6 Kebiasaan Yang Membuat Rindu Kampung Halaman

  • Whatsapp
Kebiasaan yang Membuat Rindu Kampung Halaman - Foto : www.duapah.com
Kebiasaan yang Membuat Rindu Kampung Halaman – Foto : www.duapah.com

 

Sebagai manusia yang ingin terus tumbuh dan mendapatkan pengalaman hidup sebanyak-banyaknya maka banyak proses yang harus dilalui, apalagi jika ingin mencapai suatu hal yang bernama kesuksesan maka perjuangan semaksimal mungkinlah yang harus dilakukan. Di tengah-tengah perjuangan tersebut tentu harus banyak yang dikorbankan misalnya kamu harus merantau untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik melalui perjalanan hidup seperti ingin melanjutkan kuliah atau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Ketika kamu memutuskan untuk merantau dan jauh dari orang tua, maka saat itulah kamu menamakan dirimu sebagai anak rantau. Menjadi anak rantau memang tidak mudah, selain harus berjauhan dengan orang tua kamu juga harus dengan ikhlas mengorbankan perasaan rindumu terhadap kampung halaman dan hal-hal lainnya seperti berikut:

Read More

  1. Tak ada yang membangunkanmu lagi

Jika biasanya kamu dibanguni oleh ibumu ketika di rumah, maka saat berada di perantauan tentu hal itu tidak terjadi kecuali memang ada yang memiliki perhatian lebih kepadamu seperti teman sekamar maupun pacarmu yang akan membangunkan lewat telepon. Mungkin alarmlah yang menjadi teman setiamu setiap waktu, ya kini posisi ibumu telah tergantikan oleh yang lainnya.

 

  1. Tak ada yang menyiapkan makananmu

Jika yang membangunkanmu tidak ada apalagi yang akan menyediakan makanan. Jika setiap pagi kamu sudah dihadapkan dengan sajian makanan yang tersedia di atas meja makan, begitu juga setiap kamu pulang dari bepergian ataupun tengah malam kelaparan, maka makanan selalu ada tetapi itu tidak akan terjadi ketika kamu di perantauan karena kamu harus menyiapkannya sendiri, dan tentu jelas hal ini membuat semakin rindu rumah.

 

  1. Tak ada yang membantumu bersiap

Terkadang harus diakui kalau kamu tidak ter;alu disiplin, kamu sering menghabiskan waktu untuk bermain smartphone berjam-jam hingga terkadang lupa kalau harus berangkat kerja maupun kuliah, kamu tersadar ketika waktunya sudah mepet, Benarkan? Nah, jika di rumah kamu pasti akan dibantu oleh ibu atau saudara-saudaramu untuk mempersiapkan segalanya seperti menyiapkan sepatu atau meletakkan nasi ke dalam piring dan bahkan mengantarkan barangmu yang tertinggal karena kamu terburu-buru. Jangan harap hal itu akan terjadi jika kamu berada di perantauan, karena hal itu tentu menjadi kenangan yang sulit untuk dilupakan.

 

  1. Tak ada omelan lagi

Harus diakui bahwa sebagai anak kamu pasti sering diomelin oleh ibumu, baik itu omelan kecil atau sampai membuat ibumu merajuk tidak terobati karena kenakalan kamu. Saat di perantauan kamu pasti sangat merindukan hal ini karena kamu harus melakukan segala halnya tanpa perintah maupun omelan ibumu lagi, jika kamu malas makan maka kamu yang akan merasakan sakitnya sendirian, dan kamu pasti akan rindu saat ibumu mengomel memaksamu untuk makan, bagaimana tidak rindu kalau sudah begini. Dari hal ini, kamu dapat belajar bahwa segalanya harus kamu lakukan dengan sendirian dan dengan cara yang lebih mandiri, ayo mulailah dari sekarang.

 

  1. Tak ada teman cerita

Jika dulu kamu pulang dengan perasaan yang bahagia maupun sedih, kamu selalu punya tempat untuk menceritakan segalanya sambil menatap mata lawan bicaramu dengan menunjukkan ekspresi bahagia maupun sedihmu, tetapi ketika menjadi anak rantau hal itu tentu tidak akan terjadi, baik kabar bahagia maupun sedih akan kamu tampung sendirian, paling tidak kamu hanya menceritakannya lewat status di media sosial. Ingin menelpon ibumu di rumah atau pun saudara yang lainnya tapi terkadang kamu merasa waktunya kurang tepat.

 

  1. Tak ada yang memperhatikanmu ketika sakit

Biasanya kamu akan selalu dijaga oleh keluargamu terutama ibu saat kamu sedang sakit, tetapi jika di perantauan kamu harus melakukannya sendiri, mulai dari memakai kompres, menyiapakan bubur hingga membeli obat. Tak jarang kamu merasa enggan untuk menelpon keluarga memberitahukan kabar buruk tersebut karena tak ingin mereka khawatir.

 

Demikianlah hal-hal yang sangat dirindukan ketika di perantauan. Untuk itu, selagi kamu masih bisa menikmati suasana rumah dengan baik, maka manfaatkanlah waktu itu dengan baik.***(CM-02/Zakiyah Rizki Sihombing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *