IBX5A49C9BC313D6 5 Keuntungan Punya Mantan Pacar Brengsek - Cerita Medan

5 Keuntungan Punya Mantan Pacar Brengsek

Memiliki masa lalu yang pahit akibat perlakuan mantan pacar yang tak menyenangkan untukmu kerap kali menjadikan kamu takut untuk memberi akses lagi pada hatimu untuk orang lain. Namun disamping itu, kamu masih mendapat beberapa keuntungan yang ada akibat hal ini. Semakin kamu disakiti, kamu akan menjadi pribadi yang lebih kuat dan dewasa dalam mengambil sikap. Jadi, tak selamanya memiliki mantan pacar yang tak baik itu merugikan mu. Setidaknya, kamu akan lebih mantap dalam memilih pasanganmu di masa depan. Tak ada orang sukses yang tak mencicipi kegagalan bukan? Nah berikut kami berikan bocoran apa saja yang menjadikan keuntungan buatmu.

  1. Kamu Bukan Lagi Sosok Polos Yang Bisa Dimanfaatkan

Dulu kamu memang bisa dibohongi berkali-kali. Bahkan kamu hanya diam dan menangis saat dia menurunkanmu di tengah jalan. Dia dulu boleh merasa kamu sosok polos yang bisa diperlakukan seenaknya. Tapi sekarang kamu sadar, cowok tipe ini bukan siapa-siapa yang nggak bisa berlaku semena-mena kepadamu. Kamu mulai peka dengan tanda-tanda orang yang ingin memperlakukanmu dengan tidak baik, sadar juga kalau dirimu tak bisa tinggal diam saja.

  1. Dapat Membedakan Mana Orang Yang Tulus Dan Cuma Mengambil Keuntungan

Kamu tahu seseorang yang banyak mengumbar sikap manis atau janji justru yang harus dipertanyakan lagi keseriusannya. Dia yang sering menuntut dan mengaturmu macam-macam pun tak bisa langsung kamu beri kepercayaan sepenuhnya. Sebab dia yang tulus terkadang tak banyak bicara soal perasaan atau rencana ini itu. Dia yang tulus lebih suka berbagi langsung cerita tentang keseharian, dan melakukan hal-hal yang memang positif untuk hubungan kalian. Sesekali dia yang tulus tak akan segan mengajakmu menikmati hidup, entah dengan kelakar khas kalian atau jalan-jalan ke tempat menyenangkan. Kamu berjanji dalam hati, supaya tak lagi-lagi terjebak dengan sikap manis yang ternyata cuma tudung kepalsuan.

  1. Mentalmu Lebih Tebal Dari Sebelumnya

Sekalipun kamu seorang yang melankolis dan sensitif, hatimu tetap sudah bertekad jika kelak tak akan ada lagi acara nangis-nangis lebay untuk orang semacam mantanmu ini. Buat apa nangis, kalau dia saja tak pernah menghargai perasaan bahkan air matamu. Bukankah tangisanmu hanya buang-buang tenaga saja? Dulu, mungkin kamu memang sering dibuatnya nangis tersedu-sedu. Tapi sekarang kamu akan membuktikan kepadanya atau siapapun, kalau dirimu bukan lagi sosok kemarin sore yang cuma bisa nangis saat disakiti. Kebrengsekkannya ternyata menghidupkan sisi ketegaran dan ketegasan dirimu.

  1. Menjadikan Kamu Orang Yang Besar Hati

Dibohongi berkali-kali, diselingkuhi entah sudah berapa kali, tak dihargai, sampai dicampakkan begitu saja bukan lah hal yang mudah untuk dimaafkan. Dia seperti algojo yang menebas kebahagianmu sedikit demi sedikit dengan kelakuannya. Hingga suatu ketika kebahagian itu benar-benar dibuat sekarat. Sedih pasti, tapi marah juga rasanya tak kurang-kurang meletup di perasaan. Tapi tak lama bergelut dengan sedih dan kesal, kamu pun mulai sadar. Untuk keluar sebagai pemenang dalam permainan yang dia rancang ini, kamu harus belajar membesarkan hatimu. Menguatkannya dengan memberikan maaf pada sosoknya yang tak punya hati ini. Ada masa dimana kamu berpikir bahwa andai saja membunuh adalah sesuatu yang dihalalkan, sudah pasti dia mati di tanganmu. Tapi kini kamu bersyukur bahwa hal itu tak pernah terwujud. Justru kini kamu bertransformasi menjadi gadis yang mengerti apa arti keikhlasan.

  1. Bersyukur Sekarang Sudah Tak Lagi Dengannya

Beberapa waktu yang lalu kamu memang mencibir, “Rasanya menyesal punya mantan pacar brengsek seperti dia,”. Rasanya seperti buang-buang waktu saja. Tapi setelah dipikir lagi, ternyata ungkapan “Menyesal tak ada gunanya” itu benar juga. Buat apa menyesal kalau sekarang kamu sudah terlepas dari sosoknya.

Kamu bisa belajar mengerti karakter banyak orang, terutama yang kurang baik supaya tak lagi salah pilih. Kamu bisa belajar membangun ketegasan dirimu supaya tak lagi diperlakukan seenaknya. Kamu belajar untuk menjadi bijak dari sisi brengseknya mantanmu ini. Setidaknya syukuri saja meski proses untuk pulih dari rasa sakit hati itu tak mudah. Biarlah dia yang brengsek tetap menjadi dirinya sendiri, kamu harus maju jadi sosok yang lebih baik dari dia. ***(K-02/Adenovina Dalimunthe)

KOMENTAR

BACA JUGA