Kenali Beberapa Jenis Aliran Modifikasi Motor

  • Whatsapp
Jenis Modifikasi Motor
Jenis Modifikasi Motor

 

Begitu banyak jenis aliran modifikasi motor yang dapat kita jumpai di dunia ini. Bagi kebanyakan orang modifikasi bukan lagi menjadi sebuah hobi ataupun sebuah passion tapi lebih mengartikanya sebagai gaya hidup dan juga banyak yang menjadikannya sebagai sumber rejeki disamping menjadi sebuah hobi. Dari sekian banyak jenis aliran modifikasi yang berkembang di dunia ada beberapa yang menjadi trend ataupun virus kalangan anak muda Indonesia. Mulai dari merubah bentuk motor dari yang standar menjadi lebih sporty dan kelihatan garang sampai merubahnya ke jenis yang lebih klasik ataupun jadul. Disamping itu banyak juga modifikator yang hanya menambahkan beberapa aksesoris kedalam motornya agar motornya terlihat berbeda dengan motor lainnya. Disini saya akan menjelaskan beberapa trend modifikasi yang sedang hits dikalangan modifikator di tanah air.

Read More

  1. Klasik Bike
Modifikasi Retrobike
Modifikasi Retrobike

Jenis modifikasi ini memiliki beberapa aliran yang berbeda sesuai dengan keinginan modifikatornya seperti  “Vintage Bike”, “Retro Bike”, “Jap Style” dan juga “Café Racer”. Jenis modifikasi ini berbeda antara satu dengan yang lainnya, semisal  Vintage Bike adalah jenis modifikasi yang lebih mempertahankan unsur original dari bentuk motor tersebut sehingga masih banyak menggunakan part asli dari motor  tersebut.

Walaupun kelihatannya simple namun modifikasi jenis ini sangat membutuhkn banyak biaya dikarenakan harga partnya yang relatif mahal dan sulit didapatkan di pasaran. Modifikasi retro bike tidak terlalu beda dengan jenis vintage bike, yang membedakanya hanyalah penggantian beberapa part  seperti piringan cakram, lingkar roda dan juga kenalpot agar terlihat lebih garang. Kemudian jenis modifikasi  jap style, modifikasi jenis ini memiliki ciri khas seperti stang telanjang, lampu depan bulat, jok pendek, tangki bulat kecil, rangka tang di pendekan serta jarak antara ban depan dan belakang yang agak jauh. Sedangkan untuk café racer lebih ke arah sport classic dikarenakan menggunakan setang jepit dan bodi yang lebih ramping dan bodi belakang yang menyerupai buntut tawon sebagai ciri khasnya.

 

  1. Thai Look
Matic Thailook
Matic Thailook

Jenis aliran modikasi ini lebih menonjolkan warna-warni dan air brush pada bodi motor dan juga penambahan aksesoris pada motor yang dimodifikasi. Ciri khas lainnya dari modifikasi jenis ini adalah penggunaan stang jepit serta ukuran roda yang kecil. Thai look biasanya banyak diusung oleh pengguna motor matic dan beberapa jenis motor bebek. Jenis modifikasi ini juga banyak diminati oleh para anak muda agar terihat berbeda dari motor lainnya.

 

  1. Sport Bike

Modifikasi sport bike juga memiliki beberapa jenis aliran seperti  full fairing, motorcross, supermoto dan juga street fighter. Kebanyakan dari jenis modifikasi ini banyak mengubah bentuk dan juga penambahan part seperti fairing untuk menambah kesan sporty pada motor yang akan dimodifikasi. Untuk motorcross dan supermoto banyak bagian yang diubah mulai dari chasis sampai kaki-kaki yang diunah agar dapat melewati semua medan yang akan dijajal motor ini.

 

  1. Low Rider Bike

    Low Rider
    Low Rider

Modifikasi motor dengan konsep low rider ini biasanya memiliki ciri khas yang rendah bahkan hampir menyentuh tanah. Modifikasi ini biasanya banyak memotong bagian chasis dan menggunakan shock yang pendek agar motor dapat terlihat lebih ceper. Motor yang diguakan untuk modifikassi jenis ini biasanya dari jenis motor matic dan beberapa jenis motor bebek. Ciri khaas lain dari motor ini biasanya roda yang lebar dan stang yang juga di rendahkan.

Itu adalah beberapa jenis aliran modifikasi motor yang paling sering digunakan para modifikator khususnya bagi para pecinta motor tanah air. Dari beberapa contoh aliran modifikasi tadi pembaca tertarik untuk memodifikasi motor kesayangan agar sesuai dengan selera namun tetap harus memperhitungkan budget yang dikeluarkan karena apabila anda ingin memodifikasi motor anda juga harus mempersiapkan dana yang besar pula. Semoga tulisan ini dapat menjadi referensi untuk para pecinta motor Indonesia.***(CM-Ist/Mardianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *