Penikahan Muda Bagi Perempuan  

  • Whatsapp

 

Pernikahan Muda Bagi Perempuan
Pernikahan Muda Bagi Perempuan

 

Read More

Pernikahan merupakan perjanjian antara laki-laki dan perempuan untuk bersuami isteri dengan resmi (Kamus Umum Bahasa Indonesia 1984).  Pernikahan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. (Undang-Undang Perkawinan Pasal 1 Tahun 1974).

Perempuan adalah salah satu dari dua jenis kelamin manusia: satunya lagi adalah lelaki atau pria. Berbeda dari wanita, istilah “perempuan” dapat merujuk kepada orang yang telah dewasa maupun yang masih anak-anak.

Perempuan merupakan makhluk lemah lembut dan penuh kasih sayang karena perasaannya yang halus. Secara umum sifat perempuan yaitu keindahan, kelembutan serta rendah hati dan memelihara. Demikianlah gambaran perempuan yang sering terdengar di sekitar kita. Perbedaan secara anatomis dan fisiologis menyebabkan pula perbedaan pada tingkah lakunya, dan timbul juga perbedaan dalam hal kemampuan, selektif terhadap kegiatan‑kegiatan intensional yang bertujuan dan terarah dengan kodrat perempuan.

Dalam KBBI pengertian muda adalah belum sampai setengah umur. Bila dihubungkan dengan pengertian menikah di usia muda maka pengertiannya adalah dimana seseorang memutuskan untuk menikah diatas umur yang telah diperbolehkan untuk menikah. Dikutip dari artikel Kompasiana, kisaran umur menikah muda adalah (18-25 tahun).

Sementara itu istilah “dini” dalam ragam bahasa sehari-hari diartikan sebagai ‘awal, permulaan dan segera’ . Dini berarti ‘segera’ dapat kita temukan dalam ragam bahasa untuk kondisi mendesak dan tergesa-gesa, dalam keadaan bencana atau perang misalnya. Hector, panglima perang kerajaan Troya di film Troy, saat memberi komando kepada bawahannya untuk segera mendatangkan bantuan, diucapkan dengan komando make it sooner, yang berarti lakukan ‘sedini mungkin’, sama dengan ‘lakukan sesegera mungkin’.

Pernikahan Dini dapat dimaknai sebagai pernikahan yang dilakukan di awal batas minimal usia perkawinan menurut parameter tertentu.Atau pernikahan yang dilakukan segera setelah batas minimal syarat dan rukun serta hal-hal lain yang memperkenankan seseorang menikah, sudah terpenuhi. Seperti dalam undang-undang, batas minimal menikah pada perempuan adalah berumur 16 tahun.  Karenanya, untuk mengetahui kadar kedinian sebuah pernikahan, terlebih dahulu harus ditentukan parameter minimal seseorang dibolehkan menikah. Parameter itu, lazimnya adalah umur. Masalahnya, ukuran minimal umur ini antara satu masyarakat dengan yang lainnya berbeda. Apalagi, meminjam istilah Emile Durkheim, dalam masyarakat organik dan anorganik. Bisa jadi remaja putri usia 20 tahun disebut nikah dini oleh masyarakat tertentu, padahal menurut ketentuan lain sudah tidak lagi, bahkan tergolong pernikahan usang.

Motivasi menikah muda pada kalangan perempuan dilandasi berbagai alasan yang berbeda-beda. Alasan umumnya adalah faktor lingkungan. Sementara itu bebrapa alasan lain menikah di usia muda disebabkan atas beberapa hal seperti: rasa ingin memilki, faktor keluarga dan rasa suka.

Semakin bertambahnya tingkat keinginan perempuan memutuskan untuk menikah muda, maka akan semakin banyak pertanyaan yang timbul. Mengapa hal seperti ini sangat rentan terjadi di kalangan perempuan. Hal tersebut menjadi pertanyaan besar di dalam diri peneliti dan menarik untuk diteliti. Motivasi dari mana yang didapatkan sehingga dapat merubah pola pikir dan keputusan para perempuan.

Berbicara mengenai motivasi berarti berbicara tentang tujuan, karena motivasi akan melahirkan sebuah tujuan. Jika sesorang memiliki motivasi menikah dikarenakan dengan kemauan sendiri dan rasa saling suka maka tujuannya adalah untuk membangun keluarga yang harmonis.

Namun, tentu keputusan untuk menikah muda bukanlah hal yang sepele. Akan banyak hal yang berubah pada perempuan ketika Ia sudah menikah. Tujuan dari keputusan tersebut yang menjadi landasan terjadinya sebuah pernikahan. Hal tersebut pada dasarnya apakah sudah jauh dipikirkan oleh pelaku atau malah belum dan memutuskan untuk menikah begitu saja. Nah, konkawan Cerita Medan sudah pernah terpikir udah menikah muda? Jangan lupa untuk mempertimbangkan beberapa hal dahulu sebelum memutuskan untuk menikah muda ya.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *