5 Kepala Negara Wanita Di Dunia

  • Whatsapp
Park Geun-hye - Foto : www.businesskorea.co.kr
Park Geun-hye – Foto : www.businesskorea.co.kr

 

Stigma yang mengatakan jika wanita lebih lemah daripada pria nyatanya di zaman sekarang ini tak lagi seutuhnya benar, pasalnya beberapa wanita mampu untuk melampaui pencapaian kaum adam bahkan dalam urusan memimpin sebuah negara. Tentu saja hal tersebut merupakan awal dari kesetaraan gender yang tidak lagi perlu menjadi pertimbangan. Siapa-siapa saja kah mereka, wanita yang mampu mengalahkan ribuan pria dalam perebutan kursi sebagai seoprang kepala negara? Berikut ini adalah 5 diantaranya.

Read More

 

Park Geun-hye

Ia merupakan Presiden pertama negara dengan julukan Negeri Gingseng yaitu Korea Selatan yang berasal dari kaum wanita. Pada 25 Februasri lalu ia bersumpah dalam acara pelantikannya di gedung parlemen, Majelis Nasional di Ibukota Seoul.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Anda semua untuk mempercayakan misi bersejarah ini kepada saya. Saya juga berterima kasih kepada Presiden Lee Myung-bak, mantan Presiden dan pejabat yang datang dari luar negeri untuk menghadiri kesempatan ini,” terang Ibu Negara itu di hari yang sangat bersejarah menyampaikan dalam pidatonya

Park Geun-hye berhasil memperoleh lebih dari setengah yakni dengan jumlah total 52% suara dalam pemilu kala itu.

 

Dilma Rousseff

Wanita ini terpilih sebagai presiden Brasil pada 1 November 2010, Rousseff menjadi presiden wanita pertama Brazil ketika memasuki usianya yang ke 62 tahun. Dalam kampanyenya ia berjanji untuk melanjutkan kebijakan dalam pertumbuhan ekonomi yang kuat yang telah dipupuk selama beberapa tahun.

Dalam pemilihannya harus dilakukan dengan dua putaran sebab, putaran pertama walaupun Rousseff  sudah unggul tipis yakni 47% suara sementara sang lawan 46% namun tak ada diantara mereka yang mampu melebih 50%.

 

Megawati Soekarnoputri

Indonesia tak mau ketinggalan untuk menorehkan sejarah pada pemerintahahnnya, tepatnya pada 23 Juli 2001 Megawati berhasil memenangkan pemilu sekaligus menjadi presiden ke 5 dalam sejarah kepresidenan dan juga presiden pertama Tanah Air. Megawati meneruskan pencapaian sang ayah yakni Ir. Soekarno yang merupakan presiden pertama RI dan proklamator kemerdekaan.

 

Bidhya Devi Bhandari

Pada priode 2009 sampai dengan 2011 ia merupakan menteri pertahanan Nepal. Kemudian di tahun selanjutnya karir melonjak dengan menempati kursi kepala negara, iapin berjanji akan mengedepankan hak-hak kamu minoritas dan wanita di negaranya.

Ribuan karangan bunga dan syal dari para pendukungnya mewarnai perayaan dilantikanya Bidhya Devi Bhandari sebagai seorang yang menjabat sebgai presiden wanita pertama di Nepal.

 

Joyce Banda

Mangkatnya Bingu wa Mutharika sebagai seorang Presiden Negara Malawi karena serangan jantung membuat sang wakil yaitu Joyce Banda naik menjadi kepala negara. Dengan mengedepankan hak-hak perempuan, ada Hari Sabtu, 7 April 2012 ia pun dilantik di Ibukota Malawi yakni Lilongwe.

Majunya seorang Joyce Banda menjadi presiden wanita pertama Malawi memberikan harapan kepada masyarakat di negara kecil dan miskin itu. Joyce Banda ternyata juga mendapat banyak sekali dukungan pada proses pengankatannya sebagai kepala negara, setidaknya ada 20 anggota dewan pemerintahan Malawi menyatakan secara terang-terangan dukungan mereka terhadap Joyce Banda.

Itulah beberapa wanita yang berhasil menahkodai sebuah negara, tentunya segala pencapaian mereka tak didapat dengan mudah melainkan menggunakan semangat serta kerja keras. Tak peduli Anda seorang wanita ataupun pria, kesuksesan dalam hal mencapai puncak tidak dinilai dari situ. Melainkan lewat usaha dan sifat pantang menyerah tanpa peduli siapa lawan yang terpenting adalah membulatkan tekad.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *