Makanan yang Harus Dihindari Penderita Tifus

  • Whatsapp
Penyakit Tifus
Penyakit Tifus

 

Penyakit tifus cukup meresahkan orang yang menderitanya. Hal-hal yang menjadi perhatian saat sakit tifus sebenarnya tidak terlalu banyak. Tidak bolehnya penderita untuk banyak bergerak, keharusan penderita untuk istirahat total (bedrest), hingga mungkin rawat inap (opname) di rumah sakit.

Read More

 

Badan lemas, serta sakit dibagian perut yang cukup mengganggu aktifitas kerap kali menyerang penderita penyakit ini. Masa pengobatan yang biasanya memerlukan waktu berhari-hari ini juga tak lepas dari larangan-larangan dan pantangan beberapa makanan yang dapat membuat penyakit ini semakin parah.

 

Makanan yang harus dihindari penderita tifus cukup mudah karena makanan bagi penderita tifus hanya boleh bubur nasi atau bubur buah manis yang sangat encer. Makanan-makanan ini harus dihindari karena efeknya terhadap perut penderita, terutama bagian usus yang memang sedang ‘bermasalah Makanan-makanan yang terlarang bagi penderita tifus ini di antaranya adalah makanan pedas, makanan berlemak, kopi, serta minuman bersoda.

 

Makanan Pedas

Makanan pedas di dalam perut yang normal akan membuat organ-organ pencernaan panas. Luka di dalam usus akibat bakteri Salmonella typhi selama tifus jika diberi makanan pedas akan mengalami pembengkakan dan mungkin pendarahan. Nah, jika sudah begini, kesembuhan penyakit tifus yang diderita akan semakin lama. Bahkan jika dilakukan, ini bisa membawa kematian penderita. Wah, kalau ini sudah kedangarannya serius. Bagi kamu pecinta pedas, jangan coba-coba walaupun sedikit ya.

 

Makanan Berlemak

Makanan berlemak dicerna tubuh lebih lama daripada makanan berkarbohidrat. Hal ini karena ikatan kimia lemak yang lebih kompleks dan juga karena pencernaan lemak baru terjadi di dalam usus. Bukan di mulut atau di lambung seperti layaknya karbohidrat. Jika penderita tifus mengonsumsi makanan berlemak, ususnya yang justru sedang bermasalah dipaksa untuk bekerja. Bukan hal mustahil, ini bisa menyebabkan pendarahan usus. Jika sudah begini kesembuhan penyakit juga akan lama dan mungkin bisa menyebabkan kematian.

 

Minum Kafein

Di dalam perut kopi bisa memicu naiknya tingkat keasaman lambung. Jika penderita tifus mengonsumsi kopi, bisa Anda bayangkan seperti apa jadinya? Ya, usus yang sedang luka diberi asam maka sudah pasti lapisan-lapisan mukosa usus bisa tergerus dan akhirnya terjadi pendarahan. Lagi-lagi, ini bisa menyebabkan kematian. Selama beberapa bulan tidak menyentuh kopi bukan hal yang sulit kan?

 

Minuman Bersoda

Hal yang sama juga terjadi pada minuman bersoda. Karbonasi soda di dalam perut bisa menyebabkan naiknya kadar keasaman lambung. Maka seperti kopi, ini bisa menyebabkan kematian. Minuman soda memang menyegarkan, tapi jika efeknya bisa sangat berbahaya seperti ini lebih baik kamu stop dulu.

 

Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat memicu kembali kambuhnya penyakit tifus ini sebaiknya jangan kita sentuh selama masa pemulihan kalau kamu tak ingin sakitnya berlanjut. Ganti makanan dengan jenis diatas dengan makanan yang lembut-lembut dan penuh gizi seperti rebus-rebusan sayuran misalnya, agar usus kamu aman dan nyaman serta tak lagi terasa nyeri. Tahan selera dulu selama beberapa waktu sampai bakteri yang menjangkit usus kamu benar-benar sedang tidak aktif lagi ya supaya kamu juga cepat kembali bugar dan tak lagi bersinggungan dengan bakteri salmonella yang menyebabkan tifus. Ketika sudah sembuh pun tetap jaga pola makan untuk mengurangi jenis-jenis makanan diatas ya.***(CM-K1/Adenovina Dalimunthe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *