus Lactis diperlukan untuk menghasilkan asam laktat.

E. Coli

Dunia ini mungkin akan penuh dengan sampah-sampah organik jika tidak ada bakteri pembusuk atau pengurai. Adanya bakteri pembusuk, sampah-sampah organik akan diuraikan menjadi unsur-unsur hara yang bermanfaat untuk organisme lain. Di dalam saluran pencernaan kita dan beberapa mamalia lain, terdapat bakteri Escherichia Coli yang berperan dalam pembusukan sisa-sisa makanan. Selain itu, bakteri ini membantu pembentukan vitamin K yang penting untuk pembekuan darah.

Obat Antibiotik

Antibiotik adalah zat yang terdapat pada obat-obatan yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang mampu menghambat pertumbuhan bahkan mematikan mikroorganisme lain. Zat ini banyak digunakan di bidang kesehatan. Jenis-jenis bakteri yang mampu menghasilkan antibiotik, antara lain Streptomyces Venezuele, Streptomyces Griceus dan Streptomyces Aureofaciens. Sayangnya, ketika kamu mengonsumsi antibiotik, tidak hanya bakteri jahat saja yang dihilangkan, namun bakteri baik dalam tubuh juga ikut hilang. Oleh karenanya, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan penambah bakteri baik untuk menggantikan bakteri-bakteri baik lain yang hilang ini, yoghurt misalnya.

Bakteri Baik dalam Makanan yang Bisa Memelihara Kesehatan Tubuhmu

Itulah beberapa jenis bakteri yang tidak menimbulkan penyakit dan juga tidak beracun. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat dijadikan referensi.***(K-02/Adenovina Dalimunthe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *