Sudahi Hubungan dengan Pasangan Tanpa Sakit Hati

  • Whatsapp
Sudahi Hubungan dengan Baik
Sudahi Hubungan dengan Baik

 

Mencintai seseorang berarti berharap bahwa dia adalah yang terakhir dan selamanya. Tak jarang kita berharap dan berdoa bahwa dia akan menjadi pasangan hidup kita dan akan menjadi yang terakhir yang kita cintai. Tapi kadang, dalam sebuah hubungan ada saat-saat dimana kita tidak mampu untuk mewujudkan doa atau harapan kita itu. Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab berakhirnya sebuah hubungan. Pada hakikatnya, bosan adalah sifat alami manusia dan sifat inilah yang paling sering terjadi saat menjalin sebuah hubungan percintaan. Ketika perasaan ini muncul, hal yang harus kamu lakukan adalah mengakhirinya. Namun, mengakhiri sebuah hubungan juga merupakan hal yang sulit dilakukan karena hal ini akan menorehkan luka di hatimu atau pasanganmu. Tapi jika memang harus berakhir, akhirilah hubungan kalian dengan cara berikut ini agar perpisahan kalian tidak meninggalkan sakit yang mendalam di hati.

Read More

 

  1. Berkata Jujur, dan Berterus Terang

Ada pepatah mengatakan “Lebih baik berkata jujur, meskipun itu perih”. Memang, berkata yang sejujurnya adalah salah satu hal tersulit yang harus kamu lakukan. Tapi, melakukan kebohongan juga merupakan hal yang percuma kamu lakukan karena selain membebanimu, hal ini juga membuat hidupmu tidak tenang. Karena harus memikirkan kebohongan lain untuk menutupi kebohonganmu yang sebelumnya. Jadi, alangkah lebih baik jika kamu mengatakan yang sejujurnya alasan kamu untuk mengakhiri hubungan kalian.

 

  1. Cari Waktu yang Tepat

Setiap orang memiliki sifat dan perasaan yang berbeda-beda. Ada yang gampang marah, cepat tersinggung dan melihat segala sesuatunya dengan negatif. Sebaliknya, tidak sedikit juga orang yang bisa mengendalikan perasaan dan emosinya dalam situasi tersulit sekalipun. Selama kalian menjalin hubungan, tentu kamu tahu dalam jenis apa pasangan mu. Apakah gampang emosi atau yang bisa menata perasaannya. Pilihlah waktu yang paling tepat untuk membicarakannya. Alangkah baiknya jika kalian membicarakannya dengan situasi dan kondisi hati yang sedang baik. Sehingga kalian dapat membicarakannya dengan kepala dingin tanpa ada emosi dan hati yang terluka. Karena dengan sikap dewasa kalian bisa mengambil keputusan yang paling tepat tentang kelanjutan hubungan kalian.

 

  1. Jangan bertele-tele dan Berikan Alasan yang Jelas

Mengakhiri sebuah hubungan setelah sekian lama bersama memang hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, menahan perasaan yang sudah tidak bisa seperti dulu lagi bukanlah pilihan yang tepat. Karena, selain membuatmu merasa terbeban. Sikap mendiamkan dapat menyakiti hatimu dan pasangan semakin dalam. Maka dari itu kamu perlu memberanikan diri untuk mengungkapkannya dan berterus terang bahwa rasa yang dulu kalian rasakan telah berubah. Dengan begitu, kalian bisa menelaah perasaan kalian kembali. Apakah masih bisa dipertahankan atau memang harus berakhir.

 

  1. Dimulai dengan Baik-Baik, Akhiri dengan Baik-Baik Pula.

Membicarakan perpisahaan adalah salah satu topik yang sensitif di dalam sebuah hubungan. Namun, jika memang harus dilakukan kamu tidak harus menunda-nundanya terlalu lama. Segeralah katakan, karena lebih cepat lebih baik. Ketika kamu memulai hubungan kalian dengan cara yang baik, maka kamu juga harus mengakhirinya dengan cara yang baik pula. Bagaimanapun cara atau usaha yang kamu lakukan untuk mengakhirinya. Tapi akhirilah dengan baik agar hubungan kalian setelah putus bisa tetap terjalin meskipun hanya sebatas teman atau sahabat. Memang, ketika suatu hubungan berakhir, pasti ada rasa canggung dan tidak nyaman di awal perpisahan. Namun seiring berjalannya waktu, perasaan canggung dan marah itu perlahan akan pudar dan menjadi kenangan yang kalian simpan. Tentu hal ini disebabkan karena kalian mengakhirinya dengan cara dewasa dan baik-baik.

Meskipun hubungan kalian sepenuhnya telah berakhir, namun hal ini bukan akhir dari hubungan pertemanan kalian bukan? Mungkin dia tidak ditakdirkan menjadi pasanganmu. Namun, mungkin dia lebih cocok menjadi kakak atau sahabatmu. Mantan tidak selamanya harus menjadi musuh. Sebaliknya, mantan bisa menjadi saudara atau keluarga mu karena mereka sedikitnya telah tau bagaimana sifat dan kepribadianmu selama kalian menjalin hubungan. Sehingga mereka sangat cocok untuk dijadikan sebagai teman curhat dan teman untuk berbagi dalam berbagai hal. Tentu hal ini bisa kamu dapatkan jika kalian mengakhiri hubungan kalian dengan cara yang tepat tanpa meninggalkan luka dihati kalian.  (CM-Ist/Reka Marsaulina Panggabean)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *