Videografi Jurnalisme Pariwisata Berperan Penting Dalam Pelestarian Budaya

  • Whatsapp
Videografi Jurnalisme Pariwisata Berperan Penting Dalam Pelestarian Budaya
Videografi Jurnalisme Pariwisata Berperan Penting Dalam Pelestarian Budaya

Peran jurnalis dalam menginformasikan suatu kejadian kini tidak hanya dapat dilakukan melalui bentuk tulisan saja, melainkan bisa berbentuk audio visual. Maka pada tahun 2016 LPM Dinamika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) berinisiatif untuk mengubah tema pelatihan dari sebelumnya Jurnalisme Bencana menjadi Videografi Jurnalisme Pariwisata. Mengingat bahwa perlunya melestarikan berbagai pariwisata (heritage) yang ada di Indonesia khususnya pula di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Berangkat dari hal tersebut, kini saatnya pers mahasiswa ikut berperan dalam memberikan infomasi terkait dengan heritage Sumatera Utara Khususnya Kota Medan yang hampir dilupakan. Salah satu upayanya adalah dengan memperkuat kemampuan insan jurnalis kampus, khusunya dalam hal ‘pelestarian budaya’. Seorang jurnalis harus mampu menyampaikan berita dan informasi kepada publik secara cepat dan tepat.

Read More

“Melihat karena pada zaman sekarang semua serba canggih dan kebanyakan orang selalu memvideokan segala hal yang menjadi momen penting mereka, maka disinilah tujuan mengapa videografi jurnalisme pariwisata ini dibuat,” ujar Ahmad Azwar Batubara selaku ketua panitia.

Lebih lanjut bahwasanya pemerintah sendiri lagi menggalakkan tempat-tempat wisata untuk dijadikan sebagai pesona Indonesia dari masing-masing provinsi yang ada. “Kemudian alasan kenapa dibuat pariwisata itu karena sekarang pemerintah itu lagi menggalakkan tentang pariwisata jadi makanya kami sebagai panitia berinisiatif membuat videografi jurnalisme pariwisata,” tambahnya.

Pelatihan ini mengikutsertakan perwakilan dari masing-masing Lembaga Pers Mahasiswa di Indonesia yang telah mengikuti beberapa tahap penyeleksian berkas, tulisan maupun video sampai pada tahap pengumuman  Maka sebanyak 21 orang peserta dinyatakan lulus dan berhak untuk mengikuti Pelatihan Nasional Pers Mahasiswa (Pena Persma 2016).

Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini berasal dari kampus yang berada di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Bali. PK Identitas dari Universitas Hasanuddin, UKPM Genta dari Universitas Andalas, LPM Untan dari Universitas Tanjungpura, LPM Akademika dari Universitas Udayana, LPM Limas dari Universitas Sriwijaya (Palembang), LPM Fitrah dari Universitas Muhammadiyah Palembang, LPM Teropong dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), LPM Washillah dari UIN Alaudin Makassar, SKK Ganto dari Universitas Negeri Padang, UKPM Teknokra  dari Universitas Lampung, LPM Profesi dari Universitas Negeri Makassar, LPM Suara USU dari Universitas Sumatera Utara (USU), Persma Pijar dari FISIP USU, LPM Ukhuwah dari UIN Raden Fatah Palembang, Persma Neraca dari Politeknik Negeri Medan (POLMED) dan LPM Kreatif dari Universitas Negeri Medan (Unimed).

Selain Pena Persma, pelatihan ini dimeriahkan dengan serangkaian lomba yang dibalut dalam Gebyar Pekan Kreativitas yang dimulai pada 07-10 November 2016. Lomba yang diusung meliputi lima lomba diantaranya, lomba mewarnai bagi SD dan TK, lomba Fashion Show bagi pelajar SMA dan Mahasiswa, Foto On The Spot bagi Mahasiswa dan Umum, Cipta dan Baca Puisi serta lomba Ranking 1 yang berlangsung di pelataran Aula Utama UIN Sumatera Utara.

Gebyar Pekan Kreativitas tidak hanya diisi dengan lomba saja, berbagai makanan, minuman serta produk-produk barang juga dijual didalamnya. Pekan ini digandrungi berbagai macam sponsor seperti Blue Bird, Indosat Ooredoo, Syahfira Bakery, On the Stage, Vitacimin, Hotel Madani, Pawyca Project, Sosro, Tora Bika, Zoya, dan Wardah,

Tak hanya itu, Pena Persma juga mengundang Ahmad Fuadi selaku penulis buku Best Seller Negeri Lima Menara, Ranah 3 Warna dan Rantau 1 Muara serta bukunya yang lain pada materi Workshop Motivasi dan Kepenulisan yang berlangsung pada 09 November 2016 di Aula Lantai II UIN Sumatera Utara. Dengan 450 peserta yang berasal dari kota Medan yang meliputi Mahasiswa dan Umum.

Pelatihan Nasional Persma LPM Dinamika, Videografi Jurnalisme Pariwisata
Pelatihan Nasional Persma LPM Dinamika, Videografi Jurnalisme Pariwisata

Pelatihan ini menghadirkan empat orang pemateri yang sudah berkecimpung dibidangnya masing-masing. Untuk materi Jurnalistik Pariwisata diisi oleh Rizky Syahfitri Nasution selaku founder Medan Heritage sekaligus membuka awal pelatihan, Guntur Adi Sukma selaku Redaktur Nasional Harian Analisa, (Medan) membawakan materi penulisan Feature,  materi teknik dubbing dibawakan oleh Wanasari selaku Presenter tvOne dan Ardika Putra Fatrhias dari Good News From Indonesia selaku pemateri Pengenalan Videografi dan Pengorganisasian Pembuatan video, pra produksi, shooting production, post production dan berakhir pada proses editing.

Setelah mendapatkan materi mengenai Pengenalan Videografi dan Pengorganisasian Pembuatan video, kegiatan ini berlanjut kepada reportase lapangan, disini peserta diajak untuk mengunjungi icon-icon kota medan yang dijadikan tempat sejarah yang terurus maupun yang sudah terbengkalai untuk dijadikan moment sebagai bahan untuk dijadikan liputan video.

Ikral Sawabi yang merupakan peserta dari LPM Fitrah Universitas Muhammadiyah Palembang mengatakan bahwa dirinya baru sedikit mengetahui bagaimana cara pembuatan video. “Menurut saya bagus sebab pemateri mengajarkan teknik video dari awal sampai akhir itu sangat dasar, jadi saya bisa pelan-pelan memahami materi yang diberikan oleh pemateri,” ujarnya.

Sama halnya dengan Fajar Nurrohmah yang menuturkan bahwa dirinya baru mengetahui sedikit akan teknik dasar dalam pembuatan video. “Untuk pelatihan kali ini menurut saya sanagat menarik sebab awalnya saya cuma sedikit yang tahu bagaimana mengedit dan memberikan effek, jadi untuk pelatihan penggeditan vidiografi hari ini mengajarkan saya bagaimana dasar-dasar pengeditan itu, jadi saya pun tidak begitu susah untuk mengikuti pelatihan tersebut,”ujarnya selaku perwakilan dari UKPM Teknokra Universitas Lampung

Tak hanya semata-mata pelatihan, kegiatan ini juga diselingi dengan penampilan malam budaya, disini peserta diwajibkan untuk menampilkan budayanya masing-masing, baik berupa tari, makanan, sampai pada icon-icon yang ada di kotanya.

LPM Dinamika UIN SU juga menggandeng beberapa media untuk dijadikan media fatner dalam pelatihan Nasional ini diantaranya Cerita Medan, Good News, Lapak Medan.com, Info Medan Seminar, dan Cuma Medan. Diakhir pelatihan tepatnya 13 November 2016 semua peserta diajak untuk refreshing ke Danau Toba dimana ini merupakan tempat  yang sudah ditentukan panitia pelaksana.***(CM/PR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *