14 Pelukis Pamerkan Karyanya di  ‘Pulang Ke Rumah’

  • Whatsapp

14 Pelukis Pamerkan Karyanya di  'Pulang Ke Rumah'

Simpaian Seniman Seni Rupa (Simpassri) Sumut menggelar pameran seni rupa bertajuk “Pulang Ke Rumah”.

Read More

Pameran yang dibuka di Galeri Simpassri, Jalan Teratai simpang Jalan Letjend Suprapto dari tanggal 30 Agustus hingga 5 September 2016 ini,  oleh Kepala Museum Sumatera Utara, Sri Hartini.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Komisi B DPRD Sumut Sopar Siburian, budayawan Bersihar Lubis, Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto, Ketua Dewan Kesenian Medan (DKM) Rianto Aghly dan tamu undangan lainnya.

Kepala Museum Sumatera Utara (Sumut), Sri Hartini mengaku, pameran kali ini sangat berbeda dibandingkan dengan pameran sebelumnya.

“Saya sudah lebih empat kali membuka pameran di galeri ini. Namun, hari ini berbeda, karena paling ramai dan paling meriah,” katanya.

Seni rupa sesungguhnya mengalami perubahan, karena sebagian pelukis telah menunjukkan keahliannya sebagai pelukis yang handal dan patut diperhitungkan. “Saya berharap kedepan akan tumbuh pelukis muda yang memeriahkan dunia seni rupa dimasa mendatang,” ujarnya.

Ketua Umum Simpassri Sumut, Anang Sutoto mengatakan, kegiatan ini dimaknai sebagai upaya bangkit dari kevakuman yang cukup lama. Pulang Ke Rumah, katanya, karena banyak seniman-seniman yang selama ini berkiprah luar tergerak untuk membangun Sumatera Utara (Sumut).

“Pemilihan tema ‘Pulang ke Rumah’ bukanlah sebuah makna pesimis. Ini merupakan pesan kepada seniman Simpassri untuk lebih berkarya,” ungkapnya.

Untuk membangun Simpassri tidak bisa dari senimannya sendiri. Harus ada dukungan dari berbagai pihak.
“Kegiatan Simpassri membutuhkan dukungan. Yang sudah dilakukan, bukan karena Simpassri hebat, tapi mereka rindu untuk melihat geliat kesenian di Medan,” jelasnya.

Dalam acara ini juga dipamerkan tembakau Deli dan karya seni rupa dari 14 seniman lainnya, yaitu karya Togu Sinambela, Bambang Sukarno, Mangatas Pasaribu, dan seniman lainnya. “Tembakau Deli harus dikenang karena dahulu pernah berjaya,” ujarnya.

Ketua Komisi B Medan, Sopar Siburian mengatakan siap mendukung kegiatan yang dilakukan Simpassri. “Kedepan bukan hanya kota industri,  Medan  juga harus menjadi kota seni. Kita akan dukung secara ketentuan dan peraturan, anggaran, dan akan diajukan dalam perencanaan APBD 2017,” pungkasnya.

Ketua Dewan Kesenian Medan Rianto Aghly juga memberikan apresiasi pameran tersebut.  Pihaknya berusaha mendorong akan majunya kegiatan seni rupa di Kota Medan. “Saya bangga karena Bung Togu Sinambela Ketua Komite Seni Rupa DKM ikut andil dalam Pameran Simpassri ini,” ucap Rianto Aghly.***(CM-Ist/Ucup)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *