Matikan Lampu Saat Tidur, Baikkah?

  • Whatsapp
Matikan Lampu Ketika Tidur
Matikan Lampu Ketika Tidur

 

Tidur merupakan salah satu kegiatan yang kita semua selalu lakukan. Malah tidur mempunyai manfaat tersendiri buat kesehatan dan juga tubuh kita. Tapi, setiap orang mempunyai perbedaan jika tidur, ada yang tidur dengan menghidupkan lampu, ada juga yang tidur dengan lampu mati. Jika kamu terbiasa tidur dengan lampu hidup, mulailah ubah kebiasaan tersebut dari sekarang. Tidur dalam keadaan gelap ternyata sangat baik bagi kesehatan tubuh. Karena tidur dengan lampu mati bisa mencegah beberapa penyakit serius pada wanita maupun pria, seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Read More

Rasulullah SAW bersabda dari Jabir Bin Abdullah: “Matikanlah lampu-lampu diwaktu malam jika kalian hendak tidur, dan tutuplah pintu-pintu, bejana serta makanan dan minuman kalian”[11]. Secara biologis, tubuh kita harus bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya saat tidur malam. Hormon ini merupakan salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit, diantaranya kanker payudara dan kanker prostat. Tetapi hormon melatonin ini tidak akan muncul jika kita tidur di malam hari dengan lampu yang menyala.

Keberadaan sinar ataupun cahaya membuat produksi hormon ini terhenti. Semakin malam, tubuh kita akan terasa lelah dan ngantuk. Ini dikarenakan sintesis dan sekresi hormon melatonin meningkat seiring dengan semakin malamnya.  Hormon inilah yang menyebabkan kita menjadi mengantuk di malam hari. Fungsi dari rasa kantuk adalah sebagai sinyal positif tubuh agar segera mengistirahatkannya. Selain itu, tidur malam dalam keadaan gelap akan membuat kita lebih rileks sehingga dapat tidur dengan nyenyak. Para ilmuwan dari Inggris dan Israel mengemukakan, bahwa ketika seseorang tepapar cahaya pada malam hari, dapat memicu ekspresi berlebihan dari sel-sel yang terkait dengan pembentukan sel kanker.

Tidur yang berkualitas dalam artian bahwa dalam selang waktu selama kita tidur, otak kita benar-benar dalam keadaan beristirahat. Sinar cahaya saat kita tidur menjadikan kualitas tidur kita kurang baik, ini dikarenakan sinar tersebut masih berperan sebagai perangsang stimulator kerja otak. Tidur yang berkualitas dimalam hari merupakan upaya optimalisasi dalam detoksifikasi untuk menetralisir toksin yang mengontaminasi tubuh. Detoksifikasi tubuh terjadi terutama pada hati, tercapai optimal pada saat tidur. Pada tidur yang berkualitas, detoksifikasi hati dapat berjalan optimal, khususnya dalam pembentukan asam amino glutathione sebagai antioksidan yang menetralisasi stress oksidatif dan radikal bebas.

Para ilmuwan juga mengklaim, jika seseorang terbangun di malam hari dan menyalakan lampu selama beberapa detik, maka dapat mengakibatkan perubahan biologis yang mungkin mengarah ke kanker. Seorang dokter dari University of Haifa, menyatakan bahwa orang-orang yang bangun di malam hari disarankan untuk tidak menyalakan lampu. Dia percaya bahwa setiap kali menyalakan cahaya buatan pada malam hari akan memiliki dampak pada jam biologis tubuh.

Perubahan pada jam biologis tubuh merupakan mekanisme yang sensitive sehingga sangat penting untuk diperhatikan. Beliau juga menambahkan bahwa ini adalah temuan baru dan masih sebatas penelitian pendahuluan. Namun kini ia dan timnya tengah menganalisa wilayah ini secara lebih mendetail. Dalam jurnal Cancer Genetics and Cytogenetics, anak-anak yang tidur dengan lampu menyala berisiko mengidap leukemia.

Lalu bagaimana jika kita sudah terbiasa tidur di malam hari dengan lampu terang? Bahkan beberapa orang juga tidak bisa tidur jika lampu kamarnya mati. Pertama-tama cobalah untuk mengganti lampu kamar dengan lampu tidur yang redup. Jika sudah terbiasa dengan lampu tidur yang redup, tutuplah sinarnya agar semakin redup. Ketika telah terbiasa, kamu pun sudah siap tidur dengan lampu yang benar-benar padam. Selamat mencoba.***(CM-Ist/Wina Harini)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *