IBX5A49C9BC313D6 Kabel Hijrah, Wadah Amal Anak Muda Belawan - Cerita Medan

Kabel Hijrah, Wadah Amal Anak Muda Belawan

Kabel Hijrah
Kabel Hijrah

 

Panas, Terik, Banjir adalah hal yang identik dengan Medan Belawan. Seperti yang kita ketahui Belawan merupakan daerah pesisir yang sangat dekat dengan pelabuhan laut. Belum lagi truk-truk besar yang sering melintasi daerah ini karena jalur angkut barang yang akan dikirim melalui pelabuhan juga menjadi ciri khas tersendiri bagi daerah ini. Mengulik daerah belawan, anak-anak muda di daerah ini juga tidak kalah kreatif dan peduli lingkungan seperti di perkotaan Medan. Adalah Kabel Hijrah, yang kepanjangannya adalah Komunitas Anak Belawan yang bergerak di bidang amal dan social. Kabel Hjrah didirikan pada Agustus 2015 oleh pemuda pemudi belawan yang dulunya tergabung dalam komunitas ODOJ Medan yang digagas oleh Rifki, Icha, Ika, Elys, Siti, dan Ridha.

Komunitas ini dibentuk dengan tujuan untuk mewadahi anak muda belawan agar menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam hidup serta menjalankan perintah agama sesuai dengan syariatnya. Tema ini mengambil motto komunitasnya dengan “Bahagia itu sederhana, bermanfaat di dunia dan masuk surga bersama-sama”.

Kegiatan Kabel Hijrah
Kegiatan Kabel Hijrah

 

Anggota dari komunitas ini sendiri mayoritas dari muda mudi belawan, namun tidak menutup kesempatan untuk anak muda luar belawan yang ingin ikut bergabung didalam Kabel Hijrah ini. Terbukti, beberapa pemuda dari Medan Johor, Medan Labuhan, Medan Marelan juga ikut berperan disini. “sampai saat ini anggota kita masih sekitar 30an, kita ga pakai system rekrutmen, buat siapa aja yang mau join ya silahkan” ujar Ulfah, salah satu pengurus Kabel Hijrah.

Adapun program-program kabel hijrah untuk saat ini adalah Sebar Sarapan (Dua minggu sekali), MMS (Membantu Masyarakat Sekitar) 1 Bulan sekali, Pengumpulan ODOT (One Day One Thousand) 1 hari 1000 rupiah dari seluruh anggota untuk operasional komunitas, program anak asuh dan pengajian yang masih on planning. Komunitas ini juga sering bekerja sama dengan komunitas lain untuk menyelenggarakan program – programnya, misalnya saja ODOJ (One Day One juz) yang turut serta ikut dalam kegiatan memberikan bantuan pada warga sekitar belawan.

“Setiap minggu kita ngumpul, ngomongin program kerja juga sekalian tetap menjaga silaturahmi antar anggota Kabel Hijrah, basecamp kita biasanya di salah satu rumah anggota di belawan juga,” terang Ulfah. Dana untuk mengaktifkan program mereka sebagian besar didapat dari anggota, juga berasal dari dana ODOT yang juga salah satu program dari mereka. menariknya, setelah mereka eksis di media social untuk menggiatkan muda mudi untuk ikut berperan di Kabel Hijrah, tak sedikit para followers mereka yang ingin turut serta menyumbang dana untuk mendukung kegiatan mereka. “Alhamdulillah sekarang sudah ada donatur tetap,” tambah Ulfah.

Kabel Hijrah Berkegiatan di Jalan
Kabel Hijrah Berkegiatan di Jalan

 

Ulfah juga bercerita suka duka dalam membesarkan komunitas ini. “Dulu pas anggotanya masih dikit, pernah kesulitan sebar sarapan, ada yang pernah kecelakaan juga, tapi nggak parah. Terus masalah dana juga karena kalo akhir bulan itu yang terasa kali, tapi Alhamdulillah kalo masalah besar sejauh ini belom ada” terangnya. Suka yang mereka dapatkan disini mayoritas adalah rasa kekeluargaan yang tinggi, mendapat teman baru yang sama-sama memiliki niat baik, dan setiap mereka membantu orang-orang sekitar timbul rasa bahagia dan senang yang membuat mereka semakin semangat lagi dalam beramal.

Potret Kabel Hijrah adalah contoh yang sangat menginsipirasi bagi anak muda di zaman modern ini. Semangat berbagi yang didapat dikomunitas ini juga begitu cepat menular antara sesama penggeraknya. “Semoga komunitas ini semakin besar biar semakin banyak yang kita bantu,” tutup Ulfah di akhir cerita.***(CM-K1/Adenovina Dalimunthe)

KOMENTAR

BACA JUGA