Ini Pertimbangan Orangtua Melarang Anaknya Nikah Muda

  • Whatsapp
Menikah Muda
Menikah Muda

 

Menikah adalah hal indah yang diimpikan pasangan yang saling mencintai, tidak ada pasangan yang mau hubungannya berakhir dalam perpisahan. Sebagian orang memiliki rencana untuk menikah pada usia muda karena sebenarnya pada umumnya tidak ada patokan usia yang tepat untuk menikah. Asalkan memiliki kemampuan dan kematangan untuk membina rumah tangga. Tetapi bagaimana dengan pernikahan yang tidak direstui oleh orangtua dikarenakan usia yang masih muda? Dengan begitu, bukan berarti orangtua melarangmu untuk menikah, hanya saja mereka beranggapan ada waktu yang tepat untuk itu. Jangan terlalu kecewa jika hal ini terjadi padamu, orangtua lebih tahu apa yang terbaik buat anaknya. Mereka pasti memiliki pertimbangan tersendiri mengapa tidak memberikan restu untuk menikah pada usia muda. Disini terdapat 5 pertimbangan orangtua yang melarang anaknya untuk menikah pada usia muda.

Read More

 

  1. Orangtua Lebih Tahu Beratnya Hidup Berumah Tangga

Orangtua yang terlebih dahulu telah menikah tentunya sudah lebih berpengalaman dalam hal hidup berumah tangga. Mereka telah terlebih dahulu merasakan manis dan pahitnya hidup setelah menikah. Berdasarkan pengalaman mereka, mereka tahu bahwa menikah itu bukan hanya sekedar persiapan fisik, tetapi juga persiapan mental. Tidak jarang kita mendengar orangtua berkata seperti ini, “Sekarang semuanya indah karena kamu masih pacaran dengannya, tetapi kalau sudah menikah, masalah sekecil apapun bisa jadi perkara yang besar yang ujung-ujungnya berakhir jadi bahan untuk adu mulut”. Benar bukan? Oleh karena itu, butuh persiapan yang benar-benar matang, tanpa persiapan matang, pernikahan yang diimpikan berakhir indah bisa saja menjadi boomerang.

 

Menjalani hidup berumah tangga tentunya tidak akan bisa dihindarkan dari permasalahan. Banyak beban yang harus dipikul, dan masalah yang harus segera diselesaikan. Orangtua yang sebelumnya sudah pernah mengalami hal itu tentunya takut hal itu terulang lagi dan terjadi kepada anaknya. Mereka tahu persis bagaimana susahnya membangun rumah tangga di masa awal pernikahan. Karena alasan inilah mereka belum yakin dengan usiamu yang muda dapat menanggung semua beban saat sudah menikah nanti.

 

  1. Pemikiranmu yang Belum Sepenuhnya Dewasa

Semua orang memang tahu, bahwa kedewasaan seseorang tidak diukur dari usia. Tetapi pada usia muda, pemikiranmu masih belum stabil sepenuhnya. Mungkin kamu adalah orang yang bijak dalam mengambil keputusan ataupun dalam hal menyikapi sesuatu, tetapi dalam hidup berumah tangga, tentu ada tuntutan lebih yang harus kamu sanggupi sebagi seorang suami atau istri. Setiap keputusan yang diambil dalam pernikahan akan memberikan dampak besar terhadap hubungan pernikahan tersebut.

 

Selain itu, menyatukan dua kepribadian dengan latar belakang kehidupan yang berbeda bukanlah hal yang mudah. Meskipun cinta akan menyatukan perbedaan tersebut, ada baiknya kamu memupuk kedewasaan dalam dirimu sejak dini sebelum memasuki gerbang pernikahan.

 

  1. Emosimu yang Masih Labil

Pada usia muda, wajar kalau kamu memiliki ego dan keinginan yang berubah-ubah. Ini merupakan suatu hal yang menjadi alasan orangtua tidak memberikan izin menikah muda pada anaknya. Orangtua lebih tahu bahwa tidak mudah mengambil suatu keputusan dalam kehidupan berumah tangga, kamu harus pandai-pandai menentukan sebuah pilihan. Kehidupan rumah tangga yang dijalani harus penuh dengan tanggung jawab dan juga keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagia seorang suami atau istri. Sebagai seorang suami atau istri, kamu harus memiliki pendirian yang teguh, jangan hari ini memilih yang ini, besoknya sudah memilih hal yang lain lagi. Semua tanggung jawab ada padamu, bukan terletak pada kedua orangtuamu lagi.

 

  1. Orangtua ingin kamu lebih fokus mengejar cita-cita

Orangtua selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya dengan harapan kelak akan menjadi anak yang lebih baik dari kedua orantuanya. Sejak kamu kecil orangtua sudah bertanya apa cita-citamu kedepannya agar orangtua tidak salah dalam mengarahkan anaknya. Meskipun terkadang cita-cita yang kamu inginkan dulu sekarang telah berubah, tetapi orangtua selalu mendukungmu. Bagi mereka, masa mudamu adalah masa-masa dimana kamu belajar agar dapat meraih cita-citamu. Dengan menikah muda, cita-cita yang dulu kamu impikan akan tertunda untuk diraih, bahkan keinginan untuk meraihnya telah hilang.

 

Hal itulah yang ditakutkan oleh orangtuamu, mereka tidak mau jika pikiran anaknya terpecah untuk dua hal, rumah tangga dan cita-cita. Orangtua merasa lebih baik jika kamu fokus dalam meraih cita-citamu terlebih dahulu. Bukan berarti mereka ingin kamu telat menikah, hanya saja mereka yakin rumah tangga akan lebih bahagia dengan persiapan yang matang baik dari mental maupun materi.

 

  1. Orangtua Ingin Lebih Lama Bersamamu

Walaupun kamu sudah memiliki usia dewasa, orangtua masih menganggap bahwa kamu masih anak yang pastinya memerlukan banyak nasehat dan banyak bimbingan dari mereka. Selain itu, mereka juga merasa selain sebagai seorang anak, kamu adalah teman bagi mereka. Menikah pada usia dini tentu akan memisahkan kamu dan orangtua, perpisahan inilah yang belum bisa diterima oleh orangtuamu sehingga mereka tidak memberikan izin untuk menikah muda.Setelah menikah, waktu bertemu dengan kedua orangtuamu pasti akan sangat berkurang, karena keduanya telah sibuk dengan rumah tangga masing-masing. Padahal di usia mudamu, mereka masih ingin menikmati hari-hari bersamamu.

 

Menikah adalah pilihan semua orang tidak terkecuali dengan orang-orang yang usianya masih muda. Keputusan untuk menikah muda adalah pilihan masing-masing dari setiap orang. Namun, dalam hal yang berkaitan dengan menikah, tidak ada salahnya jika mendengarkan petuah dari orangtua. Jika orangtua belum memberimu restu untuk menikah, yakinkan segala keraguan orangtua yang ada padamu.***(CM-Ist/Katri Hutabarat)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *