Sepuluh Calon Haji Asal Kabupaten Dairi Berangkat Haji Tahun Ini

  • Whatsapp
Calon Haji Kabupaten Dairi
Calon Haji Kabupaten Dairi

 

Sepuluh orang asal Dairi, Sumatera Utara berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci tahun ini. Seluruhnya tergabung dengan kloter 06 asal Mandailing Natal. Sebelum keberangkatanya menuju Asrama Haji Embarkasi Medan, Bupati Dairi Irwansyah Pasi, S.H. sempat hadir dalam acara pelepasan mereka seperti ritual Tepung Tawar yang biasa dilakukan sebelum berangkat haji untuk melepas jamaah Calon Haji yang akan berangkat. Acara ritual tersebut dilaksanakan di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang, dan di hadiri oleh, Dandim 02 06 Dairi, Polres Dairi, Bank BRI, Bank Sumut, Pengadilan Agama, IPHI, PERPI, BKMT, dan semua kerabat dari Calon Jemaah Haji Kabupaten Dairi.

Read More

Berbagai pihak dan kerabat-kerabat yang hadir dalam acara tersebut tak mau ketinggalan untuk memberikan doa keselamatan agar menjadi sukses menjalankan ibadahnya, serta himbauan kepada jamaah calhaj(Calon Haji)  terhadap persiapan dan langkah-langkah yang harus mereka ikuti selama perjalanan ibadah haji.

Para Calhaj diminta agar dapat melaksanakan haji sambil memperhatikan kesehatan serta kekompakan, mengingat cuaca yang  juga tergolong ekstrem. Jamaah Haji dihimbau lebih banyak mengonsumsi air agar tidak kekurangan cairan dalam tubuh. Sebab keberangkatan haji kali ini bertepatan dengan musim panas yang sedang melanda Arab Saudi dengan suhu mencapai 40 derajat celcius. Hal tersebut pun kembali diingatkan kepada Calon Haji Kloter 6 diberangkatkan dari Embarkasi Medan menuju Bandara  dariInternasional Kualanamu.

Calhaj juga didoakan agar saat perjalanan hingga kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur. Wakil Bupati Kabupaten Dairi juga tak ketinggalan menyampaikan harapannya kepada jamaah calhaj untuk mendoakan negara Indonesia khususnya Kabupaten Dairi agar selalu maju, makmur dan sejahtera serta mendoakan umat muslim yang lain dengan segera mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji juga.

Selain mengadakan acara ritual Tepung Tawar oleh Pemerintah kabupaten Dairi, setiap Calhaj Dairi juga diberi bantuan uang senilai Rp300.000 oleh pemerintah kota Dairi. Calhaj juga diberi bantuan transportasi, konsumsi selama perjalanan pergi dan pulang Dairi-Medan, serta beberapa cendramata untuk jamaah calhaj.

Kloter 06 yang banyak diisi oleh warga Mandailing Natal juga mendapat pesan-pesan dari bupati mereka, Muhammad Jafar Nasution. Ia menghimbau agar seluruh Calhaj jangan menyia-nyiakan waktu selama berada di tanah suci dengan melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat seperti berbelanja pernak-pernik khas timur tengah, karena tujuan utama ke tanah suci adalah menunaikan ibadah haji.

Adapun hal lainnya yang disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, Tohar Bayoangin, bahwasanya Calhaj dilarang membawa barang-barang yang dilarang selama perjalanan ibadah haji, seperti halnya  membawa narkoba, senjata api, senjata tajam, dan sejenisnya. Untuk obat, hanya obat-obatan yang sudah memiliki izin dari dokter yang boleh dibawa. Calhaj juga diingatkan bahwa saat pulang akan mendapat fasilitas air zam-zam sebanyak lima liter per jamaah, jadi tidak dibenarkan membawa air zam-zam diluar dari itu.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *