Solusi Untuk Barang Bekas Tak Terpakai

  • Whatsapp
Barang Bekas Tak Terpakai
Barang Bekas Tak Terpakai

 

Kebutuhan yang semakin meningkat seiring perkembangan zaman membuat kita sering tidak terkontrol dalam membeli barang-barang yang kita butuhkan, terkadang malah lupa membeli barang yang kita butuhkan hanya karena membeli barang yang kita inginkan. Dan barang-barang malang itu hanya menjadi setumpuk barang tidak berguna yang akhirnya disimpan digudang. Setelah sadar begitu banyak barang tidak berguna menggunung dirumah, membuat kamu bingung untuk meletakkan kemana barang-barang tersebut.

Read More

Barang bekas atau barang-barang yang tidak begitu diperlukan memang sering membuat kita bingung meletakkannya, apalagi bagi kamu yang tinggal di rumah kontrakan yang kecil, dan lemari pakaian yang minimalis. Ada beberapa alasan mengapa barang-barang yang tidak terpakai tersebut ada.

Pertama, saat belanja bulanan, kamu tidak mendaftar barang-barang yang benar-benar kamu butuhkan, sehingga belanjaan kamu tidak terkontrol dan membabi buta. Barang yang sebenarnya kamu butuhkan malah tidak terbeli dan malah membeli barang yang menggoda kamu untuk membelinya. Misalnya, kamu harus membeli pembersih lantai tapi kamu malah membeli hiasan dinding, apa gunanya dinding terhias kalau lantai tidak bersih?

Kedua, saat berlibur, kamu bepergian ketempat wisata. Pulang dari berlibur pasti ada saja barang yang kamu bawa pulang. Misalnya, kamu membeli baju sampai satu lusin dengan harga yang lebih murah dibanding hanya membeli satu baju. Padahal Minggu sebelumnya kamu juga baru membeli dua lusin baju. Padahal baju-baju yang kamu beli itu jarang dipakai bahkan ada banyak yang belum dipakai sejak pertama kali dibeli. Apa gunanya jika hanya menjadi hiasan didalam  lemari.

Ketiga, saat kamu hangout bersama teman-teman ke cafe. Tiba-tiba saja, ada toko yang menawarkan sale besar-besaran up to 75% dengan produk-produk branded. Akhirnya tapakan kaki kamu berbelok ke toko itu. Karena bertepatan diawal bulan, kantong masih tebal, tanpa pikir panjang kamu membeli alat pengencang kulit misalnya. Buat apa kulit kencang kalau perut lapar?

Nah, ini beberapa gebrakan yang harus kamu lakukan dengan barang-barang itu:

  1. Coba bongkar barang-barang tersebut, periksa kembali satu persatu apakah masih ada barang yang bisa terpakai atau tidak, pisahkan.
  2. Barang yang benar-benar tidak bisa terpakai lagi, dengan bahan dasar organik, tumpukkan menjadi satu. Begitu juga dengan yang berbahan dasar non organik.
  3. Pisahkan barang yang masih terpakai tapi tidak kamu butuhkan dengan yang kamu butuhkan.
  4. Tidak terkecuali dengan pakaian, pisahkan pakaian yang masih layak dan tidak, pisahkan lagi yang masih kamu pakai dengan yang tidak.

Barang-barang yang sudah dipisah-pisahkan tersebut masih banyak fungsinya tanpa kita sadari, baik untuk kamu sendiri maupun orang lain.

  1. Membuat Pupuk Kompos.

Pupuk kompos sangat mudah membuatnya, tapi jika kamu enggan atau malas mempraktekkannya kamu bisa saja memberikan bahan organik dari barang bekas yang sudah terurai kepada para pengrajin tanaman. Kompos akan meningkatkan kesuburan tanah dan merangsang perakaran yang sehat. Kompos memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos.

Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah dan menghasilkan senyawa yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Aktivitas mikroba tanah juga diketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit. Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, misal: hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, dan lebih enak.

 

  1. Dijual Kembali

Barang-barang yang masih layak dan tidak kamu gunakan lagi, bisa kamu jadikan uang kembali. Zaman sekarang sudah banyak situs web yang memperjualbelikan barang bekas melalui online, kamu hanya perlu memanfaatkan web tersebut.

 

  1. Disumbangkan

Kalau kamu tipe orang dengan kepribadian sosial, kamu bisa menyumbangkan barang-barang kamu kepada yang lebih membutuhkan. misalnya pakaian, karena pakaian adalah barang yang sangat layak disumbangkan. Kamu bisa menyumbangkannya di panti asuhan atau posko-posko bencana. Akan ada banyak orang yang sangat membutuhkannya, selain itu kamu mendapat pahala. Tidak hanya baju, jika kamu rela memberikan dengan percuma, tidak ada salahnya.

 

  1. Membuat Kerajinan

Barang-barang tak terpakai juga bisa dijadikan kerajinan tangan untuk mengisi waktu luang kamu di akhir pekan, dengan berbahan dasar plastik. Banyak kerajinan yang bisa dibuat. Misalnya, Tempat tisu dari kotak-kotak sepatu, keset kaki dari kain perca, dan sebagainya.

Jika tidak ingin tumpukan barang bekas menggunung dirumahmu, ada baiknya jika mulai dari sekarang kamu harus membedakan antara keinginan dengan kebutuhan.***(CM-02/Chairunnisa)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *