Jangan Sampai Kebohongan Anak Karena Orangtua

  • Whatsapp
Anak Berbohong
Anak Berbohong

Disaat jaman semakin berkembang, disaat itulah dibutuhkan peran orang tua dalam mendampingi setiap gerak gerik anaknya terutama anak yang  sedang beranjak remaja. Anak yang sedang beranjak remaja adalah anak yang sedang mencari jati diri. Anak remaja patutlah diwaspadai karena setiap langkah yang diambil mereka belum bisa membedakan baik ataupun buruknya. Entah bagaimana cara mereka mempercayai apa yang mereka lihat ataupun didengar. Sebagian orang tua mengerti jika kebohongan adalah hal yang wajar terjadi pada diri anak namun tidak semua kebohongan anak dapat diwajarkan oleh orang tua. Berprilaku jujur wajiblah di biasakan mulai dari kecil oleh orang tua. Walaupun hal terkecil yang membuat kejujuran itu menyakitkan.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi seorang anak berbohong terhadap orang tuanya, yaitu:

Read More

Rasa takut

Rasa takut adalah faktor utama anak berbohong kepada orangtua. Dan setiap anak memiliki rasa takut yang berbeda. Apabila orangtua pernah memarahinya ataupun pernah memberikan hukuman kepada anak yang melakukan kesalahan maka itu menjadi traumatik sendiri untuk anak dalam mengatakan kejujuran kepada orangtuanya. Tetapi ada beberapa sifat anak yang wajib dikenali oleh para orang tua. Ada beberapa anak yang memiliki type jujur dalam segala hal tapi rasa takut yang ia miliki lebih besar dari pada rasa jujur yang ia punya.

 

Meniru

Faktor ini wajib diwaspadai kepada orang tua yang merupakan orang terdekat dilingkungan anak yang sedak beranjak remaja. Anak merupakan cerminan dari orang tuanya. Pikiran anak sangatlah rentan terhadap kejadian yang terjadi disekitarnya. Jika sebagai orang tua tidak bisa bertindak baik dihadapan anaknya otomatis itu menjadi pertimbangan psikologis anak tersebut.

Contohnya, jika orang tua berbohong kepada anaknya sendiri ataupun berbohong dihadapan orang lain mereka mungkin mengira berbohong itu sebagai kebutuhan yang di sahkan. Dalam hal ini dimaksudkan seorang anak mengira jika berbohong bisa mendapatkan apa yang diinginkan kenapa tidak dilakukan. Kenapa orang dewasa bisa lantar seorang anak kecil ataupun anak remaja tidak  diperbolehkan.

 

Kurang perhatian/selalu ingin dipuji

Tidak hanya terjadi pada anak namun juga terjadi pada orang dewasa. Rasa ingin dipuji serta menutupi kekurangan diri sendiri juga menjadi faktor seseorang berbohong. Sikap cuek dan tidak peduli orang tua terhadap anak juga pemicu anak ingin diperhatikan dengan cara berbohong. Jangan biarkan anak terpaksa berbohong hanya demi dipuji oleh orang lain. Factor ekonomi agar dilihat lebih dari orang-orang sekitarnya juga pemicu seorang anak berbohong. Berbohong masalah ekonomi juga salah satu alasan agak seorang anak tersebut bisa selalu dipuji oleh orang sekitarnya terutama dikalangan teman yang lebih diatasnya.

Ada beberapa kebohongan yang baik namun memang pada dasarnya semua kebohongan memang bukanlah sesuatu yang baik. Tidak semua anak bisa berjalan dengan kehidupannya tanpa orang-orang pendampingnya terutama peran orang tua. Mengajak anak untuk bersikap jujur haruslah direalisasikan oleh setiap orangtua guna menumbuhkan kebiasaan positif dalam kejujuran. Jika sebagai orang tua memberikan hukuman kepada anak yang sedang berbohong, ada baiknya juga memberlakukan sebuah tindakan apresiasi kepada anak yang mau bersikap jujur.

Sebagai seseorang yang sedang mencari jati diri dengan cara menirukan apa yang dilihat dan didengar, ada baiknya peran orang tua harusnya diperhatikan dalam mengikuti perkembangan anaknya. Mungkin sesuatu yang kecil tanpa orang tua sadari menjadi factor anak dalam berbohong.

Anak yang sedang beranjak remaja memang sangat memerlukan peran orang tua. Apalagi anak yang sedang mengalami pubertas. Ada baiknya orangtua menjadi tempat ternyamannya dalam mencurahkan isi hati. Tidak melarang namun hanya mengarahkan anak tersebut dalam menjalani puberitas anak agar orang tua terhindar dari kebohongan dini yang dilakukan anak terutama anak yang sedang memasuki masa remaja.

Tidak hanya dalam hal menyukai lawan jenis, namun orang tua patutlah menjadi teman curhat setiap keluh kesahnya dalam mencari jati diri. Bukan alasan anak menjadi pembohong jika berasal dari lingkungan terdekatnya apalagi orang tua. Dalam segi apapun peran orang tualah yang menjadi factor pendorong anak dalam perkembangannya terutama bersikap jujur dan bertanggung jawab terhadap apa yang mereka alami.***(CM-03/Rio Khairuman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *