Alternatif Berlatih Menjadi Penulis

  • Whatsapp

 

Berlatih Menulis
Berlatih Menulis

 

Read More

Di Indonesia, terdapat sebuah profesi yang cukup berpengaruh namun tidak tertuliskan di KTP, ialah penulis. Profesi itu tidak pernah dituliskan sebab dianggap bukan merupakan pekerjaan tetap, padahal banyak yang menjadikan profesi tersebut sebagai profesi yang menjanjikan bahkan hingga membawanya pada kesuksesan. Hakikatnya, menjadi penulis bukanlah hal yang mudah, setiap orang harus memiliki ketertarikan terlebih dahulu pada dunia tulis menulis sekaligus memiliki kemampuan untuk mempelajarinya. Sejatinya, menulis bukanlah keahlian yang dibawa lahir tetapi keseringan melatihlah yang membuat seseorang pandai menulis meskipun tak jarang orang lain memiliki kelebihan dalam merangkai kata-kata.

Menjadi penulis memang bukanlah hal yang mudah, banyak orang yang menulis berdasarkan ketertarikan dan ilmu yang telah ditekuninya, seperti misalnya seorang guru yang akhirnya menulis sebuah buku tentang bagaimana menghadapi murid di sekolahnya begitu pun misalnya seorang ahli agama yang menuliskan buku-buku dengan tema religi, dan seterusnya. Seorang penulis ialah orang yang tahu apa yang harus ia tuliskan tanpa harus menduplikat karya orang lain. Untuk menjadi penulis, satu syarat yang harus dipenuhi adalah kesukaan dalam membaca karena seorang penulis tidak hanya dituntut untuk menjadi penulis yang baik tetapi juga pembaca yang baik agar kualitas tulisannya semakin bertambah.

Dalam menulis, hal yang paling sulit adalah ketika ingin memulai. Terutama bagi mereka yang baru pertama kali terjun di dunia kepenulisan, rasa takut dan tidak percaya diri lantas menjadi sesuatu yang paling menakutkan. Namun, tahukah kamu bahwa ketakutan yang terlalu berlebih sama dengan menyerah sebelum berperang. Karena itu berlatih dan terus lah berlatih untuk menghasilkan tulisan terbaik. Ada beberapa poin yang dapat kamu lakukan ketika ingin berlatih menjadi penulis, yakni sebagai berikut:

  1. Latihan menulis buku harian dan blog

Zaman dulu, buku harian/diary selalu menjadi teman paling baik dan nyatanya hal tersebut mampu membuat orang-orang untuk ingin selalu menulis setiap harinya. Namun seiring perkembangan teknologi, kebiasaan menulis diary pun menjadi terlupakan sehingga kini perannya digantikan dengan blog. Memang benar, blog tidak sama dengan diary karena blog bisa diakses banyak orang sementara diary hanya untuk konsumsi secara pribadi. Tetapi tidak ada salahnya menuliskan catatan harian ke dalam blog karena selain mudah, kamu juga bisa meminta bantuan orang lain dalam hal menilai kualitas tulisanmu. Semakin banyak kamu menulis maka kualitasnya juga akan semakin meningkat dan jangan ragu untuk meminta pendapat pembacamu ya.

 

  1. Mengikuti workshop kepenulisan

Belajar menulis secara otodidak terkadang tidak bisa menjadi solusi yang paling baik, karena sejatinya seorang penulis juga butuh ilmu baru yang mungkin tidak bisa didapatkannya di buku maupun internet melainkan dengan cara mengikuti workshop. Setiap orang memang memiliki gaya tulisan sendiri tetapi setiap orang juga perlu memahami bagaimana teknik penulisan yang baik dari orang lain terutama dari orang yang lebih ahli di bidangnya.

 

  1. Membaca

Membahas tentang latihan menulis, bukan berarti kamu harus terus-terusan menulis tetapi kamu juga harus menyediakan waktu untuk membaca baik itu membaca novel, buku pelajaran maupun artikel di media, tergantung dari jenis tulisan yang ingin kamu kuasai. Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan sehingga kelak dapat membuat ide dan gagasan mu bertambah luas, begitu pun dengan kualitas tulisan yang kamu hasilkan.

Nah, sudah siap menjadi seorang penulis. Beberapa alternatif berlatih harus terus kamu lakukan untuk menjadi penulis dengan kualitas tulisan terbaik. ***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *