Kepergian Penyanyi Mike Mohede, Sisakan Luka Bagi Penggemar

  • Whatsapp
Mike Mohede -  Foto : Kapanlagi.com
Mike Mohede – Foto : Kapanlagi.com

 

Indonesia kembali kehilangan anak bangsa kebanggaannya. Duka tersebut berasal dari industri musik tanah air yakni perginya Michael Prabawa Mohede atau yang lebih akrab disapa Mike Mohede pada 31 Juli 2016 lalu, bertepatan dengan ditutupnya bulan Juli. Industri musik adalah bagian yang paling kehilangan atas perginya Mike sebab tanpa diduga-duga, pria jebolan Indonesian Idol pada 2005 lalu tersebut harus pergi tanpa mengucapkan kata perpisahan.

Read More

Kemenangannya saat mengikuti ajang pencarian bakat beberapa tahun lalu membuatnya cukup dikenal sebab karya-karyanya sangat luar biasa, apalagi beberapa albumnya yang cukup populer dan disenangi berbagai kalangan. Lelaki kelahiran 7 November 1983, terhitung belum genap 33 tahun umurnya namun ia sudah pergi meninggalkan sejuta kenangan yang sangat sulit untuk dilupakan para penggemar.

Anak dari pasangan Arthur Mohede Jr dan Amin Yudhayani Mohede ini semasa hidupnya adalah sosok yang sangat suka tersenyum saat melantunkan lagu-lagu terbaiknya, hal itu membuat Mike menjadi idola publik dalam seketika. Tak heran jika setahun setelah melambungnya nama Mike ia pun mendapat sambutan baik dan berhasil membawa pulang dua nominasi pada sebuah ajang Anugerah Musik Indonesia, nominasi yang berhasil diraihnya yaitu sebagai kategori Best Album R & B serta Best Male Artist.

Mike berbeda dengan penyanyi kebanggaan industri tanah air lainnya, ia memiliki suara yang sangat khas. Pembawaanya sangat baik ketika ia menyanyikan lagu-lagu yang beraliran jazz maupun pop. Beberapa judul lagi yang sering kita dengarkan dinyanyikan oleh Mike seperti Besar, Yang Hitam, Cinta Tak Bertuan, Persembahan, Arti Kesetiaan, Semua Untuk Cinta, Cinta kan Membawamu Kembali, Besar, Kembali, Sempurnalah Mimpiku, dan banyak lagi lainnya.

Para fans Mike kini tak akan mendengar lagi nyanyian lagu tersebut keluar dari Mike secara langsung, karena itu hanya akan tinggal menjadi sebuah kenangan. Orang-orang akan mengenangnya kini lewat sebuah karya berupa lagu-lagu kebanggannya, pun juga dengan suara merdunya bak suara malaikat yang telah direkam diberbagai media, Ya, tidurnya ia pada sore hari lalu ternyata membawanya untuk tidur selamanya. Bibirnya memang tengah membiru saat itu, dan ternyata itu adalah tanda perpisahan darinya.

Mike bahkan belum menikah, impiannya untuk menjadi suami kini telah usai dan tak akan pernah tercapai sebab masa-masa untuk meraih pencapian tersebut telah usai. Mike meninggal sebagai seorang pria yang sudah mencapai segala impiannya kecuali pernikahan. Ia tenar, karirnya sangat bagus, ia bahkan menjadi idola tetapi sayang pencapaian terakhirnya tentang menikah belum mampu ia wujudkan.

“Jadi aku tahu dia meninggal itu pas nonton Trio Lestari, jadi disitu Glenn yang bilang kalau dia dapat kabar dan sudah dikonfirmasi kalau Mike sudah meninggal dunia. Kalau aku ditanya, aku kaget, nggak percaya, bahkan nggak ikhlas pun karena melihat Mike itu penyanyi tanpa isu negatif, trus aku suka aja kalau dia ngomong, banyak hal inspiratif yang bisa diambil dari dia. Dia juga kebetulan mengeluarkan album rohani yang berjudul “Kemenanganku” yang juga lagu favorit aku juga. Pas dengar kabar itu, yang pertama kali di timeline path aku nge-share, yaa aku, aku lihat belum ada yang share dan banyak yang bikin emoticon kaget gitu, mungkin karna belum tahu info. Siap itu, aku, mama, dan keluarga sempat sibuk nyari info di Google mastiin penyebabnya, cuma waktu itu belum banyak yang masukkan, jadi sampai beritanya turun lengkap, kita ikutin gitu, karna masih enggak percaya, masih penasaran. Yang pasti Indonesia kehilangan penyanyi bersuara malaikat, yang bisa meneduhkan dan menenangkan jiwa. Pokoknya aku ngefans kali sama suaranya dan dia juga orangnya humble,” komentar Apriliyana Sinaga, salah satu fans Mike di Medan.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *