Kenali Tanda-Tanda Demensia Sejak Dini

  • Whatsapp
Kenali Tanda-Tanda Demensia Sejak Dini
Kenali Tanda-Tanda Demensia Sejak Dini

 

Setiap orang pasti memiliki sifat pelupa  didalam dirinya. Pikun tidak hanya menyerang seseorang yangs sedang lanjut usia, usia muda pun nyatanya rentan mengalami kepikunan. Gangguan Pikun ataupun Penyakit Demensia disebabkan oleh kerusakan sel-sel otak yang berfungsi kognitif dan mental, dan berlangsung secara progresif yang mengakibatkan gangguan berpikir, mengingat, mental, emosi dan perilaku. Mengenali gejala atau tanda-tanda awal seseorang di sekitar kita terkena demensia sebenarnya bermanfaat untuk memberikan pertolongan dini pada pasien sekaligus memperlambat keparahan. Sebagai masyarakat awam, Sebaiknya mulai mengenali tanda-tanda sifat pelupa. Inilah adalah beberapa faktor munculnya sifat pelupa di dalam diri:

Read More

 

  1. Sulit berkomunikasi

Kesulitan berkomunikasi adalah indikator awal lain dari demensia. Contoh sederhana dalam poin ini adalah sulitnya seseorang mengungkapkan perasaan dengan orang lain terhadap masalah yang dialaminya. Parahnya lagi, saat mengalami gangguan ini seseorang juga akan lebih kesulitan berkomunikasi dengan orang yang tidak di kenal. Hal ini juga akan berpengaruh dengan pergaulan orang tersebut.

 

  1. Bingung dalam mengambil keputusan

Seseorang yang terkena demensia biasanya kesulitan dalam membuat keputusan yang tepat dan membuat suatu penilaian. Misalnya saja, mereka yang sedang mengalami kelupaan di paksa langsung untuk mengambil keputusan disaat yang bersamaan. Ini adalah hal yang paling sulit bagi mereka. Mereka akan merasa tertekan dengan keputusan yang dipaksa. Kapasitas berpikir seseorang mulai memburuk dengan terjadinya demensia, dapat dilihat pada penilaian seseorang dan kemampuan logis.

 

  1. Moody

Perubahan suasana hati dan menjadi semakin tertekan, curiga, takut atau cemas juga bisa menunjukkan demensia. Depresi ringan adalah gejala umum yang sering dialami orang-orang dengan diagnosis demensia. Lucunya lagi, depresi yang ditimbulkan hanya disebabkan oleh hal-hal yang kecil saja. Perubahan mood ternyata mempengaruhi kepribadian yang juga berdampak pada lingkungan sekitar.

 

  1. Sering Bingung

Kebingungan tidak hanya melanda orang yang mengidap Demensia. Salah satu tindakan yang sering dilakukan oleh pelupa adalah kebingungan. Selama tahap awal, seseorang mungkin sering menunjukkan tanda-tanda kebingungan serta kurangnya konsentrasi. Karena kehilangan memori dan kesulitan dengan komunikasi, kebingungan muncul. Kebingungan dapat terjadi ketika mengingat waktu dan tempat baru.

Selain itu, kebingungan akibat lupa dengan apa yang dilakukannya juga sering dilakukan semua orang. Misalnya lupa meletakkan benda yang dipegang, lupa mengingat nama orang, dll. Waspadai hal kecil ini agar dapat di cegah untuk menghidari gangguan ingatan lebih dalam lagi.

 

  1. Disorientasi

Menurut kamus kedokteran, Disorientasi adalah kehilangan daya untuk mengenal lingkungan, terutama yang berkenaan dengan waktu tempat dan orang. Biasanya gejala awal Demensia juga ditandai dengan sulitnya bergaul dengan lingkungan terentu. Disorientasi juga berpengaruh dalam nilai dan norma seseorang. Contohnya, individu semakin bersifat individualis.

Sesuatu yang dicegah memang lebih baik dari pada mengobati termasuk dalam hal kelupaan. Sifat pelupa sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama karena menyangkut dengan kesehatan tubuh. Membiarkan diri menjadi pelupa juga akan berdampak merugikan tubuh. Nyatanya, menjadi pelupa adalah hal yang paling menyebalkan. Mengingat juga membutuhkan tenaga karena berpengaruh dengan sistem kerja otak.

Selain itu, mengkonsumsi makanan yang sehat juga berpengaruh dalam pencengahan gangguan Demensia. Hilangkan juga kalimat “maklum lupa” didalam aktivitas sehari-hari karena jika di biarkan akan berbahaya bagi tubuh dan kehidupan. ***(CM-01/Dela Aria Dahaka)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *