IBX5A49C9BC313D6 Pelaruga, Wisata Air Terjun Penyejuk Mata - Cerita Medan

Pelaruga, Wisata Air Terjun Penyejuk Mata

Pelaruga, Wisata Air Terjun Penyejuk Mata

Kolam Abadi Pelaruga terletak tepat di Desa Galuh Kecamatan Sungai Bingai, Langkat, Sumatera Utara. Air yang disajikan di tempat wisata yang satu ini membuat mata sejuk melihatnya. Airnya yang berwarna kebiru-biruan dan masih sangat jernih membuat daya tarik yang kuat bagi para peminat wisata untuk mengunjungi tempat wisata ini. Objek wisata air ini lebih dikenal dengan sebutan Pelaruga karena objek wisata di Desa Rumah Galuh ini dijaga dan dilestarikan oleh salah satu komunitas pemandu alam yang bernama Pelaruga. Kalau nama sebenarnya adalah Air Terjun Teroh-teroh yang mana menurut Bahasa Batak artinya adalah ‘Bawah-bawah’. Tempat ini dinamakan Teroh-teroh karena air yang ada disini berasal dari mata air yang sangat jernih dan bersih.

Buat kamu yang berangkat dari Medan, kamu dapat melewati rute menuju Binjai. Nah, tidak jauh dari gedung Binjai Supermall, masuk ke Jalan Ir. Juanda Binjai samapai menuju ke Jalan Letjend. Jamin Ginting. Biasanya kamu sudah akan dihampiri oleh para ranger dari wisata alam Pelaruga ini. Para ranger ini biasanya akan membantu kamu untuk mengarahkan jalan menuju tempat wisata pemandian Pelaruga. Ranger atau pemandu wisata disini akan secara langsung mengajak Anda menuju lokasi wisata yang akan membuat kamu terpesona akan keindahan alam dan segarnya air disini. Biasanya juga di simpang Jalan Jamin Ginting inilah kamu melakukan negosiasi harga dengan para ranger yang ada.

Pelaruga, Wisata Air Terjun Penyejuk Mata

Untuk melihat Kolam Abadi dan Teroh-teroh ini kamu harus berjalan kaki sejauh sekitar 1 km untuk meunju lokasi pemandian yang menyejukkan mata. Sebelumnya kamu akan diberi kelengkapan sebelum mandi di tempat wisata air ini. Kamu diwajibkan untuk memakai baju pelampung untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti hanyut karena terikut arus yang deras dari tempat pemandian ini. Sebenarnya tidak jauh dari Teroh-teroh ini terdapat Air Terjun Tongkat. Dinamakan dengan Air Terjun Tongkat karena tepat di sebelah air terjun ini terdapat kayu yang melintang dari bagian tebing ke bagian bawah air. Kayu inilah yang menjadi ciri khas dari air terjun ini.

Bila mengunjungi tempat wisata ini, kami sarankan jangan lupa membawa kamera yang memadai karena rugi rasanya jika tidak mengabadikan moment yang ada di wisata ini. Di tempat ini banyak hal yang dapat kamu lakukan, seperti berenang, menyelam dan bergaya di dalam air yang sangat jernih ini yang kelak dapat kamu jadikan oleh-oleh untuk kembali ke daerah asalmu. Sungguh momen berharga seperti inilah yang tidak boleh kamu lewatkan ketika kamu berda di tempat ini. Para ranger di tempat ini biasanya juga bersedia mengabadikan momen-momenmu di tempat ini. Keramahan para ranger akan sigap mengambil gambar jika kamu memintanya.

Para pengunjung biasanya juga beramai-ramai dalam melompat dari puncak tebing menuju ke dasar air yang membuat para pengunjung merasakan sensasi yang menguji adrenalin. Selain itu, para pengunjung juga dapat melakukan menghanyutkan diri dengan mengikuti arus air yang ada di Kolam Abadi ini. Kegiatan ini dinamakan dengan body rafting. Kegiatan body rafting ini menjadi andalan tawaran wisata di Pelaruga ini. Kegiatan ini akan diawasi oleh para ranger. Biasanya satu ranger mengawasi sebanyak 10 orang dari pengunjung yang ada. Hanya dengan membayar Rp. 30.000,- per orangnya kamu sudah dapat menikmati wisata alam yang memesona ini dengan diawasi oleh para ranger dan kamu juga sudah dilengkapi dengan pelampung.

Namun, jangan lupa membawa bekal makanan kalau kamu berwisata di tempat wisata yang satu ini, ya, guys. Soalnya di tempat wisata ini belum disediakan makanan khas yang membuatmu merasa tertarik untuk mencicipinya. Yang sangat disayangkan dari tempat wisata Pelaruga ini adalah belum tersedianya tempat untuk membeli souvenir yang dijadikan oleh-oleh ketika berkunjung di tempat ini. Serta belum adanya penduduk yang berinisiatif untuk menjual atau menyediakan makanan khas dari warga sekitar.***(CC-05/Dwi Andriani Lestari)

KOMENTAR

BACA JUGA