Jangan Abaikan Hal Sepele Penyebab Otak Mengecil

  • Whatsapp

Jangan abaikan hal sepele penyebab otak mengecil. Mungkin itu pesan yang bisa disampaikan dalam artikel Cerita Medan kali ini. Banyak hal sepele yang orang sering mengabaikannya, salah satunya yakni sarapan.

Read More

Tidak sarapan berpengaruh pada fungsi otak. Karena, sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut.

Selain itu juga, tingkat emosi yang tidak bisa dikontrol juga bisa mempengaruhi perkembangan otak. Karena terlalu emosi, bisa membuat pembuluh darah mengalami pengerasan. Bila pengerasan itu terjadi di pembuluh darah otak, kemampuannya akan menurun hingga akhirnya ukuran otak mengecil.

Namun, terlalu banyak gula di dalam darah juga mempengaruhi penyerapan protein sehingga pertumbuhan otak terhambat.

Merokok juga merupakan faktor mengecilnya otak, karena beberapa penyakit yang disebabkan oleh proses penuaan bisa dipercepat oleh racun-racun di dalam asap rokok. Alzheimer atau salah satu jenis kepikunan merupakan satu di antaranya.

Hal sepele penyebab otak mengecil juga bisa terjadi bila kurang istirahat. Karena itu kualitas tidur harus sangat diperhatikan, untuk menjaga sel-sel otak agar tidak cepat mengalami kerusakan. Namun, kondisi tidur dengan kepala ditutup bantal juga berarti menghalangi pertukaran udara, sehingga gas buang karbon dioksida terhirup kembali ke paru-paru. Ruangan untuk menampung oksigen akhirnya berkurang, sehingga tidak bisa didistribusikan dengan maksimal ke otak.

Otak perlu diistirahatkan saat tubuh sedang sakit. Sebab, kalau Anda terus memaksakan untuk berpikir keras saat sakit, hal tersebut tentunya akan membuat otak Anda bekerja semakin tidak efisien dan akhirnya cepat rusak.

Pengaruh yang lainnya penyebab otak mengecil karena adanya polusi udara. Untuk bisa bekerja dengan optimal, otak butuh suplai oksigen yang cukup dari udara pernapasan. Polusi udara terutama gas karbon monoksida bisa membajak fungsi sel-sel darah merah dalam mendistribusikan oksigen, sehingga fungsi otak mengalami gangguan.

Perlu menjadi pertimbangan juga bahwa, kondisi diri dimana Anda jarang berkomunikasi dengan yang lain, itu diperlukan agar otak tidak cepat tumpul dan sel-sel di dalamnya tidak berkembang jika jarang digunakan untuk berdiskusi dan saling bertukar pikiran. Untuk hal mudahnya, Membaca buku dan mempelajari hal baru merupakan beberapa contoh rangsangan untuk menjaga otak tetap tajam, sehingga lebih awet sampai lanjut usia dan mengurangi penyebab terjadinya otak mengecil.

Kalau menurut penulis, aktivitas dijejaring media sosial juga dapat membantu menjaga kondisi otak untuk tetap mendapat rangsangan yang cukup untuk aktifitas kerja jaringan saraf di otak. Namun jangan berlebihan dalam waktu Onlinenya. Karena, kecanduan gadget juga ganggu waktu tidur.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *