Pembentukan Kader Muda Bela Negara, Ajak Pemuda Cinta Tanah Air

  • Whatsapp

Pembentukan Kader Muda Bela Negara, Ajak Pemuda Cinta Tanah Air

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) kembali menggelar kegiatan Pembentukan Kader Muda Bela Negara. Menindaklanjuti dari kegiatan sebelumnya, pada kesempatan kali ini Kemenhan RI bekerjasama dengan Yayasan Bangga Jadi Indonesia (YBJI), Pramuka Kwartir Cabang Medan, dan Resimen Mahasiswa Provinsi Sumatera Utara untuk mensukseskan kegiatan ini. Terhitung sejak 29 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2016, kegiatan ini diikuti sebanyak 200 pemuda/i Sumatera Utara dari berbagai latar belakang organisasi dan profesi yang berbeda. Berlokasi di Bumi Perkemahan Cadika Kota Medan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dimulai dari kesadaran para pemuda untuk merubah sikap dan perilaku.

Read More

“Dimulai dari langkah awal, yaitu kesadaran oleh insan-insan muda. Gunanya menjadikan mereka sebagai generasi penerus bangsa yang berakhlak, berkarakter, kuat dan tangguh, serta mengedepankan kepentingan berbangsa dan bernegara,” jelas Dedi Ananda Nasution, selaku Presiden dari Yayasan Bangga Jadi Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan selama 3 hari ini, para peserta disuguhkan pemaparan materi meliputi empat konsensus dasar kebangsaan, sistem pertahanan nasional, nilai-nilai bela negara, penyuluhan anti narkoba, penanggulangan bencana alam, sejarah perjuangan bangsa, wawasan kebangsaan, strategi penolakan paham radikalisme dan komunisme, serta penyuluhan anti teror. Pemaparan materi disampaikan oleh perwakilan dari lembaga-lembaga yang menangani bidang-bidang terkait, antara lain pihak Pemko Medan, DPRD Sumut, BNPB Sumut, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), BNNP Sumut, Polda Sumut, dan Dandim 0201/BS Kota Medan. Tidak hanya kegiatan dalam ruangan, pun turut menghadirkan para outbond trainer sebagai pemandu dalam permainan edukasi seperti flying fox, elvis line, climbing, bamboo balls, dan cargo net.

“Biasanya yang masyarakat tahu bahwa pelatihan bela negara itu ujung-ujungnya kegiatan militer. Nah, ini kita buat dengan konsep berbeda. Kita padatkan juga dalam 3 hari dan mengarah kepada pembentukan pola pikir para pemuda sebagai generasi bangsa untuk cinta tanah air dengan sungguh-sungguh,” tambah Letkol Arh Firdaus dari Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Melepas kegiatan pelatihan tersebut, ditutup dengan upacara penutupan, penyerahan sertifikat dan tanda simbolik dari Kemenhan RI.

“Ikut serta dalam kegiatan ini dan dipercaya sebagai kader muda bela negara merupakan amanah. Tentunya, saya sangat bangga dan mudah-mudahan amanah ini bukan sekedar hitungan 3 hari, tetapi dijiwai seumur hidup,” tutup salah satu peserta pelatihan, Rafika Aprilya (21), saat diwawancarai di akhir kegiatan.***(CM-Ist/Rizka Gusti Anggraini)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *