Buru-buru Menikah Muda, Tak Baik Untuk Wanita

  • Whatsapp

Menikah Muda
Menikah Muda

 

Read More

Menikah menjadi hak untuk setiap pasangan. Tidak ada larangan dan batasan usia bagi mereka, asalkan mereka mampu dan siap untuk kehidupan setelah pernikahan. Sebab menikah bukan soal usia tetapi tentang kematangan dan kesiapan kedua belah pihak. Pada umumnya, usia seorang wanita untuk menikah adalah antara 23-28 tahun karena pada usia ini kematangan organ dan kesuburan wanita untuk menghasilkan keturunan sangat baik. Berbeda dengan pria yang akan terkesan biasa saat menikah pada usia 30-an.

Beberapa menyarankan agar tidak perlu cepat-cepat menikah. Menikah muda butuh banyak persiapan bukan hanya soal material, tetapi mental dan jiwa kamu juga harus dipersiapkan. Seandainya kamu adalah wanita berusia 20 tahun dan masih belum lama lulus dari SLTA. Kehidupan yang masih kamu alami hanya sebatas sekolah. Pergaulan yang kamu rasakan hanya sebatas berteman dengan lingkungan sekolah. Kemudian apa yang akan kamu jadikan sebagai pandangan terhadap kehidupan untuk anak-anak kamu nantinya? Kamu masih terlalu muda untuk hal itu, meskipun calon kamu sudah lebih berumur dibandingkan kamu. Masih banyak hal yang harus kamu persiapkan. Dan juga kamu harus memikirkan resiko apa saja yang akan kamu hadapi jika kamu memutuskan untuk menikah muda.

 

  1. Usia kamu seharusnya menikmati masa muda

Dengan usia kamu yang masih muda, kamu akan kehilangan masa-masa muda jika kamu memutuskan untuk menikah muda. Bukan berarti kamu menjadi tua. Maksudnya adalah, dengan usia semuda itu, seharusnya kamu bisa lebih banyak meraih prestasi. Menjalani berbagai kehidupan, sehingga kamu mendapatkan pengalaman dari kehidupan. Kamu bisa banyak belajar dari pengalaman. Meskipun jika kamu memilih menikah muda kamu tetap bisa mendapatkan pengalaman, tetapi hal ini berbeda dengan kondisi jika kamu belum menikah.

 

Kamu bisa menjelajahi kehidupan bersama dengan teman-teman kamu. Berbeda halnya jika kamu memilih menikah muda, waktu kamu akan dituntut lebih banyak untuk mengurus keluarga dan rumah tangga kamu. Kamu perlu ingat bahwa masa muda hanya sekali dan tidak akan bisa terulang lagi. Masa muda akan menjadi kenangan yang indah buat kamu ketika masa tuamu sudah mulai menghampiri. Maka, nikmatilah masa mudamu selagi masih ada waktu. Karena setiap masa akan ada waktunya.

 

  1. Emosi labil

Rentang usia 20 sampai dengan 23, pemikiran kamu sebagai wanita biasanya masih labil. Kebanyakan wanita pada usia ini belum mengenal dan memegang teguh siapa dirinya dan apa yang menjadi tujuan utama nya. Kamu pasti lebih cenderung mengikuti arus. Bahkan dalam mengambil keputusan, kamu masih penuh dengan keraguan. Jika kamu memilih untuk memutuskan nikah muda, hal ini akan berdampak pada kehidupan kamu nantinya. Karena setelah menikah, kamu akan disibukkan untuk mengurus keluarga kamu. Rutinitas kamu yang baru, bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan seperti rutinitas kamu sebelumnya. Jika pemikiran dan mental kamu belum siap untuk itu, kamu akan mengalami depresi. Bahkan beberapa kasus mengakibatkan adanya perpecahan dalam keluarga.

 

  1. Orang lain terbebani

Kehidupan kamu yang baru dengan aktifitas dan rutinitas yang baru belum tentu bisa kamu atasi sendiri. Usia kamu yang masih dini, kemudian kamu akan mulai mencoba meminta bantuan kepada orang lain. Biasanya kamu akan meminta bantuan dan bimbingan kepada orangtua kamu. Meskipun dia adalah orangtua kamu, tetap saja kamu telah membebani orang lain dalam keluarga kamu. Bahkan tidak jarang, dengan kondisi seperti ini akan terjadi perpecahan antara keluarga kamu dengan orangtuamu. Jika sudah berkeluarga, seharusnya kamu mampu mengatasi segala masalah yang kamu hadapi.

 

Beberapa resiko lainnya juga akan kamu hadapi jika kamu nikah muda. Nikah muda menuntut kamu untuk lebih kerja keras lagi, sementara seharusnya kamu masih bisa bermain dengan teman kamu di usia seperti itu. Sebagai wanita, sudah selayaknya kamu pandai menjaga diri kamu sebelum kamu harus menikah muda tanpa keinginan kamu seperti banyak kasus anak muda sekarang ini. Tetapi, menikah adalah pilihan. Semua berbalik ke kamu jika kamu sudah merasa siap untuk semua resiko, segalanya ada di tangan kamu.***(CM-M03/Grace Pasaribu)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *