PEMA FISIP UMA Ciptakan Karya Positif Lewat Pentas Semangat Pahlawan II

  • Whatsapp
pema-fisip-uma-ciptakan-karya-positif-lewat-pentas-semangat-pahlawan-ii
PEMA FISIP UMA Ciptakan Karya Positif Lewat Pentas Semangat Pahlawan II

Kamis, (17/11/2016), Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Medan Area (PEMA Fisip UMA) mengadakan acara yang bertajuk “Pentas Semangat Pahlawan II” di lapangan Kampus UMA 1, tepatnya di Jl. Kolam No. 1 Medan Estate/ Jl. Gedung PBSI Medan. Acara ini berlangsung selama 3 hari yang sudah dimulai sejak tanggal 15 November 2016. Acara ini diadakan sebagai bentuk dari keresahan para mahasiswa terhadap pergaulan remaja masa kini yang semakin tidak terarah. Untuk itu mahasiswa yang tergabung dalam fakultas Fisipol UMA tergerak untuk mengadakan pentas semangat pahlawan yang diisi dengan berbagai rangkaian acara. Acara Pentas Semangat Pahlawan II merupakan salah satu kegiatan lanjutan dari kegiatan yang pernah dilakukan pada dua tahun sebelumnya.

Imam Gunawan, sebagai ketua panitia dalam acara Pentas Semangat Pahlawan II memaparkan bahwa ide awal ini tergerak karena ingin mengisi peringatan hari pahlawan. Acara Pentas Pahlawan II memiliki rangkaian acara yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jika pada Pentas Pahlawan I mereka mengadakan perlombaan futsal, maka pada tahun ini panitia acara lebih memilih untuk mengadakan workshop film yang masih sangat asing bagi para pelajar maupun mahasiswa.

Read More

“Sebagaimana saya lihat selama ini, sangat jarang orang mengadakan workshop film. Nah, inilah yang membuat kami tertarik untuk mengadakan workshop film bagi siswa SMA agar para pelajar SMA nantinya dapat menjadi agen-agen yang membawa perubahan bagi bangsa lewat karya yang mereka buat,” ujar Imam Gunawan.

Di hari pertama, tanggal 15 November 2016, mereka mengadakan workshop tentang produksi perfilman yang di sampaikan oleh Tedy Wahyudi sebagai narasumber yang berasal dari KOFI Sumut. Workshop ini berlangsung selama 3 hari, para hari pertama workshop para peserta diberi teori tentang perfilman, kemudian dilanjutkan di hari kedua dengan diberikan pemahaman bagaimana cara produksi perfilman, dan di hari terakhir workshop para peserta diberi waktu untuk mempresentasikan hasil karya film dari ide peserta. Peserta yang ikut dalam workshop film ini berkisar 40 orang peserta yang berasal dari pelajar SMA.

Kemudian di hari kedua, panitia acara mengadakan perlombaan tari tradisional kreasi, yang diikuti oleh siswa SMA yang berasal dari 10 sekolah yang ada di Medan. Perlombaan ini diadakan secara gratis bagi setiap peserta lomba tanpa dipungut biaya sedikitpun. Juri Agung dan Sumarsono diundang dari Sanggar Tari Marajohan

Pada hari ketiga, yang merupakan acara puncak dari seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan, panitia mengadakan perlombaan musikalisasi puisi yang pesertanya juga berasal dari siswa SMA yang ada di Medan. Dalam perlombaan musikalisasi puisi ini, panitia sudah menyediakan puisi yang akan diiringi aransemen oleh masing-masing peserta. Pada perlombaan ini, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp. 50.000,-.

Acara ini disponsori oleh Balai Bahasa Sumatera Utara dan KOFI Sumut, yang ikut membantu dalam mengisi workshop dan berperan sebagai juri dalam rangkaian kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa Fisipol UMA. Adapun juri dalam perlombaan musikalisasi puisi ini adalah Hasan Al-Bana dan Agus Mulya yang berasal dari Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara.

Antusiasme peserta dalam acara ini juga dapat diacungi jempol. Jika pada awal perencaan acara ini, panitia hanya menargetkan 50 orang peserta, namun antusiasme dan respon yang baik dari para pelajar SMA membuat acara ini kebanjiran peserta. Peserta yang ikut dalam acara ini sekitar 100 orang peserta, dan ini melebihi target yang telah ditentukan oleh panitia tentunya.

Acara ini didukung oleh pihak kampus, Pema UMA, Pema Fisipol Universitas, Cerita Medan, Toba Satu, KOFI Medan, Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara dan dari beberapa media lain.

Tidak hanya peserta, panitia acara juga mendapatkani manfaat dari diadakannya acara Pentas Pahlawan II. Para panitia juga dibimbing bagaimana cara mengkordinir acara yang benar dan diajarkan bagaimana cara membuat film yang sebenarnya. Dimana kedua hal ini masih berkaitan dengan ilmu dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang sedang mereka pelajari.

“Dari Pentas Pahlawan II ini diharapkan kita dapat memberikan pemahaman tentang pahlawan bagi para pelajar SMA agar dapat menemukan agen-agen yang dapat membuat karya positif bagi Indonesia,” tutup Imam Gunawan***(CM-05/Dwi Andriani Lestari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *