6 Cara Agar Sukses di Tanah Rantau

  • Whatsapp
Anak Rantau
Anak Rantau

 

Anak rantau adalah sebutan bagi orang yang sedang menjalani kehidupan jauh dari rumah asal dan keluarga. Di Indonesia, merantau ke negeri orang merupakan budaya yang sudah melekat pada masyarakat. Orang Sumatera merantau ke Jawa, orang Jawa merantau ke Kalimantan atau Sulawesi, itu semua dilakukan dengan harapan sukses dan mendapatkan hidup yang lebih baik lagi. Berbagai pengalaman dan pelajaran bisa di dapat saat kamu berani meninggalkan kampung halaman, dengan pergi merantau ke negeri orang.

Read More

Namun, merantau bukanlah suatu jaminan untuk hidup sukses. Merantau untuk bekerja atau merantau untuk melanjutkan pendidikan bukanlah suatu perkara yang mudah. Banyak hal yang harus dipersiapkan dan dipikirkan matang-matang sebelum menjadi anak rantau. Di tempat tujuanmu untuk merantau, telah menanti banyak tantangan yang harus bisa kamu hadapi. Keputusanmu selanjutnyalah yang akan mengubah arah hidupmu. Jika tidak punya persiapan yang matang, merantau malah dapat menjadi memperparah hidupmu. Agar tak salah dalam melangkah, berikut terdapat beberapa tips sukses di tanah rantau.

 

  1. Merantau dengan Alasan yang Kuat

Sebagai tempatmu tumbuh dan dibesarkan, rumah dan tanah kelahiran menjadi satu hal penting dalam hidup dan punya posisi istimewa dihati. Disanalah pertama sekali kamu menemukan yang namanya keluarga, teman, sahabat, dan kenalan-kenalan lainnya. Tempat kelahiran itu jugalah merupakan suatu tempat yang paling kamu kenal, yang paling kamu tahu semua seluk beluknya.

 

Bayangkan kamu akan meninggalkan tempat yang penuh dengan sejarah itu, mungkin jika bukan karena tuntutan sekolah atau tuntutan pekerjaan, kamu pasti akan tetap memilih tinggal disana. Oleh karena itu, pikirkan matang-matang sebelum meninggalkan kampung halaman. Apakah kampus yang kamu tuju adalah kampus yang berkualitas ? Apakah pekerjaan yang ingin kamu ambil adalah pekerjaan yang menjanjikan untuk memperbaiki hidup? Jika memang pada akhirnya merantau adalah keputusan terakhir, maka bertanggungjawablah untuk itu. Yakinlah bahwa kamu akan meraih sukses ditempat barumu nanti.

 

  1. Persiapan yang Matang

Merantau bukanlah seperti liburan yang hanya singgah satu atau dua minggu. Jangan samakan liburan dengan merantau, karena keduanya sudah sangat pasti berbeda jauh. Di tempat perantauan kamu bisa tinggal bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Di perantauan juga bukan tempat untuk menikmati tempat-tempat wisata, atau tempat hiburan lainnya, melainkan untuk belajar dan bekerja untuk kehidupan yang lebih baik. Sehingga, jika ingin merantau ke suatu daerah, terlebih dahulu pastikan bahwa kamu mengetahui informasi tentang daerah tersebut, seperti jalan-jalan yang terdapat disana, tempat-tempat dan nomor telepon penting.

 

Setelah itu, mulailah untuk memperhitungkan berapa biaya hidup selama tinggal  disana. Jika kamu seorang mahasiswa, perhitungkan berapa biaya yang akan kamu gunakan sampai kembali lagi ke kampung halaman. Jika kamu pekerja, perkirakan antara pengeluaran dan gaji yang kamu terima.

 

  1. Mampu Beradaptasi dengan Lingkungan

Kemampuan beradaptasi cepat dengan lingkungan salah satu kunci sukses untuk tinggal di perantauan karena dengan dengan cara ini, kamu bisa bertahan di suatu daerah. Perbedaan antara tempat lama dan  tempat baru mungkin membuat kamu kaget. Kamu harus bisa beradaptasi, tahu bagaimana bersikap dan menjaga perkataan. Kamu harus menunjukkan kesan yang baik terhadap mereka yang baru mengenalmu. Terlebih kamu adalah orang baru di lingkungan tersebut.

 

  1. Mempunyai Saudara yang bisa Dimintai Bantuan

Tinggal sendiri di negeri orang, jauh dari keluarga dan orangtua tentunya memiliki resiko. Saat tinggal di rumah mungkin kamu akan mengabaikan kesehatanmu, karena pada prinsipnya bakalan ada keluarga yang menolong jika sakit ataupun saat butuh bantuan lainnya. Sementara, hidup sendiri di perantauan, semua yang dilakukan harus dipikirkan matang-matang. Kesehatan yang menjadi kunci utama harus dijaga. Siapa yang akan merawat kamu jika kamu jatuh sakit ? Siapa yang akan menolong jika kamu tertimpa oleh masalah ? Merantau memang akan menempamu menjadi orang yang lebih berhati-hati dalam segala hal.

 

Sebagai langkah utama dalam mengantisipasi semua yang terjadi, pastikan bahwa kamu memiliki saudara atau keluarga yang bisa dimintai bantuan. Orang-orang seperti ini sangat dibutuhkan pada saat kamu dalam kondisi yangdarurat atau mendesak.

 

  1. Hidup Hemat

Semua orang sebenarnya harus menerapkan pola hidup hemat, namun ini menjadi hal yang wajib bagi para perantau. Bagi mahasiswa, hidup berhemat berarti harus menyisihkan sebagian dari uang jajan yang dkirim oleh orangtua. Sementara, bagi para pekerja harus selalu memastikan bahwa pengeluaran tidak pernah lebih besar dari penghasilan atau gaji yang kamu peroleh. Menyisihkan uang untuk ditabung merupakan suatu hal yang tidak boleh terlewatkan. Dengan menabung berarti kamu telah mempersiapkan materi untuk segala sesuatu yang mungkin terjadi, karena itu merupakan dana cadangan dimana sewaktu-waktu akan membutuhkan dana untuk hal-hal yang mendesak.

 

  1. Bersikap Ramah, Sopan, dan Baik

Sebagai pendatang baru, kamu tentunya harus bersikap ramah terhadap sesama di tempat barumu. Dengan sikap yang ramah, sopan, dan baik kamu akan lebih mudah dekat dengan orang-orang disekitarmu. Hal itu juga memungkinkan kamu disukai oleh banyak orang. Hanya dengan senyum, orang-orang sekitar akan menilai bahwa kamu adalah pribadi yang menyenangkan.

Sebagai anak rantau, kamu harus menerapkan hal-hal diatas. Jika keputusan untuk merantau adalah keputusan terakhir, semoga kamu sukses di tempat yang baru. Hidup dengan jatuh bangun di negeri orang merupakan suatu hal yang biasa. Raihlah kesuksesanmu tunjukkan bahwa kamu bisa sukses dengan hidup sendiri. Semangat buat para pejuang mandiri.***(CM-Ist/Katri Hutabarat)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *