Di Medan, Ada Danau Yang Bisa Menghilang

  • Whatsapp
Di Medan Ada Danau Yang Bisa Menghilang
Banjir Jalan Titi Pahlawan – Foto FB : rusli.hr

Tidak ada yang salah dengan hujan, bahkan tak sedikit orang yang merindukan hujan. Hujan memiliki filosofi tersendiri bagi sebagian orang yang sangat mengagumi hujan. Namun akhir-akhir ini hujan meresahkan orang-orang yang harus pulang setelah hujan turun. Seperti kala itu Rabu (29/9) angin kencang dan hujan yang mengguyur Kota Medan dengan sangat deras menimbulkan keluh dan kesah banyak orang.

Hujan yang terus menerus mengguyur Kota Medan setiap malam juga sering kali menghadirkan danau-danau yang sewaktu-waktu dapat menghilang. Tak hanya itu, “danau” yang datang setiap kali hujan turun tersebut tak jarang membuat jalan harus membiarkan mobil-mobil tersusun seperti semut berjalan.

Read More

Hujan adalah Rahmat dari sang pencipta yang seharusnya selalu indah. Namun harus sangat disayangkan, kini justru hujan seolah-olah menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang, pasalnya tak sedikit orang harus membiarkan kakinya berjalan menebas genangan air hujan yang telah bercampur dengan air parit.

Danau Yang Bisa Menghilang di Medan
Danau Air Parit di Medan

“Pulang malam itu artinya mandi air parit,” ujar seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Akan tetapi jika kita lihat lebih jelas lagi, hadirnya danau di sekitaran UMSU bukanlah karena hujan turun. Namun kurangnya kepedulian masyarakat untuk merawat lingkungannya merupakan penyebab utama dari banjir yang datang setiap kali hujan turun di kawasan tersebut. Tak sedikit masyarakat yang hobinya membuang sampah ke dalam saluran air, membuat air sulit untuk  mengalir dan saat hujan turun akhirnya air muntah memenuhi jalanan dan membentuk danau yang hilang pada pagi hari.

Air tak hanya memenuhi badan jalan dan membuat resah para pengguna jalan, namun tak jarang juga air masuk ke dalam rumah-rumah warga dan warga sangat mengeluhkan hal itu. Belum lagi mahasiswa perantauan yang tinggal di sekitaran UMSU harus merasakan banjir yang tidak pernah dirasakan sebulumnya di kampung halaman.

“Kalau di kampung saya InsyaAllah belum pernah banjir, belum lagi banjir yang hampir setiap malam terjadi ini membuat buku-buku saya jadi basah dan tak sedikit yang terpaksa harus saya buang karna sudah tidak terbaca lagi,” curhat Rizki saat hujan malam itu.

Danau Yang Bisa Menghilang di Medan
Penampakan banjir di Jalan Asia Medan – Foto : @vidya_oei

Ada baiknya kita berhenti mengeluh dan mulailah bertindak, jika mengeluh tidak membuahkan hasil cobalah untuk membuka pikiran dan memperbaiki kebiasaan buruk membuang sampah secara sembarangan. Tak hanya memperbaiki kebiasaan buruk membuang sampah secara sembarangan, namun pembersihan saluran air juga harus dilakukan bersamaan untuk mencegah datangnya danau yang sewaktu-waktu akan menghilang tersebut.***(CM-Ist/Risya Teropong)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *