IBX5A49C9BC313D6 Menikmati Kopi Layaknya Keluarga di Omerta Koffie - Cerita Medan

Menikmati Kopi Layaknya Keluarga di Omerta Koffie

Omerta Cafe
Omerta Coffee

 

Omerta adalah aksi kekeluargaan yang mengahruskan setiap anggotanya untuk  tutup mulut untuk tidak membocorkan rahasia atapun suatu kasus, biasanya digunakan dikalangan mafia sisila. Ini menjadi kode yang sudah ada sangat lama, hukuman bagi pelanggar omerta pun sangat kejam. Pelanggar akan di hukum mati dan kehilangan kehormatan yang berlaku untuk keluarga serta orang-orang terdekat. Sangat mengerikan. Omerta juga diangkat dalam novel terkenal kalangan Mario Puzo.

Bertempat di Jalan Wahid Hasyim No. 9 Medan, omerta berarti kedai kopi. Adalah Denny Sitohang, pemilik dari coffee shop tersebut. Nama omerta disematkan Denny karena terinspirasi dari novel Mario Puzo, menurutnya omerta dengan kopi memiliki hubungan yang erat. Kata omerta biasa digunakan oleh mafia asal Italia dan orang-orang Italia kuat akan budaya minum kopi. Budaya sama yang ingin ditularkan pada Kota Medan. Lebih dari itu Denny ingin menerapkan budaya omerta tapi dengan maksud yang berbeda yakni agar kita lebih banyak bekerja dan tidak banyak bicara. Dari pemberian nama dan alasan tersebut Denny terlihat sangat mengerti akan berkembang seperti apa coffee shop milikinya.

Coffee shop yang dibuka pada tahun 2011 ini di desain sangat sederhana namun bergaya klasik dengan adanya beberapa barang tua. Hampir seluruh properti yang digunakan seperti meja dan kursi berbahan dasar kayu, untuk mejanya cukup unik karena menggunakan pijakan mesin jahit pada bagian tengah yang bisa digoyangkan dengan kaki. Lokasinya yang teduh dengan banyak pepohonan menjadikan Omerta tempat yang tepat untuk menikmati secangkir kopi di sore hari.

Suasana Omerta Cafe
Suasana Omerta Koffie

 

Bagi para penikmat kopi khususnya yang berada di Kota Medan pastinya cukup familiar dengan tempat ini. Sebagai tempat nongkrong, Omerta dinilai cukup idealis hal ini bukan tanpa dasar pasalnya banyak sekali tempat-tempat ngopi lainnya juga mengedepankan menu-menu diluar kopi yang bertujuan meraup keuntungan lebih besar sehingga suasana untuk menikmati kopi tidak terlalu didapat. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut karena dalam bisnis keuntunganlah yang paling dicari. Namun, Omerta adalah salah satu tempat ngopi yang tetap mengedepankan kopi tersebut sebagai ciri khasnya, walaupun juga menyajika menu lain tapi  suasana di tempat ini begitu kental dengan nuansa kopi.

Untuk kopi yang disajikan Omerta memiliki beberapa pilhan seperti Sidikalang, Toraja, Gayo, luwak dan masih banyak lagi tapi kopi yang disediakan juga akan berganti setiap minggunya tergantung dengan pemasukan. Proses pun dilakukan secara manual mulai dari menyangrai biji kopi hingga menyeduhnya semua dilakukan ditempat ini. Omerta sangat menjaga kualitas dari kopinya baik dari rasa dan penyajian, biji kopinya pun sangat diperhatikan kesegarannya. Sampai saat ini pelanggan di coffee shop ini terus bertambah dan ada juga pelanggan tetap yang akan sering kita jumpai saat berada disini. Dari hal tersebut, Denny Sitohang sudah berhasil membudayakan kopi seperti tujuannya.

“Bagi saya Omerta berbeda dengan kedai kopi lain, disini kopinya enak dan banyak macamnya. Disini pun saya bisa ketemu dan kenal banyak orang dari berbagai latar belakang, ngomongin ini dan itu kayak keluarga” tutur Syaid salah seorang pelanggan tetap di coffee shop ini.

Tidak hanya menikmati kopi para pelanggan juga dapat berdiskusi segala hal tentang kopi kepada sang pemilik Denny Sitohang yang sudah paham betul dengan cara proses dan penyajian kopi tersebut. Harga yang dibandrol cukup terjangkau untuk secangkir kopi dengan kualitas terbaik, mulai dari Rp 17.000 sampai Rp 25.000. Buka Senin-Sabtu pukul 13.00 – 00.00 WIB, Omerta sangat direkomedasikan untuk para penikmat kopi dengan suasana ngopi dan cita-rasa yang pas. ***(CM-3/Rio Khairuman)

KOMENTAR

BACA JUGA