Ternyata Berikut Ini Isi Rumah Orang Terkaya di Dunia

  • Whatsapp
Halaman
Halaman

 

Jika berbicara tentang siapa orang terkaya didunia, maka nama Bill Gates berada diurutan pertama. Pendiri Microsoft ini menghasilkan sekitar  lima juta rupiah setiap detiknya tak perduli ia sedang menonton TV, makan ataupun tidur, pundi-pundi uang seakan tak dapat terbendung untuk masuk ke dalam rekeningnya, diprediksi total kekayaannya hampir menyentuh US$ 85 miliar atau jika di rupiahkan jumlahnya mencapai Rp 1.116,4. Tentunya banyak orang akan bertanya-tanya seperti apa hidupnya dengan uang sebanyak itu, belum lagi ia telah mendonasikan sekitar 28 Miliar Dollar dari sakunya untuk amal.

Read More

Walau sosok satu selalu terlihat begitu sederhana namun ternyata pria kelahiran 28 Oktober 1955 ini memiliki tempat tinggal mewah bak istana. Dibangun di atas tanah berukuran kurang lebih 6 hektar ini menghabiskan dana sebesar 862,9 Miliar Rupiah dan tujuh tahun masa pembanguan. Rumah dikawasan Medina, Washington dan diberi nama Xanadu 2.0 oleh pemiliknya yakni Bill Gates ternyata tak hanya bangunan yang besar dan mewah saja, tapi juga memiliki banyak fitur didalamnya. Penasaran ada apa saja? Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari rumah pribadi milik orang terkaya di dunia.

 

Peningkatan Aset Sebesar  U$ 2,75 Juta Per Tahunnya

Diawal pertama kalinya Bill Gates membeli rumah ini hanya senilai dua juta Dollar di tahun 1988 maka pada 2016 nilai rumah tersebut ditaksir lebih dari 130 juta Dollar atau sekitar 1,8 triliun jika di tukar ke mata uang Indonesia dan akan terus meningkat setiap tahunnya. Angka yang sangat luar biasa untuk sebuah tempat tinggal, pajak untuk Xanadu 2.0 pun mencapai jumlah yang bombastis yaitu tiga belas miliar Rupiah per tahunnya.

 

Lingkungan yang Asri Dan Di Penuhi Pepohonan

Bisa dibilang rumah mewah ini seperti bersembunyi dibalik pepohonan cemara, tapi ternyata sebagian besar bangunannya juga menggunakan kayu. Kira-kira ada 500.000 papan kayu yang digunakan serta 300 orang pekerja dibandu dengan ratusan alat berteknologi canggih saat masa pengerjaanya..Sebuah sistem sensor berteknologi tinggi membantu tamu memantau iklim dan pencahayaan ruang ini. Ketika tamu tiba, mereka diberi pin yang berinteraksi dengan sensor yang terletak di seluruh rumah.

 

Sensor

Bill Gates mendesain Xanadu 2.0 menjadi rumah yang ramah lingkungan. Salah satu caranya adalah dengan sensor  yang daqpat mengatur suhu ruangan secara tepat dan otomatis. Kecanggihannya lagi adalah suhu serta pencahayaan diruangan akan berubah seiring dengan pergerakan seseorang. Ditambah lagi musik yang dinyalakan akan selalu menemani sebab, speaker diletakkan di balik wallpaper dinding dan mampu mengikuti dari ruangan satu ke ruangan lainnya.

 

Karya Seni dan Teknologi Menakjubkan

Gabungan antara karya seni dan teknologi merupakan salah satu ciri khas dari Xanadu 2.0 milik Bill Gates. Pasalnya, kamu dapat dengan mudah merubah dan mengganti karya seni seperti halnya lukisan yang ada di dinding rumah hanya dengan menggunakan sebuah tombol.

 

Musik Dalam Air

Ketika berenang dibawah permukaan air maka telinga kita akan merasakan keheningan namun, berbeda jika kamu berenang di dalam kolam renang pribadi milik Bill Gates. Karena, kola mini dirancang untuk memiliki gelombang suara dimana dapat dinikmati sebagai musik bawah air.

 

Ruangan

Dalam rumahnya, Bill Gates juga membangun sebuah aula besar yang dapat menampung sekitar 200 orang dimana dapat dipakai sebgai tempat mengadakan acara ataupun pertemuan-pertemuan penting membahas bisnis dengan para tamu-tamunya. Perpustakaan dan home theater  juga tersedia disini pastinya dengan menggunkan teknolgi paling mutakhir. Uniknya Xanuda 2.0 memiliki total 24 kamar mandi dan 6 dapur, cukup banyak untuk satu rumah, serta garasi untuk 23 mobil.

 

Lingkungan Asri

Bill Gates memiliki kegemarannya terhadap tanaman, bahkan jika pohon-pohon tersebut kering maka secara otomotasi air akan terpompa untuk membasahinya. Lokasinya yang tepat berada dipinggir danau membuat seakan setiap hari berada disini adalah liburan, bahakan pasir yang digunakan didatangkan langsung dari kepulauan di Karibia.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *