Meski Sibuk, Sempatkan Waktu Untuk Perkembangan Anak

  • Whatsapp

 

Ibu dan Anak
Ibu dan Anak

 

Read More

Bekerja diluar rumah atau kantor kini bukanlah sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh seorang ayah saja tapi juga ibu. Walaupun banyak wanita yang memutuskan untuk berhenti dari pekerjaaannya dengan alasan ingin lebih fokus mengurusi rumah tangga setelah menikah, tapi bagi sebagian lainnya hal ini tak berlaku.

Mereka yang lebih memilih tetap bekerja nyatanya  harus rela meninggalkan waktunya bersama anak. Walaupun terkadang merupakan pilihan sulit baginya, tapi faktor ekonomi lagi-lagi berbicara. Tak selamanya seorang ibu yang bekerja diluar rumah tak memiliki banyak waktu berkualitas untuk anaknya.

Maka dari itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seorang ibu dengan aktifitas yang padat namun  tetap bisa meluangkan waktu bersama sang buah hati. Berikut ini adalah tips untuk seorang ibu agar dapat membagi waktu bersama anak ditengah kesibukan bekerja.

 

  1. Memanfaatkan Gadget dan Teknologi

Bukan hal baru lagi jika teknologi sekarang sudah semakin canggih sehingga bisa menghubungkan kita dengan siapapun dimanapun dan diwaktu yang sama. Contoh sederhananya saja adalah sekedar meluangkan waktu untuk menelpon atau pesan teks untuk menanyakan kabar. Ini tentunya akan meningkatkan emosi anak terhadap ibu yang selalu ada walaupun berjauhan.

 

  1. Jadwalkan Waktu Khusus Untuk Anak

Berikanlah waktu-waktu yang memang khusus untuk anak, seperti makan siang ataupun makan malam itu akan memberikan waktu berarti pada anak. Cara lainnya adalah menyisihkan waktu untuk mengobrol dan mendengarkan ceritanya, jangan lupa untuk memfokuskan perhatian Anda pada si buah hati.

 

  1. Berikan Wadah Untuk Menyampaikan Pesan

Menyampaikan pesan dangan cara tulis tangan pada selembar kertas dan menempelkannya pada tempat-tempat yang mudah terlihat seperti kulkas, meja makan, pintu ataupun lemari adalah salah satu cara untuk membangun kemistri antara ibu dan anak. Namun sebaiknya pesan yang dituliskan berupa pengingat ataupun ucapan selamat pada suatu hal.

 

  1. Jalin komunikasi dengan Orang Terdekat Anak

Pada umumnya seorang anak banyak menghabiskan waktunya dari pagi hingga sore hari di sekolah, secara otomatis peran orang tua pun digantikan untuk sementara oleh seorang guru. Pastinya para guru disekolah sedikit banyak mengetahui bagaimana perkembangan muridnya, untuk itu bagi para orang tua tak ada salahnya untuk sekedar berkonsultasi pada guru pembimbingnya.

Dengan cara ini mungkin saja Anda dapat menemukan sesuatu yang baru baik itu kelemahan maupun potensi dalam diri anak. Begitu pula jika Anda memiliki seorang babysitter yang menjaga anak selama satu harian, cobalah menanyakan beberapa hal kepadanya karena siapa tahu ia lebih mengetahui apa-apa saja yang Anda tidak ketahui.

 

  1. Jadikan Hari Libur Sebagai Hari Keluarga

Inilah momen yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, liburan bersama keluarga sangat berdampak positif termasuk dalam mempererat hubungan antar ibu dan anak. Tak adil jika orangtua hanya menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja saja, padahal seorang anak membutuhkan keluarga yang selalu ada untuknya. Cobalah untuk pergi ke tempat-tempat baru, ataupun jika sedang tak ingin keluar rumah kalian bisa melakukan berbagai hal bersama seperti memasak, nonton film dan lain sebagainya.

Demikianlah artikel cara membangun komunikasi yang baik dengan anak, semoga kita dapat menjadi orangtua yang memiliki kedekatan emosional yang baik dengan anak meski kita sibuk diluar.***(CM-03/Rio Khairuman)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *