Waktu yang Tepat Untuk Meminta Maaf

  • Whatsapp
Maaf
Maaf

 

Jika kamu adalah seorang yang selalu merasa bahwa kamu yang bersalah atas sesuatu yang terjadi, kamu adalah pribadi yang sensitif karena selalu merasa bahwa kamu memiliki tanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan oleh siapapun. Bahkan hingga hal sepele yang terjadi kamu minta maaf hanya karena kamu mengambil bagian sedikit saja pada situasi itu.

Read More

Minta maaf adalah hal yang baik dan dewasa, karena kamu mau mengakui kesalahan kamu dan berani tanggung jawab atas apa yang terjadi. Tetapi, kamu perlu mengetahui bahwa kebiasaan minta maaf karena kesalahan yang tidak jelas adalah kebiasaan yang buruk. Bahkan cenderung, orang yang meminta maaaf atas kesalahan yang tidak jelas kemudian akan menjadi sulit untuk mengakui kesalahan sendiri yang benar-benar perbuatannya. Lalu apa keuntungannya bagi kamu? Kamu hanya akan memperburuk cara berpikirmu, membuat orang lain risih dengan permintaan maaf kamu, bahkan tidak menutup kemungkinan kamu akan dimanfaatkan orang sekitarmu sehingga pada akhirnya kamu sendiri merasa buruk.

Maka, berhenti lah meminta maaf atas kesalahan yang tidak jelas. Minta maaf bukan menjadi tanggung jawab kamu. Tidak ada alasan, bijaklah menentukan kapan kamu harus meminta maaf.

 

  1. Hak untuk menolak dan berkata tidak

Hal yang mendorong kamu untuk meminta maaf adalah rasa bersalah. Perasaan bersalah itu kemudian membuatmu selalu merasa tidak tega jika harus menolak sesuatu dari orang lain. Kebanyakan orang seperti ini biasanya akan selalu rela berkorban untuk orang lain. Sulit untuk mengatakan tidak sehingga mengiyakan permohonan orang lain karena tidak enak hati jika orang lain terluka karena kamu tolak. Kamu harus sadar, itu bukan kesalahanmu dan kamu tidak harus merasa punya kewajiban untuk mengiyakannya. Kamu punya hak untuk menolak jika memang kamu merasa hal itu tidak sesuai dengan hatimu.

 

  1. Ketidaktahuanmu bukan kesalahanmu

Kamu juga tidak perlu meminta maaf ketika seseorang bertanya kepadamu dan kamu tidak tahu jawabannya. Bersikaplah santai dan biasa saja. Kamu manusia biasa yang tidak tahu segalanya yang ada di dunia ini. Kamu cukup meminta maaf karena tidak bisa membantu orang yang bertanya kepadamu. Bukan berarti kamu harus meminta amaf atas ketidaktahuan kamu.

 

  1. Berani menentang pendapat yang tidak sesuai dengan kamu

Tidak ada salahanya jika kamu punya pendapat berbeda dengan teman kamu. kamu tidak perlu meminta maaf karena tidak menyetujui pendapat teman kamu. Jangan pernah paksakan, karena kamu juga punya hak untuk mengeluarkan pendapat. Mengeluarkan pendapat belum tentu memaksakan bukan.

 

  1. Kamu menabrak saat sedang buru-buru

Kamu adalah manusia biasa yang jauh dari kesempurnan. Wajar jika sedang berjalan terburu-buru secara tidak sengaja kamu menabrak seseorang. Dan kamu tidak perlu minta maaf. Kamu tidak bisa menyanyi, kamu tidak bisa olahraga, kamu tidak pandai melukis, itu bukan kesalahan kamu. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan pernah merasa kekuranganmu akan merugikan orang lain. Maka berhenti meminta maaf atas itu.

 

  1. Keinginan orang lain atas kamu yang tidak terpenuhi

Kamu memiliki harapan masing-masing setiap harinya. Bahkan orang terdekat kamu terkadang membebankan harapan mereka atas mu. Kamu harus berusaha menggapainya. Tetapi jika harapan itu tidak sepenuhnya terpenuhi, tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan, itu bukan kesalahan kamu dan berhenti meminta maaf. Hidupmu adalah milikmu, kamu yang jalani. Kamu yang berhak atas kehidupanmu.***(CM-Ist/Grace Elvioretha)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *