Ternyata Menikah Muda Ajarkan Diri Lebih Menghargai Hidup

  • Whatsapp
Manfaat Menikah Muda
Manfaat Menikah Muda

 

Menikah, satu kata yang indah. Pernikahan tentu muara akhir dari jalinan asmara yang di bangun oleh seseorang bersama kekasihnya. Pernikahan tentu bukanlah hal yang praktis dan sederhana. Menikah adalah proses yang sangat kompleks yang melibatkan fisik, pikiran, mental dan keberanian dalam menempuh kehidupan yang berbeda. Sebelum memutuskan untuk menikah, butuh pertimbangan akan konsekuensi yang tentunya harus siap dihadapi dan dilalui seseorang yang telah mengambil pilihan untuk menikah muda. Usia adalah salah satu faktor yang mengharuskan kita mempertimbangkan kembali keputusan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Di Indonesia, usia pasangan menikah sangat beragam. Rata- rata pernikahan terjadi di usia 23 tahun hingga 26 tahun. Ada juga yang menikah di atas usia tersebut, dan di atas usia tersebut.

Read More

Semakin berkembangnya zaman, semakin banyak pula pasangan yang memikirkan berbagai hal sebelum memutuskan menikah. Sehingga pernikahan di usia muda tidak lagi di anggap membanggakan.Namun, ada pasangan yang tetap menikah di usia muda karena ada beberapa keuntungan yang bisa di dapatkan. Berikut beberapa manfaat dari menikah muda.

 

Belajar Bertanggung Jawab

Memutuskan untuk menjalin hubungan ke jenjang pernikahan di usia muda bukan lah hal yang mudah untuk di putuskan. Berbeda dengan ketika kamu belum menikah, berkeluarga bukan lah hal sepele. Dengan rutinitas kehidupan yang baru, kalian dituntut untuk beradaptasi dengan kewajiban yang lebih besar. Hal ini dapat menempah pribadi kalian menjadi lebih bertanggung jawab.

 

Dewasa Bersama-sama

Semangat yang besar tentunya menjadi gambaran kepribadian seseorang di saat masih berada di usia muda. Memutuskan untuk membina sebuah keluarga di usia muda tak selamanya berdampak buruk. Adakalanya ini membuat kalian menjadi lebih dewasa. Baik dari segi pikiran ataupun materi. Kondisi ekonomi yang masih belum stabil tentu menjadi kendala yang akan kalian hadapi di dalam rumah tangga. Namun, secara tidak sadar masalah ini menjadikan kalian menjadi lebih dewasa. Kamu dan pasangan mau tidak mau jadi terbiasa untuk sigap dan gampang untuk mencari solusi dalam permasalahan yang terjadi di dalam keluarga.

 

Lebih Menghargai Hidup

Mencari uang untuk mencukupi kebutuhan keluarga adalah tugas bersama. Secara tidak langsung hal ini dapat mengajarkan kalian tentang betapa pentingnya setiap detik hidup yang kalian lalui. Ketika memutuskan untuk hidup bersama, kalian membangun komitmen untuk memulai segala sesuatu nya dari dasar. Hal ini tentu tidak mudah. Namun, secara tidak langsung hubungan kalian akan semakin kuat. Dengan usaha dan kerja keras yang telah kalian lakukan, tidak ada lagi keraguan. Kalian saling mencintai dan ingin bersama karena mencintai karakter pasangan yang apa adanya, bukan karena jaminan hidup enak karena materi yang sudah dia punya.

 

Belajar Pentingnya Bekerja Keras

Untuk meraih kesuksesan tentu tidak segampang membalikkan telapak tangan. Butuh usaha dan kerja keras untuk mewujudkannya. Perjuangan yang kamu lakukan akan terasa lebih istimewa jika dia ada untuk mendampingi. Ketika kamu lelah ada dia yang mendukungmu, ketika kamu memutuskan untuk menyerah, ada dia yang harus kamu perjuangkan kebahagiaannya. Hal ini tentu efektif untuk memicu semangat kamu untuk berjuang memperoleh kesuksesan. Karena kamu punya tujuan yaitu ingin membahagiakan orang yang kamu cintai.

 

Belajar Tentang Keluarga yang Sebenarnya

“Surga kecil itu adalah ketika aku dan kamu menjadi kita”. Ya, Kebahagiaan itu adalah kebersamaan. Terbiasa bekerja keras bukan jadi hambatan bagi kalian dalam membangun rumah tangga. Diawali sebuah komitmen untuk bersama dalam suka maupun duka, kamu dan dia sudah paham bahwa kalian di tuntut untuk bekerja keras demi mewujudkan mimpi berdua dan mempertahankan keluarga kecil kalian. Di dalam kondisi yang serba pa-pasan, kamu dan dia di tuntut untuk mengutamakan kepentingan bersama. Kondisi inilah yang sebenarnya mengajarkan mu arti penting dari keluarga.

Fisik yang prima dan kuat adalah gambaran figur pada diri seseorang pada usia muda. Hal ini tentu mendukung bagi wanita untuk memulai proses kehamilan. Kondisi fisik yang masih sehat membuat keselamatan wanita dan bayinya menjadi lebih stabil. Konflik adalah bumbu di dalam rumah tangga. Dengan menikah muda, akan ada lebih banyak waktu untuk mengenal karakter pasangan. Hal ini dapat membuat mu semakin fleksible kepada pasangan. Dan tanpa kalian sadari cinta di antara kalian semakin besar.

Menikah muda tentu membawa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menikah di usia muda tidak selalu berakhir buruk jika kamu mampu mengelolanya dengan baik. Sehingga apapun yang menjadi pilihan kamu, jika pertimbangan yang matang membuat kamu merasa yakin dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya, maka yakinlah apa yang menjadi pencapaian yang membahagiakan yang kalian harapkan nantinya akan terwujud.***(CM-Ist/Reka Panggabean)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *