Proses dan Syarat Donor Darah di Unit Transfusi Darah PMI

  • Whatsapp
Donor Darah
Donor Darah

 

Bagi kamu yang ingin berbuat untuk orang banyak dengan cara mendonorkan darah, itu adalah sebuah perbuatan yang sangat baik. Selain dapat menyelamatkan kehidupan orang lain, donor darah juga memberikan dampak positif kepada si pendonor itu sendiri termasuk dalam hal kesehatan seperti melancarkan aliran darah, menghilangkan rasa pegal dan pusing akibat kekentalan darah, mengurangi  resiko terserang penyakit seperti, Jantung, Stroke, Hypertensi dan juga Kolesterol selain itu juga banyak manfaatnya.

Read More

Donor darah pun sudah banyak dijadikan sebagai kegiatan-kegiatan kemanusiaan karena manfaat yang begitu besar kepada orang lain. Namun donor darah tak hanya semata-mata hanya memberikan darah yang kita punya untuk orang lain, tapi ada prosedur-prosedur yang harus dilewati.

Palang Merah Indonesia merupakan sebuah lembaga yang salah satu agendanya menyediakan fasilitas donor darah kepada masyarakat. Disini para sukarelawan akan melewati beberapa tahapan sebelum proses pengambilan darahnya, yaitu:

Pertama adalah pendaftaran, ini merupakan prosedur pertama yang harus dilewati, yakni dengan mencantumkan nama, alamat, usia maupun penyakit yang dialamai serta kelengkapan data secara personal lainnya. 17 tahun adalah minimal seseorang untuk mendonorkan darah mereka, bagi wanita yang hamil ataupun menyusui tidak diperkenankan mendonorkan darah mereka.

Kemudian yang kedua adalah memasuki tahap seleksi, orang yang hendak mendonorkan darahnya harus diperiksa terlebih dahulu tekanan darahnya, fisik, pemeriksan Hb, golongan darah dan juga rhesus. Calon pendonor tak boleh sedang mengonsumsi Antibiotik, Analgetik dan Antipretik. Lalu relawan juga bukanlah seorang pecandu narkoba ataupun alkohol serta, tidak mengidap penyakit seperti, jantung, paru-paru, hati, ginjal, kencing manis, pembekuan darah, epilepsi, kanker, dll. Sebab penyakit tersebut akan memengaruhi kualitas darah yang akan didonorkan. Tidur yang cukup juga diperlukan sebelum proses pengambilan darah minimal 5 sampai 4 jam sebelum pendonoran. Berat badan pun memengaruhi berapa jumlah darah yang diambil.

Ketiga adalah pembayaran, kenapa hal ini diperlukan? Uang yang dibayarkan digunakan untuk biaya pengganti pengolahan darah. Sebab nantinya darah yang diambil akan memerlukan tahapan lagi di dalam lab dan juga kantong plastik untuk tempat penyimpanannya, semua itu memerlukan biaya.

Keempat, setelah semua itu terpenuhi barulah kamu dapat mendonorkan darah. Sekitar 350 ml sampai dengan 450 ml darah yang diambil dari dalam tubuh. Waktu kembali untuk mendonorkan darah adalah kurang lebih 60 hari, itu berarti hanya 5 kali dalam satu tahun.

Setelah semua dijalani pendonor darah akan mendapat bingkisan berisi susu, dan makanan lain untuk memulihkan tenaga hilang karena kegiatan donor darah.

Darah-darah yang diambil akan diproses dalam laboratorium untuk dilihat trombosit, plasma, Cryoprecipitate bila perlu dipisahkan lagi. Karena kebutuhan donor setiap orang juga berbeda-beda. disimpan dalam ruangan steril khusus dan siap didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan. Darah itu sendiri hanya bertahan selama 35 sampai 40 hari setelah pengambilan.

Ayo kita tingkatkan lagi kesadaran tentang betapa pentingnya mendonorkan darah, sebagai manusia kita dirasa sangatlah perlu untuk  menebar kebaikan dan manfaat bagi orang lain. Setiap tetes darah yang kita berikan bisa bermanfaat menyelamatkan saudara, orang-orang terkasih serta diri sendiri.

Untuk masyarakat Kota Medan yang ingin mendonorkan darah mereka bisa langsung datang ke Unit Transfusi Darah milik PMI di JL. Perintis Kemerdekaan No. 37, Medan, mereka akan melayani kamu setiap hari 24 jam penuh.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *