DPC GOPTKI Kota Binjai Sukses Selenggarakan Festival Origami III

  • Whatsapp
Festival III Origami Merah Putih di Pendopo Umar Baki Binjai, Minggu (16/10)
Festival III Origami Merah Putih di Pendopo Umar Baki Binjai, Minggu (16/10)

Origami merupakan dua suku kata dari jepang yaitu ori yang berarti melipat dan kami artinya kertas. Jadi, origami adalah seni melipat kertas. Di Sumatera Utara pemahaman tentang origami juga masih kurang dan masih terpusat di Binjai, Langkat, Medan dan Deli Serdang. Menurut Nany, di luar wilayah tersebut masih belum banyak perkembangan tentang industri origami kreatif.

Masyarakat masih menganggap bahwa origami hanya kreasi anak-anak padahal origami bisa menjadi mata penghasilan masyarakat melalui industri origami kreatif.

Read More

Hal itulah yang mendorong DPC Gabungan Organisasi Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Kota Binjai bekerjasama dengan Sanggar Kreatifitas Anak Indonesia dan Rumah Origami Mutiara Langit Biru mengadakan Festival III Origami Merah Putih di Pendopo Umar Baki Binjai, Minggu (16/10).

Festival Origami sudah dimulai sejak tahun 2014 dengan tema mengisi kemerdekaan dengan kreatifitas dalam rangka hari kemerdekaan. Namun untuk tahun 2016, festival origami diadakan pada bulan Oktober  dalam rangka semangat bulan sumpah pemuda dan lainnya.

“Tujuan festival origami ini untuk mengenalkan origami pada masyarakat bahwa origami banyak sekali manfaatnya untuk menjadi industri kreatif,” jelas Nany Nurdin selaku Ketua DPC GOPTKI Binjai.

Festival Origami di Binjai

Acara Festival III origami dibuka oleh Bapak Timbas Tarigan selaku Wakil Walikota Binjai dengan rangkaian acara  lomba merangkai bunga origami, workshop origami, stand pameran origami dan launching Komunitas Origami Sumatera Utara. Tujuannya tentu untuk menularkan virus-virus positif tentang origami di seluruh wilayah agar lebih kreatif dengan origami.

Pemenang Festival Origami di Binjai
Pemenang Festival Origami di Binjai

Adapun pemenang lomba merangkai bunga origami yaitu juara 1 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera (UMSU) Medan, juara 2 RA Tunas Cendekia dan juara 3 TK Maju. Sementara juara harapan pemenangnya adalah TK Aisyah Kota harapan 1 , juara harapan 2 kelompok Dikka dan juara harapan 3 TK Alfalah Alfahira.

“Semoga origami menjadi media kreatif bagi masyarakat dalam industri kreatif dan bagi orang tua dapat mendidik anak-anak seperti belajar, berkreasi dan bermain bersama origami karena salah satu manfaat origami yaitu melatih perkembangan otak anak-anak,” tutup Nany Nurdin yang juga merupakan penggagas komunitas Rumah Origami Mutiara Langit Biru.***(CM-Ist/Nasriati Muthalib)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *