Fakta Menarik Dibalik Kebiasaan Menulis

  • Whatsapp
Menulis
Menulis

 

Secara sederhana menulis adalah mencoret-coret dengan alat tulis ke dalam kertas. Menurut KBBI (kamus besar bahasa Indonesia) menulis adalah melahirkan pikiran atau gagasan dengan tulisan. Menulis merupakan kegiatan yang melahirkan kreativitas seseorang. Namun, seiring berkembangnya zaman, sudah jarang orang yang melakukan tulis menulis. Bahkan, orang menyebut dirinya menulis, tetapi dengan cara mengetik di keyboard. Hal ini disebabkan lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak energi.

Read More

Dibandingkan berbicara, menyimak ataupun membaca, menulis memang memiliki kelebihan tersendiri. Dengan menulis, seseorang dapat mengungkapkan sesuatu yang tak terucapkan, mencerminkan kedalaman pikiran, dapat dibaca berulang-ulang, mudah diduplikasi, berdaya sebar tinggi dan abadi melampaui zaman. Dengan menulis kita dapat mengekspresikan diri, memberikan opini dan teori, memberikan informasi, mengabadikan sejarah mencerahkan jiwa bahkan untuk menghibur orang lain. Berikut beberapa fakta menarik dibalik kebiasaan menulis.
Dengan Menulis Secara Tidak Langsung Kita Sedang Melatih Kinerja Otak

Membiasakan diri menulis tiap hari berarti membebaskan otak untuk selalu aktif. Saat kita ingin menulis, berbagai ide dan gagasan akan bermunculan di dalam pikiran kita. Ide dan gagasan tersebut harus disusun secara sistematis agar dapat dipahami dan dimengerti orang lain. Proses menyusun ide agar tulisan dapat mudah dipahami secara tidak langsung melatih otak kita untuk berfikir sistematis dan seksama. Dengan menulis, semua yang ada dalam pikiran kita bisa kita curahkan pada tulisan. Menemukan kata-kata yang tepat untuk menuangkan isi pikiran kita memang tidaklah mudah. Namun semakin sering kita membiasakan diri untuk menulis. Dengan sendirinya kita akan terbiasa untuk memilih kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaan kita. Membiasakan diri untuk menulis, mengungkapkan apa yang terpikirkan lewat tulisan juga dapat mencegah kepikunan. Karena ibarat pedang, semakin sering diasah dan digunakan ia akan semakin tajam. Begitu juga otak kita, semakin kita menggunakan nya maka kemampuan berfikir kita akan semakin tajam.

 

Menulis Dapat Mengabadikan Kenangan

Seperti pepatah mengatakan “tulisan tidak akan lekang oleh waktu”. Ya, dengan menulis kita bisa menyimpan kenangan-kenangan ataupun cerita-cerita yang telah kita alami pada saat ini agar suatu saat kita bisa mengingat nya kembali. Orang hidup dibatasi oleh usia. Namun, tulisan bersifat abadi. Banyak penulis yang telah meninggal dunia, akan tetapi karyanya tetap hidup sampai sekarang bagi pembacanya. Berbeda dengan lisan, Tulisan lebih bersifat abadi. Menulis dapat menjadi solusi dengan kemampuan manusia untuk mengingat yang terbatas karena cepat lupa ataupun faktor usia. Kita bisa mengenang kembali masa-masa indah kita di masa lampau dengan membaca tulisan yang kita buat. Hal ini dapat membuat kita untuk bernostalgia ke masa indah kita di masa lampau.

 

Menyalurkan Hobi Sekaligus Mencari Uang

Selain menyalurkan hobi dan bakat kita. Menulis juga bisa membuat kita bertahan hidup. Bekerja menjadi penulis bukanlah sesuatu hal yang sepele. Kita dapat menghasilkan uang dengan menjual karya tulisan kita dalam bentuk novel, komik cerpen dll. Selain itu kita akan lebih terkenal ketika tulisan kita diterima di masyarakat. Bekerja sambil menyalurkan bakat dan hobi adalah hal yang menyenangkan. Hal ini tentu dapat kita dapatkan dengan menulis.

 

Menulis Sebagai Ajang Mengekspresikan Diri

Salah satu fakta menarik tentang menulis adalah kita dapat mengekspresikan diri kita kedalam tulisan. Menulis setiap hari dengan tema bebas akan membuat kita menggali apapun yang ada di dalam pikiran yang kita rasakan. Dengan menulis kita bisa mengungkapkan perasaan kita yang sedang kita alami saat itu. Ketika kita senang atau sedang jatuh cinta kita dapat menuliskan nya kedalam tulisan. Sebaliknya, jika kita sedang sedih atau mengalami masalah, daripada dipendam lebih baik mengekspresikan nya kedalam tulisan. Hal ini efektif untuk menghilangkan stres. Sehingga kesehatan fisik dan mental kita akan lebih terjaga dan beban yang ada di dalam pundak kita akan terasa lebih ringan karena emosi yang yang ada di kepala kita telah kita luapkan kedalam tulisan.

 

Menulis Sebagai Media Pembelajaran

Fakta terakhir tentang menulis adalah, menulis merupakan media yang tepat untuk belajar. Belajar bukan hanya mendengar dan membaca. Namun, Dengan menulis secara otomatis mendorong kita untuk menyerap danmenggali informasi sebanyak-banyak nya sebagai referensi tulisan kita. Secara tidak sadar kegiatan inilah proses belajar yang sedang kita jalani. Mencari dan mengumpulkan informasi membantu mengembangkan diri dan kemampuan kita untuk mengembangkan ide-ide dan kreativitas yang baru.

Menulis adalah media komunikasi kita dengan orang lain, media untuk menyampaikan apa yang kita inginkan, menyebarkan apa yang kita gagaskan dan mengajak orang lain serta menggiring mereka untuk ikut berfikir dan berkembang. Dengan menulis, kita bisa membuat orang menangis, terharu, tertawa tersenyum dan ikut merasakan apa yang kita rasakan. Secara tidak langsung tulisan kita dapat mengajak orang lain untuk ikut merasakan apa yang kita rasakan dan membantu mereka untuk mengekspresikan diri mereka.(M-02/Reka Marsaulina Panggabean)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *