YBJI Bangkitkan Kembali Semangat Patriotisme Pelajar

  • Whatsapp
YBJI Bangkitkan Kembali Semangat Patriotisme Pelajar
YBJI Bangkitkan Kembali Semangat Patriotisme Pelajar

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Jum’at  (28/10), Yayasan Bangga Jadi Indonesia (YBJI) mengadakan acara bertag-line ”Air Menyatukan Bangsa, Pemuda Bergerak”. Lokasi acara di lapangan Zipur, Jalan Pembangunan, Medan. Terselengaranya acara ini atas kerjasama dengan aparat TNI serta komunitas-komunitas di Medan lainnya yang memang sudah sejak awal membantu YBJI.

“Mencoba membangkitkan kembali semangat patriotisme serta nasionalisme para pelajar yang mulai luntur di zaman sekarang,” ujar Khairil selaku ketua Yayasan Bangga Jadi Indonesia.

Read More

Dalam suasana yang hikmat ucapara penaikan bendera yang diiringi lagu-lagu nasional berlatar instrumen biola serta drum band menjadi acara pembuka. Dilanjutkan dengan penampilan pencak silat, pasukan baris berbaris oleh polisi cilik, pasukan Pramuka, patung Sigale-gale juga ikut hadir memeriahkan suasana dan banyak lagi rangkaian kegiatan lainnya. Kondisi lapangan yang becek dan cuaca hujan tidak menghalangi keberlangsungan acara ini. Hal tersebut tampak oleh semangat anak-anak muda yang tetap terjaga demi membuka mata masyarakat. Semangat patriotisme itu masih tetap terjaga bahkan pada anak-anak di tingkat Sekolah Dasar yang menjadi salah satu pengisi acara.

Terselenggaranya acara ini memang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Sebelum terselenggaranya acara puncak ini, sudah dilakukan rangkaian acara lainnya seperti konser musik teatrikal, yang kemudian dilanjutkan roadshow ke berapa sekolah di 21 kecamatan di Kota Medan. Masing-masing kecamatan mengirimkan satu sekolah yang menjadi kandidat untuk diberikan pelatihan selama seminggu. Semua acara murni menggunakan dana dari para relawan yang tergabung dalam YBJI.

Beragam rangkaian acara menarik sengaja dibuat untuk menarik minat para pelajar SLTA. Sebanyak 150 orang yang sudah mendaftar untuk menjadi partisipan dalam acara ini bahkan berada di luar Kota Medan yaitu Kalimantan dan Sulawesi, ini membuktikan bahwa Yayasan Bangga Jadi Indonesia sudah mulai dikenal mencakup lingkup nasional. Hadirnya yayasan ini sekaligus membantu pemerintah membangkitkan semangat pelajar generasa muda. Namun sama sekali belum ada satupun instansi pemerintah untuk membantu pendanaan setiap program-program oleh Yayasan Bangga Jadi Indonesia. hal ini snagat memprihatikan, sungguh sangat ironi.

“Kami sudah coba, mengirim proposal ke setiap instansi pemerintahan di masing-masing daerah namun belum ada respon sampai sekarang,” ujar Khairil.

Air, Udara, Tanah, ketiga unsur inilah yang menjadi unsur YBJI ini. Ketiga unsur tersebut akan selalu dibawa dalam program-program selanjutnya. “Kok gak bersyukur sih, kita sudah berpijak di Indonesia, kenapa gak ada rasa syukur, harapan saya untuk kedepannya, YBJI ini bukan hanya di Sumatera Utara tapi melebar keseluruh Indonesia,” tambah Khairil disesi wawancara kepada Cerita Medan. Yang seperti diketahui, Yayasan Bangga Jadi Indonesia sangat terbuka kepada orang-orang yang ingin bergabung dan menjadi relawan.

“Ini acara yang sangat bagus karena menyatukan pelajar-pelajar dari berbagai sekolah untuk menghasilkan suatu karya dalam konteks nasionalisme bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, jarang sekali ada sekolompok anak muda melakukan aksi bermanfaat seperti ini,” ujar Rani selaku orangtua dari salah satu anak yang ikut mengisi rangkaian kegiatan.***(CM-04/Chairunnisa)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *