Samgyetang, Makanan Korea di Musim Panas

  • Whatsapp
Samgyetang, Makanan Korea di Musim Panas
Samgyetang, Makanan Korea di Musim Panas

 

Musim panas identik dengan terik matahari yang begitu menyengat, maka tak heran disaat hari sedang panas-panasnya banyak orang akan membelanjakan uangnya untuk membeli miumnam segar atau es krim demi mendinginkan atauapun menyejukkan badan. Bagi sebagian masyarakat dunia, kondisi tersebut terdengar cukup wajar karena  saat panas tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan sehinggu butuh penggantinya. Namun, tidak demikian dengan mayoritas masyarakat Korea, mereka lebih suka mengkonsumsi makanan yang hangat pula dan Samgyetang adalah yang paling banyak diminati.

Read More

Samgyetang adalah sup asal Korea yang didalamnya terdapat campuran ayam dan juga ginseng serta beberapa campuran bahan-bahan masakan sederhana lain seperti jahe, bawang putih, daun bawang, kacang cemara dll, uniknya adalah ayam yang digunakan berukuran satu ekor utuh yang juga diisi beras ketan pada bagian perutnya. Semua bahan makanan direbus dalam satu panci termasuk ayamnya dengan aktu kira-kira 2 sampai dengan 3 jam hingga ayam menjadi empuk dan dagingnya tak melengket ditulang. Menyantapnya pun akan lebih nikmat dengan tambahan taburan garam, merica dan juga kimchi.

Selain rasanya yang nikmat dilidah orang Korea, makanan ini juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh dalam mengobati berbagai macam penyakit. Hal itu dikarenakan kandungan protein dan mineral dalam satu ekor ayam sangatlah banyak, apalagi selama perebusan juga dimasukkan tanaman obat, khasiatnya pasti akan lebih terasa. Di negara asalnya sop ini begitu banyak penjualnya karena masing-masing dari mereka memiliki resep yang berbeda-beda dan menjadi rahasia para pedagang. Biasanya makanan ini dipasangkan degan anggur ginseng sebagai minumannya.

Namun, apa yang membuat samgyetang semakin digemari ketika datangnya musim panas, sementara makanan ini sendiri disajikan saat masih hangat? Orang Korea berpikir dengan sudut pandang serta cara yang berebeda dalam menanggapi cuaca panas. Bagi mereka kita tak harus melawan api dengan api, dalam kata lainnya adalah mereka berusaha untuk menyamakan diri dengan cuaca, karena menyantap hidangan yang dingin mungkin akan lebih menggiurkan namun itu hanya akan mendinginkan bangian tertentu saja, sementara yang lainnya tetap panas. Banyak orang percaya jika sehabis memakan samgyetang maka tubuh pun serasa mendapatkan energi kembali setelah lelah satu harian bekerja.

Samgyetang sejak awal adalah sebuah sup ayam muda yang dimasak dengan mencampurkan bahan-bahan lain untuk menambah cita rasa, serta beras ketan yang dimasak bersamaan dengan ayam, yakni memasukannnya kedalam isi perut ayam. Rempah-rempah sebagai campuran bumbu juga sangat menentukan bagaimana rasa masakan ini namun yang paling pokok adalah ginseng, daun bawang dan juga bawang putih.

Namun walaupun menyehatkan, faktanya makan ini juga memiliki jumlah kalori yang tinggi, jika dirata-ratakan terdapat 1000 kalori dalam satu porsi samgteyang. Jadi, bagi yang sedang dalam program penurunan berat badan atau tak ingin pinggulnya melebar maka tak disarankan untuk memakan masakan khas negeri ginseng ini.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *